JAKARTA - Aktivitas bursa transfer Liga 1 dan Liga 2 Indonesia jelang putaran kedua BRI Super League 2026 semakin menunjukkan dinamika tinggi. Sejumlah klub bergerak agresif, baik melalui transfer resmi maupun rumor yang mulai mencuat ke publik. Pergerakan ini menegaskan keseriusan tim-tim peserta dalam memperkuat skuad demi menghadapi persaingan ketat di paruh kedua musim.
Dewa United menjadi salah satu klub yang langsung mencuri perhatian. Tim berjuluk Tangsel Warriors tersebut resmi mendatangkan winger kiri asal Maroko, Noa Sadoy. Pemain berusia 32 tahun ini disiapkan untuk memperkuat lini depan Dewa United pada putaran kedua BRI Super League Liga 1 Indonesia 2026. Dengan tinggi badan 180 cm, Sadoy dikenal fleksibel karena mampu bermain sebagai penyerang, winger kiri, maupun winger kanan. Nilai pasar sang pemain disebut mencapai Rp10,43 miliar, menjadikannya salah satu rekrutan bernilai tinggi musim ini.
Bali United Aktif Tambah Amunisi
Pergerakan signifikan juga dilakukan Bali United. Klub asal Pulau Dewata ini resmi mengamankan jasa Diego Campos, pemain asal Kosta Rika berusia 30 tahun. Campos berposisi sebagai winger kiri, namun juga dapat bermain sebagai gelandang serang. Dengan tinggi 178 cm dan nilai pasar Rp10,43 miliar, kehadirannya diharapkan menambah daya gedor Bali United di sektor sayap.
Tak hanya pemain asing, Bali United juga merekrut pemain lokal. Bek kiri Persik Kediri, Yusuf Meilana, dipastikan bergabung dengan status pinjaman hingga akhir musim. Pemain berusia 27 tahun ini dikenal memiliki fleksibilitas posisi, bisa bermain sebagai bek kiri, winger kiri, hingga bek kanan. Nilai pasar Yusuf berada di angka Rp3,48 miliar.
Persis Solo dan Persija Jakarta Ikut Bergerak
Persis Solo juga tak ketinggalan meramaikan bursa transfer Liga 1. Klub asal Jawa Tengah tersebut resmi meminjam Yabes Roni dari Bali United untuk putaran kedua BRI Super League Liga 1 Indonesia 2026. Pemain berusia 30 tahun ini berposisi sebagai winger kiri, namun juga bisa dimainkan sebagai winger kanan atau striker. Nilai pasarnya tercatat Rp1,74 miliar.
Sementara itu, Persija Jakarta tampil cukup aktif dengan mendatangkan beberapa pemain sekaligus. Salah satunya Fajar Faturrahman yang direkrut usai kontraknya bersama Borneo FC berakhir. Pemain berusia 23 tahun ini berposisi sebagai bek kanan dan memiliki kemampuan bermain sebagai winger. Nilai pasar Fajar mencapai Rp6,08 miliar.
Selain itu, Persija juga resmi merekrut bek asal Brasil, Paulo Ricardo. Pemain berusia 31 tahun tersebut berposisi sebagai bek tengah, namun juga bisa dimainkan sebagai gelandang bertahan atau bek kanan. Dengan tinggi 187 cm dan nilai pasar Rp5,21 miliar, Paulo Ricardo diharapkan menambah soliditas lini belakang Macan Kemayoran.
Tak berhenti di situ, Persija Jakarta juga mengamankan jasa bek kiri Timnas Indonesia, Shayne Pattynama. Pemain berusia 27 tahun ini dikontrak selama 2,5 tahun dengan opsi perpanjangan. Nilai pasar Pattynama tercatat Rp6,08 miliar dan kehadirannya menambah kekuatan lini pertahanan Persija yang kini dihuni beberapa pemain timnas.
Arema FC dan Persebaya Tak Mau Kalah
Arema FC turut memperkenalkan winger asing asal Brasil, Gabriel Silva, yang direkrut dari Terengganu FC. Pemain berusia 28 tahun ini berposisi sebagai winger kiri maupun kanan, dengan nilai pasar Rp3,91 miliar.
Sementara Persebaya Surabaya resmi mendatangkan Pedro Matos, gelandang serang asal Portugal berusia 27 tahun. Matos memiliki kemampuan bermain sebagai gelandang tengah maupun winger kanan. Nilai pasarnya berada di angka Rp2,17 miliar.
Rumor Terence Kongolo di Persib Bandung
Selain transfer resmi, rumor juga mulai mencuat. Persib Bandung dikabarkan melirik bek asal Belanda, Terence Kongolo. Pemain berusia 31 tahun tersebut saat ini berstatus tanpa klub dan memiliki nilai pasar Rp6,08 miliar. Kongolo berposisi sebagai bek tengah, namun juga bisa bermain sebagai bek kiri.
Keseluruhan pergerakan ini menunjukkan betapa panasnya bursa transfer Liga 1 jelang putaran kedua. Masuknya pemain-pemain baru, baik lokal maupun asing, dipastikan akan mengubah peta kekuatan dan menambah tensi persaingan hingga akhir musim.
Editor : Novica Satya Nadianti