JAKARTA - Kemenangan meyakinkan Persib Bandung atas Malut United dalam lanjutan Super League menjadi sorotan publik sepak bola nasional. Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) itu semakin spesial karena penampilan gemilang Thom Haye bersama Persib Bandung yang sukses mencuri perhatian pelatih timnas Indonesia.
Sejak awal pertandingan, atmosfer GBLA langsung terasa membara. Ribuan bobotoh tak henti memberikan dukungan yang membuat para pemain Persib Bandung tampil penuh semangat. Penampilan impresif Thom Haye bersama Persib Bandung menjadi salah satu faktor penting yang membantu Maung Bandung meraih kemenangan atas Malut United.
Kemenangan tersebut bukan hanya menghadirkan tiga poin penting, tetapi juga mempertegas posisi Persib Bandung sebagai salah satu kandidat kuat dalam perburuan gelar Super League 2025-2026.
Persib Bandung Tampil Dominan di GBLA
Malut United datang dengan reputasi sebagai tim dengan produktivitas gol tinggi di kompetisi Super League. Namun, Persib Bandung mampu menunjukkan permainan yang lebih rapi dan terorganisir.
Maung Bandung bermain dengan tempo yang terkontrol. Mereka mampu memanfaatkan peluang secara efektif serta menunjukkan determinasi tinggi dalam setiap duel. Secara perlahan, Persib Bandung berhasil mengendalikan jalannya pertandingan hingga membuat Malut United kesulitan mengembangkan permainan.
Kemenangan ini menjadi bukti kekuatan mental serta kedalaman skuad Persib Bandung dalam menghadapi laga penting di kompetisi domestik Thom Haye Tampil Sebagai Man of The Match
Sorotan utama dalam pertandingan ini tertuju kepada Thom Haye. Gelandang naturalisasi tersebut tampil luar biasa dengan kontribusi besar dalam permainan Persib Bandung.
Selain mencetak gol, Thom Haye juga menunjukkan visi bermain yang sangat baik melalui distribusi bola yang akurat. Ia mampu mengatur tempo permainan, memenangkan duel penting, serta memberikan umpan matang kepada lini depan.
Penampilan tersebut membuat Thom Haye dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut. Aksi impresifnya juga disaksikan langsung oleh pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert, yang hadir di tribun stadion untuk memantau performa para pemain.
Beckham Putra dan Eliano Reijnders Tak Kalah Menonjol
Selain Thom Haye, dua pemain lain juga tampil menonjol, yakni Beckham Putra dan Eliano Reijnders. Beckham menunjukkan keberanian melalui dribel agresif serta pergerakan aktif yang kerap merepotkan pertahanan lawan.
Sementara itu, Eliano Reijnders tampil disiplin meski dimainkan di posisi yang bukan peran aslinya. Ia mampu menjaga keseimbangan permainan Persib Bandung, baik saat menyerang maupun bertahan.
Kombinasi permainan ketiga pemain tersebut menjadi kekuatan tambahan bagi Persib Bandung dalam menghadapi persaingan ketat Super League 2025-2026.
Jadwal Padat Februari Jadi Tantangan Persib Bandung
Di tengah performa positif, Persib Bandung menghadapi tantangan berat karena jadwal padat sepanjang Februari. Selain bertanding di Super League, Persib juga harus menjalani babak 16 besar AFC Champions League 2.
Thom Haye mengaku optimistis timnya mampu menghadapi situasi tersebut. Ia menegaskan bahwa skuad Persib Bandung sudah terbiasa menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
Menurut Thom Haye, Persib Bandung memiliki ambisi untuk melangkah sejauh mungkin di kompetisi Asia. Maung Bandung bahkan telah mencatat sejarah sebagai klub Indonesia pertama yang lolos ke fase 16 besar AFC Champions League 2.
Persib Bandung dijadwalkan menghadapi klub asal Thailand, Ratchaburi FC, dalam babak tersebut.
Bojan Hodak Soroti Dampak Pemain Naturalisasi
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, juga memberikan pandangannya terkait kontribusi pemain naturalisasi di kompetisi domestik. Ia menilai keberadaan pemain diaspora memberikan dampak positif terhadap kualitas permainan tim maupun liga secara keseluruhan.
Persib Bandung saat ini memiliki sejumlah pemain naturalisasi seperti Thom Haye, Eliano Reijnders, Marc Klok, dan Dion Markx. Kehadiran mereka dinilai mampu meningkatkan level permainan Maung Bandung.
Bojan juga menilai eksodus pemain naturalisasi ke Super League turut meningkatkan kualitas kompetisi sepak bola Indonesia.
Jadwal Liga Disesuaikan Demi Persib di AFC Champions League 2
Persib Bandung juga mendapatkan kabar baik terkait penjadwalan ulang pertandingan Super League 2025-2026. Laga tandang menghadapi Borneo FC yang semula dijadwalkan berlangsung pada 16 Februari 2026 diubah menjadi 15 Maret 2025.
Penyesuaian jadwal tersebut dilakukan untuk memberikan waktu pemulihan bagi pemain Persib Bandung yang harus tampil di AFC Champions League 2.
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengapresiasi keputusan operator liga yang mendukung perjuangan klub Indonesia di level Asia. Ia menilai sinergi antara klub dan operator kompetisi menjadi langkah penting dalam meningkatkan prestasi sepak bola nasional.
Sementara itu, Direktur Utama Liga, Ferry Paulus, menegaskan bahwa dukungan terhadap klub Indonesia di kompetisi Asia dapat memberikan dampak positif terhadap peringkat Indonesia di AFC.
Dengan performa yang terus meningkat dan dukungan penuh bobotoh, Persib Bandung kini semakin percaya diri menghadapi tantangan di level domestik maupun Asia.
Editor : Novica Satya Nadianti