Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Heboh Klaim Rapel dan Kenaikan Gaji Pensiun 2026 Cair 10 Januari, TASPEN Kediri Tegaskan Fakta Resmi Pemerintah

Axsha Zazhika • Selasa, 6 Januari 2026 | 10:40 WIB
Heboh Klaim Rapel dan Kenaikan Gaji Pensiun 2026 Cair 10 Januari, TASPEN Kediri Tegaskan Fakta Resmi Pemerintah
Heboh Klaim Rapel dan Kenaikan Gaji Pensiun 2026 Cair 10 Januari, TASPEN Kediri Tegaskan Fakta Resmi Pemerintah

BLITAR – Isu rapel dan kenaikan gaji pensiun 2026 kembali ramai dibicarakan di media sosial dan YouTube. Sebuah video viral menyebut PT TASPEN telah mengumumkan secara resmi pencairan rapel dan penyesuaian gaji pensiun ASN, TNI, dan Polri yang diklaim mulai cair pada 10 Januari 2026.

Dalam narasi video tersebut, rapel dan kenaikan gaji pensiun 2026 disebut sudah memiliki kepastian jadwal, mekanisme pencairan otomatis, hingga persentase kenaikan berdasarkan golongan. Informasi itu menyebar cepat di grup WhatsApp pensiunan dan memunculkan harapan besar karena diklaim sebagai kebijakan resmi pemerintah.

Bahkan, video tersebut menyebut anggaran telah disiapkan negara dan pensiunan hanya perlu menunggu dana masuk ke rekening masing-masing. Namun, klaim itu dipastikan belum sesuai dengan fakta kebijakan yang berlaku saat ini.

TASPEN Kediri Tegaskan Belum Ada Keputusan Pemerintah

PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Kediri secara tegas menyatakan bahwa hingga kini belum ada keputusan Pemerintah terkait rapel dan kenaikan gaji pensiun 2026. Penegasan ini disampaikan melalui pernyataan resmi tertanggal 17 November 2025 untuk meluruskan informasi yang dinilai tidak akurat dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

TASPEN menegaskan bahwa seluruh kebijakan pensiun, termasuk penetapan, penyesuaian, maupun kenaikan pensiun pokok, sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah. TASPEN hanya menjalankan fungsi pelayanan dan pembayaran setelah ada dasar hukum yang sah dan keputusan resmi diumumkan.

Besaran Rapel Tidak Seragam

TASPEN juga menjelaskan bahwa besaran rapel, apabila suatu saat ditetapkan, sangat bergantung pada golongan, masa kerja, serta aturan perhitungan yang berlaku. Karena itu, tidak semua pensiunan akan menerima nominal maksimal seperti yang kerap diklaim dalam konten viral.

Hingga pertengahan Desember 2025, Pemerintah juga belum menetapkan keputusan baru terkait kenaikan pensiun pokok PNS, purnawirawan TNI dan Polri, janda atau duda penerima manfaat, serta berbagai tunjangan negara lainnya. Selain itu, belum ada instruksi resmi mengenai pembayaran rapelan gaji pensiunan.

Prinsip 5T dan Imbauan Waspada Informasi

Dalam setiap layanan, TASPEN berkomitmen menerapkan prinsip 5T, yakni Tepat Administrasi, Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, dan Tepat Tempat. Prinsip ini diterapkan untuk memastikan hak peserta disalurkan secara akurat dan bertanggung jawab.

TASPEN mengimbau masyarakat agar hanya mempercayai informasi dari kanal resmi, seperti Call Center 1500 919, akun media sosial resmi TASPEN, serta situs taspen.co.id.

Isu rapel dan kenaikan gaji pensiun 2026 yang viral hingga kini belum memiliki dasar keputusan resmi. Pemerintah belum menetapkan kebijakan apa pun terkait penyesuaian pensiun maupun pembayaran rapelan. Pensiunan diminta tetap tenang dan menunggu pengumuman resmi agar tidak terjebak informasi menyesatkan.

 

Editor : Axsha Zazhika
#Taspen Kediri #Pensiunan ASN #rapel pensiun #pensiun 2026 #kenaikan pensiun