MALANG – Arema FC langsung melakukan evaluasi menyeluruh setelah kekalahan dramatis 3-4 dari Bali United dalam lanjutan BRI Super League di Stadion Kanjuruhan. Pelatih kepala Arema FC, Marcos Santos, menilai performa timnya terutama pada babak pertama menjadi penyebab utama kekalahan tersebut.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Marcos Santos mengakui anak asuhnya tidak tampil cukup baik pada awal laga. Kurangnya konsentrasi membuat Bali United mampu memanfaatkan peluang dan mencetak gol lebih dulu.
Menurut Marcos, performa Arema FC sebenarnya membaik pada babak kedua. Namun, tekanan yang muncul akibat ketertinggalan sejak awal membuat tim kesulitan membalikkan keadaan hingga akhirnya harus menerima kekalahan dari Bali United di laga BRI Super League tersebut.
“Penampilan kami di babak pertama memang kurang bagus. Itu membuat pertandingan menjadi sulit. Namun di babak kedua kami bisa bermain lebih baik,” ujar Marcos Santos.
Gol Bali United Berawal dari Lemahnya Awal Pertandingan
Dalam pertandingan tersebut, Bali United mampu mencetak gol yang menjadi pembuka keunggulan mereka. Gol pertama tercipta pada menit ke-22 melalui aksi Privat Mbarga Yacida yang berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang Arema FC.
Sementara itu, gol lainnya dicetak oleh Diego Campos yang semakin menambah tekanan bagi Singo Edan sepanjang pertandingan.
Marcos Santos tidak menampik bahwa masalah performa di awal pertandingan sudah beberapa kali terjadi dalam laga sebelumnya. Ia menilai konsentrasi pemain masih menjadi persoalan yang harus segera dibenahi oleh tim pelatih.
Menurutnya, jika Arema FC tidak segera memperbaiki hal tersebut, tim akan terus kesulitan menghadapi lawan-lawan kuat di kompetisi BRI Super League.
Masalah Serupa Terjadi di Beberapa Pertandingan
Marcos Santos mencontohkan bahwa masalah kebobolan di awal pertandingan bukan hanya terjadi saat melawan Bali United. Dalam beberapa laga sebelumnya, situasi serupa juga dialami oleh Arema FC.
Saat menghadapi Borneo FC, Singo Edan harus menelan kekalahan 1-3. Dalam pertandingan tersebut, Borneo FC mampu mencetak gol cepat pada menit ke-7 sebelum menambah dua gol lagi pada menit ke-26 dan menit ke-42.
Kondisi tersebut membuat Arema FC harus bermain di bawah tekanan sepanjang pertandingan.
Selain itu, ketika menghadapi Madura United dalam laga tandang, Arema FC juga kembali kecolongan gol pada momen krusial. Gol tersebut terjadi pada menit 45+1 yang semakin memperlihatkan lemahnya konsentrasi tim pada akhir maupun awal babak pertandingan.
Situasi ini menjadi perhatian serius bagi tim pelatih karena dapat memengaruhi mental pemain saat tertinggal lebih dahulu dari lawan.
Fokus Perbaiki Mental dan Konsistensi Pemain
Marcos Santos menegaskan bahwa tim pelatih akan fokus memperbaiki konsistensi permainan pemain mulai dari awal hingga akhir pertandingan.
Ia berharap evaluasi yang dilakukan dapat meningkatkan performa tim dalam laga-laga berikutnya di BRI Super League.
Selain aspek teknis, Marcos juga menyoroti pentingnya kesiapan mental pemain agar mampu menghadapi tekanan pertandingan dengan lebih baik.
“Kami harus siap dan fokus untuk mengembalikan mental pemain agar bisa tampil lebih baik di pertandingan selanjutnya,” tegasnya.
Julian Guevara Akui Ada Masalah Performa
Sementara itu, pemain senior Arema FC, Julian Guevara, juga mengakui bahwa timnya sedang menghadapi masalah performa dalam beberapa pertandingan terakhir.
Menurut gelandang asal Kolombia tersebut, para pemain menyadari bahwa penampilan mereka belum maksimal. Karena itu, seluruh skuad harus bersatu untuk memperbaiki kondisi tim.
Guevara juga menegaskan bahwa sebagai pemain senior ia memiliki tanggung jawab untuk membantu tim bangkit dari periode sulit ini.
“Kami sebagai pemain tahu bahwa ada masalah performa dalam tiga pertandingan terakhir. Kami harus bangkit bersama,” ujar Julian Guevara.
Ia berharap seluruh pemain Arema FC dapat bekerja lebih keras agar tim kembali meraih hasil positif dan mampu bersaing di papan atas klasemen BRI Super League.
Dengan evaluasi yang dilakukan oleh tim pelatih dan kesadaran para pemain terhadap performa tim, Arema FC diharapkan mampu bangkit dan menunjukkan permainan yang lebih konsisten pada pertandingan selanjutnya.
Editor : Anggi Septian A.P.