Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persib Bandung Dizalimi di ACL2? Drama Wasit vs Ratchaburi FC, Bojan Hodak Fokus Buru Gelar BRI Super League

Edo Trianto • Minggu, 22 Februari 2026 | 20:15 WIB

Persib Bandung Dizalimi di ACL2? Drama Wasit vs Ratchaburi FC, Bojan Hodak Fokus Buru Gelar BRI Super League
Persib Bandung Dizalimi di ACL2? Drama Wasit vs Ratchaburi FC, Bojan Hodak Fokus Buru Gelar BRI Super League

BLITAR KAWENTAR - Persib Bandung kembali jadi sorotan publik sepak bola Asia. Usai tersingkir dari ajang AFC Champions League 2 (ACL2) oleh Ratchaburi FC, gelombang dukungan untuk Maung Bandung justru semakin menguat. Banyak pihak menilai Persib Bandung tampil superior meski harus mengakui kekalahan agregat 3-1 di babak 16 besar.

Persib Bandung bahkan disebut-sebut menjadi korban keputusan kontroversial wasit dalam duel leg kedua di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026). Kemenangan 1-0 lewat gol Andrew Jung tak cukup meloloskan wakil Indonesia itu ke perempat final. Namun performa tim asuhan Bojan Hodak tetap menuai pujian.

Di tengah polemik tersebut, Persib Bandung kini mengalihkan fokus penuh ke kompetisi domestik, BRI Super League 2025-2026. Targetnya jelas: mengunci gelar juara dan membayar lunas kekecewaan di level Asia.

Drama Kontra Ratchaburi FC di ACL2

Laga melawan Ratchaburi FC menyisakan sejumlah kontroversi. Gol cepat yang sempat tercipta dianulir karena offside tipis. Situasi semakin memanas saat William Barros diganjar kartu merah langsung, keputusan yang memicu protes keras dari kubu Maung Bandung.

Meski bermain dengan 10 orang, Persib tetap tampil dominan. Duet lini tengah yang dikomandoi Marc Klok dan Tom Haye menunjukkan kualitas permainan level Eropa. Intensitas tinggi dan pressing agresif membuat Ratchaburi FC lebih banyak bertahan.

Bojan Hodak menegaskan timnya sudah berjuang maksimal. Pelatih asal Kroasia itu bahkan memastikan manajemen akan mengirim surat protes resmi atas sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan.

Terlepas dari hasil akhir, Persib Bandung tetap membawa pulang hadiah partisipasi dan bonus kemenangan dengan total mencapai miliaran rupiah. Tambahan koefisien dari kiprah di ACL2 juga memastikan Indonesia mendapat dua slot untuk musim berikutnya.

Marc Klok dan Tom Haye Siap Guncang Liga

Kabar baik datang dari sesi latihan malam di GBLA. Marc Klok sudah kembali merumput setelah sempat absen. Kehadirannya memberi energi baru di lini tengah. Duetnya bersama Tom Haye diyakini menjadi kunci permainan Persib Bandung dalam perburuan gelar liga.

Bojan Hodak mengubah jadwal latihan selama Ramadan menjadi malam hari tanpa menurunkan intensitas. Strategi ini dilakukan agar kondisi fisik pemain tetap prima sekaligus menjaga kualitas permainan.

Selain itu, nama Levy Madinda Kurzawa dan Sergio Castel juga mulai menunjukkan progres signifikan. Castel bahkan dipuji karena fleksibel bermain di berbagai posisi saat tim dalam kondisi sulit.

“Fokus kami sekarang hanya liga. Kami masih di puncak klasemen dan semua ada di tangan kami sendiri,” tegas Bojan Hodak.

Puncaki Klasemen, Persib Bandung Incar Hattrick Juara

Hingga pekan ke-21, Persib Bandung kokoh di puncak klasemen dengan 47 poin. Keunggulan tipis atas pesaing seperti Borneo FC dan Persija Jakarta membuat setiap laga sisa menjadi krusial.

Persita Tangerang akan menjadi ujian berikutnya di GBLA. Dukungan Bobotoh dipastikan memadati stadion demi mengamankan tiga poin penting. Manajemen pun memberi sinyal bonus besar jika gelar juara berhasil diraih musim ini.

Manajer tim, Umuh Muchtar, menegaskan komitmen penuh untuk menjaga stabilitas klub. Ia meminta pemain menjadikan kegagalan di Asia sebagai motivasi tambahan.

Persib Bandung kini menjelma menjadi tim dengan kedalaman skuad mumpuni, manajemen solid, dan mentalitas juara. Kombinasi pengalaman pemain senior serta kualitas legiun asing membuat Maung Bandung tetap difavoritkan menjadi kampiun BRI Super League musim ini.

Kegagalan di ACL2 boleh saja menyisakan luka. Namun secara permainan dan mentalitas, Persib Bandung menunjukkan kapasitas sebagai salah satu klub terbaik Indonesia saat ini. Jika konsistensi terjaga hingga akhir musim, bukan tidak mungkin trofi kembali mendarat di Kota Kembang.

Bobotoh pun kini menanti pembuktian di lapangan. Satu target sudah dicanangkan: juara liga adalah harga mati.

Editor : Edo Trianto
#SerieA Liga Inggris #Jadwal 16 besar Liga Champions Asia 2 2025 #liga 1 #Hasil Liga 1 Indonesia 2026 #liga belanda