Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

THR Pensiunan 2026 Disebut Sudah Cair, Ini Penjelasan Resmi Pemerintah soal Jadwal dan Skema Pencairannya

Rendra Febrian Permana • Jumat, 6 Maret 2026 | 11:05 WIB

THR Pensiunan 2026 Disebut Sudah Cair, Ini Penjelasan Resmi Pemerintah soal Jadwal dan Skema Pencairannya
THR Pensiunan 2026 Disebut Sudah Cair, Ini Penjelasan Resmi Pemerintah soal Jadwal dan Skema Pencairannya

BLITAR – Informasi mengenai THR pensiunan 2026 yang disebut sudah cair ramai diperbincangkan di media sosial dan YouTube. Dalam sejumlah video yang beredar, disebutkan bahwa tunjangan hari raya bagi pensiunan ASN, TNI, dan Polri telah masuk ke rekening bank mitra Taspen sehingga para penerima diminta segera mengecek saldo rekening mereka.

Kabar mengenai THR pensiunan 2026 sudah cair tersebut menarik perhatian banyak pensiunan di berbagai daerah. Video yang beredar menyebutkan bahwa pemerintah mulai menyalurkan tunjangan tersebut menjelang bulan Ramadan dan sebagian penerima diklaim sudah menerima dana di rekening masing-masing.

Namun, pemerintah memberikan penjelasan resmi terkait mekanisme dan jadwal pencairan tunjangan hari raya tersebut.

Pemerintah Tegaskan THR Dibayar Bertahap

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pencairan THR bagi ASN, TNI, Polri, dan pensiunan memang sudah mulai dilakukan sejak 26 Februari 2026.

Dalam konferensi pers di Jakarta pada 3 Maret 2026, Airlangga menjelaskan bahwa penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme yang berlaku di masing-masing instansi dan lembaga penyalur.

Menurutnya, penerima THR meliputi pegawai negeri sipil, PPPK, pejabat negara, prajurit TNI, anggota Polri, serta para pensiunan dari berbagai kategori tersebut.

“Pencairan THR mulai dilakukan secara bertahap sejak 26 Februari,” ujar Airlangga.

Dengan sistem bertahap ini, tidak semua penerima akan mendapatkan dana pada waktu yang sama. Karena itu, pemerintah meminta para penerima yang belum menerima dana untuk menunggu proses penyaluran selesai.

Anggaran THR 2026 Capai Rp55 Triliun

Pemerintah menyiapkan anggaran besar untuk pembayaran THR pensiunan 2026 dan aparatur negara lainnya. Total anggaran yang dialokasikan mencapai sekitar Rp55 triliun.

Jumlah ini meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp49 triliun.

Rinciannya antara lain:

Rp22,2 triliun untuk sekitar 2,4 juta ASN pusat, TNI, dan Polri

Rp20,2 triliun untuk sekitar 4,2 juta ASN daerah

Rp1,7 triliun untuk sekitar 3,8 juta pensiunan

Kenaikan anggaran ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Komponen THR Dibayarkan Penuh

Pemerintah juga memastikan bahwa komponen THR yang diterima aparatur negara dan pensiunan dibayarkan secara penuh sesuai ketentuan yang berlaku.

Komponen yang masuk dalam pembayaran tersebut meliputi:

gaji pokok

tunjangan keluarga

tunjangan pangan

tunjangan jabatan

tunjangan kinerja sesuai regulasi

Kebijakan pemberian THR ini juga menjadi bagian dari stimulus ekonomi nasional agar konsumsi masyarakat meningkat menjelang Lebaran.

Bagi pensiunan yang belum menerima dana THR di rekeningnya, pemerintah menegaskan bahwa pencairan tetap berjalan secara bertahap. Sementara itu, informasi mengenai gaji ke-13 biasanya akan diumumkan mendekati pertengahan tahun.

Dengan demikian, isu THR pensiunan 2026 sudah cair memang berkaitan dengan proses pencairan yang telah dimulai, namun penyalurannya dilakukan bertahap hingga seluruh penerima mendapat haknya.(*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#THR 2026 #Pensiunan ASN #pencairan thr #rapel pensiun #thr pensiunan