GIANYAR - Pekan ke-30 BRI Super League 2025-2026 akan menyajikan super big match yang dinanti-nantikan oleh seluruh pecinta sepak bola tanah air: Derby Jawa Timur antara Persebaya Surabaya melawan Arema FC. Pertandingan sarat gengsi ini akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Selasa (28/4). Jelang laga panas ini, skuad Bajol Ijo dipastikan dalam kondisi full team dan siap menerapkan strategi terbaik untuk mengamankan poin penuh dari tangan rival abadinya.
Formasi line up Persebaya Surabaya yang akan diturunkan dalam duel ini diprediksi akan menjadi komposisi terkuat musim ini. Di posisi penjaga gawang, Ernando Ari Sutaryadi tetap menjadi pilihan utama untuk menjaga kesucian gawang. Lini pertahanan akan dikawal oleh duet menara kembar, Gustavo Fernandez (195 cm) dan Risto Mitrevski (187 cm). Keduanya akan didampingi oleh bek sayap agresif, Arif Catur Pamungkas di sisi kanan dan Jefferson da Silva di sisi kiri, yang siap membantu serangan sekaligus memperkuat pertahanan.
Sektor tengah menjadi panggung bagi Tony Firmansyah dan Rachmat Irianto untuk mendikte permainan, sementara Fransisco Rivera diplot sebagai playmaker untuk memanjakan lini depan. Di sisi sayap, kecepatan Gali Freitas dan Bruno Moreira akan menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Arema FC. Bruno Paraiba, sang striker utama, dipastikan siap menjadi ujung tombak untuk menggedor jala Singo Edan dalam laga krusial ini.
Rekor Pertemuan yang Memihak Persebaya
Berdasarkan head-to-head lima pertemuan terakhir, Persebaya Surabaya memiliki catatan impresif atas Arema FC. Bajol Ijo tercatat memenangkan tiga laga beruntun dalam rentang 2023 hingga akhir 2024. Meskipun dalam dua pertemuan terakhir di tahun 2025 kedua tim harus berbagi angka dengan skor identik 1-1, dominasi psikologis tetap berada di pihak tim kebanggaan warga Surabaya ini. Catatan sejarah inilah yang ingin dipertahankan oleh skuad asuhan pelatih untuk mempertegas superioritas di Jawa Timur.
Panasnya Persaingan Klasemen
Laga ini memiliki urgensi tinggi bagi kedua kubu mengingat posisi mereka di klasemen sementara. Persebaya Surabaya saat ini duduk di peringkat ke-6 dengan 45 poin, berupaya keras merangsek ke zona papan atas yang saat ini dikuasai oleh Persib Bandung dan Borneo FC dengan raihan 66 poin. Sementara itu, Arema FC yang berada di posisi ke-10 dengan 39 poin tentu tidak ingin kehilangan muka dan berupaya memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen.
Di sisi lain, perburuan gelar individu juga semakin sengit. David da Silva (Malut United) masih memimpin daftar top skor dengan 17 gol, diikuti dengan ketat oleh para penyerang kelas wahid lainnya seperti Maxwell Souza dan Mariano Peralta. Untuk kategori top assist, Mariano Peralta dari Borneo FC masih menjadi raja dengan 11 assist. Derbi kali ini tidak hanya menjadi pembuktian harga diri bagi Persebaya Surabaya dan Arema FC, tetapi juga panggung unjuk gigi bagi para pemain bintang di tengah ketatnya persaingan menuju akhir musim BRI Super League.
Editor : Natasha Eka Safrina