Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Lintasan Kereta di Sejumlah Titik Daop 4 Semarang Terendam Banjir, KA Brantas Terlambat Belasan Jam Tiba di Stasiun Blitar

M. Subchan Abdullah • Minggu, 18 Januari 2026 | 21:40 WIB
Banjir merendam rel di Stasiun Pekalongan.
Banjir merendam rel di Stasiun Pekalongan.

BLITAR KAWENTAR – Curah hujan yang meningkat membawa dampak terhadap perjalanan kereta api (KA). Pasalnya, sejumlah titik lintasan di sepanjang wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta mengalami banjir.

Akibatnya, perjalanan KA menjadi terhambat hingga jadwal kedatangan kereta menjadi terlambat. Salah satu perjalanan kereta yang terlambat adalah KA Brantas relasi Blitar-Jakarta yang berangkat dari maupun tiba di Stasiun Blitar.

Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat keterlambatan terjadi hingga belasan jam.

Bahkan, KAI terpaksa untuk membatalkan perjalanan demi keamanan dan keselamatan penumpang. KAI siap bertanggung jawab untuk mengembalikan bea tiket 100 persen.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan, peningkatan titik banjir terjadi sejak Sabtu (17/1) malam hingga Minggu (18/1) dini hari, terutama di wilayah kerja Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta.

Kondisi tersebut memaksa KAI melakukan sejumlah langkah pengamanan demi keselamatan perjalanan.

”Keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan menjadi prioritas utama. Dengan bertambahnya titik banjir dan tingginya potensi keterlambatan, KAI melakukan rekayasa pola operasi, termasuk pembatasan kecepatan, pengalihan rute, hingga pembatalan perjalanan,” ujar Tohari dalam keterangan resmi tertulis, kemarin (18/1).

Dampak dari banjir tersebut yang dirasakan penumpang tujuan Blitar adalah keterlambatan KA Brantas relasi Pasarsenen-Blitar.

Berdasarkan data Minggu pagi pukul 06.00 WIB, KA Brantas mengalami keterlambatan hingga 678 menit atau lebih dari 11 jam.

Kereta tersebut diperkirakan baru tiba di Stasiun Blitar pada pukul 14.33 WIB.

Selain keterlambatan, KAI juga membatalkan sejumlah perjalanan kereta api yang berkaitan langsung dengan Blitar. Di antaranya KA Brantas relasi Blitar-Pasarsenen dan Pasarsenen-Blitar, serta KA Matarmaja relasi Malang-Pasarsaen dan sebaliknya.

Baca Juga: Rumor Transfer Arema Terbaru Menghangat: Sanksi Beckham Putra Terancam, Bursa Paruh Musim Memanas, Joey Pelupessy OTW Bandung?

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat kondisi ini. Kami siap memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen sesuai ketentuan. Pengembalian bea tiket paling lambat 7 (tujuh) hari sejak tanggal pembatalan,” ujarnya. Pengembalian bea tiket dapat dilakukan melalui loket stasiun dan contact center 121.(mg2/c1/sub)

Editor : M. Subchan Abdullah
#kereta api indonesia #Daop 4 Semaramg #banjir lintasan #Daop 7 Madiun #KAI #stasiun blitar #pembatalan keberangkatan #daop 1 jakarta #KA terlambat #ka brantas