JAKARTA - Ribuan pecinta sepak bola tanah air memadati Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan pusat ibu kota menyambut kedatangan Presiden FIFA, Giani Infantino, pada Selasa, 19 Februari 2026.
Kedatangan tokoh nomor satu di dunia sepak bola ini menjadi momen bersejarah setelah Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah ajang paling bergengsi di dunia, FIFA World Cup.
Sejak pagi, para suporter mengenakan atribut merah putih, membawa spanduk bertuliskan “Terima kasih FIFA dan Indonesia siap gelar Piala Dunia,” dan menyemarakkan area kedatangan dengan yelyel serta nyanyian dukungan.
Atmosfer penuh semangat ini mencerminkan kebanggaan nasional yang tinggi atas pencapaian sejarah bagi sepak bola Indonesia.
Dalam sambutannya di hadapan media dan perwakilan suporter, Infantino menyampaikan rasa terharu atas sambutan luar biasa tersebut. Ia menekankan bahwa semangat dan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sepak bola menjadi salah satu faktor utama FIFA menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah.
“Indonesia memiliki gairah sepak bola yang luar biasa. Dukungan masyarakatnya sangat kuat dan infrastruktur yang terus berkembang menunjukkan kesiapan negara ini untuk menggelar turnamen kelas dunia,” ujar Infantino.
Persiapan Infrastruktur dan Sumber Daya
Pemerintah Indonesia bersama PSSI telah menyiapkan sejumlah stadion berstandar internasional, termasuk stadion utama Gelora Bung Karno di Jakarta, serta beberapa stadion di kota besar lainnya yang telah melalui proses renovasi dan inspeksi FIFA.
Selain itu, aspek keamanan, transportasi, dan kesiapan sumber daya manusia menjadi perhatian utama guna memastikan turnamen berjalan lancar dan aman.
Para suporter yang hadir mengaku bangga dan terharu. Andi, 28 tahun, salah satu suporter asal Bandung, mengatakan, “Ini mimpi yang jadi kenyataan. Akhirnya Indonesia dipercaya jadi tuan rumah Piala Dunia.
Terima kasih FIFA, terima kasih Presiden Infantino.” Euforia ini tidak hanya terasa di Jakarta, tetapi juga di berbagai daerah melalui nobar bersama, konvoi kendaraan, dan beragam kegiatan perayaan yang melibatkan masyarakat luas.
Komitmen FIFA dan Harapan untuk Timnas
Dalam kunjungannya, Infantino menegaskan komitmen FIFA untuk mendukung Indonesia agar sukses menjadi tuan rumah yang membanggakan. Ia berharap penyelenggaraan turnamen ini tidak hanya sukses secara operasional, tetapi juga menjadi momen prestasi bagi timnas Indonesia di depan publik sendiri.
“Kami ingin bersatu, dan Indonesia memainkan peran penting dalam kolaborasi global ini,” tambahnya.
Dialog dengan PSSI dan perwakilan suporter juga menjadi agenda kunjungan, selain peninjauan stadion dan pertemuan dengan pejabat pemerintah.
Langkah-langkah ini bertujuan memastikan semua aspek penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Indonesia memenuhi standar tertinggi FIFA dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta dan penonton.
Euforia Nasional dan Identitas Sepak Bola
Ribuan suporter yang memadati jalanan dan stadion menjadi bukti bahwa sepak bola di Indonesia lebih dari sekadar olahraga. Sepak bola telah menjadi bagian dari identitas dan kebanggaan bangsa. Semangat ini semakin memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional, sekaligus membuka peluang bagi timnas untuk menunjukkan performa terbaik di hadapan publik sendiri.
Kunjungan Giani Infantino bukan hanya simbol pengakuan dunia terhadap kapasitas Indonesia sebagai tuan rumah, tetapi juga menjadi momentum bagi seluruh elemen sepak bola nasional untuk bersatu dan mempersiapkan diri menghadapi turnamen besar yang akan menarik perhatian dunia.
Dengan dukungan penuh FIFA, infrastruktur siap, dan semangat ribuan suporter, Indonesia kini berada di jalur tepat untuk sukses menyelenggarakan Piala Dunia 2026 dan menegaskan posisi sebagai kekuatan sepak bola yang diperhitungkan di Asia dan dunia.
Editor : Novica Satya Nadianti