Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Veda Ega Pratama Start dari Posisi 17, Pembalap Indonesia Ini Sukses Finish Keenam di Moto3 JS 2026 Spanyol

M. Helmi Nurhisam • Sabtu, 9 Mei 2026 | 16:00 WIB
Veda Ega Pratama sukses finish keenam di Moto3 JS 2026 Spanyol usai start dari posisi 17 dan kini koleksi 37 poin. (Pinterest)
Veda Ega Pratama sukses finish keenam di Moto3 JS 2026 Spanyol usai start dari posisi 17 dan kini koleksi 37 poin. (Pinterest)

Blitar Kawentar – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mencuri perhatian pada ajang Moto3 JS 2026 Spanyol. Meski memulai balapan dari posisi ke-17, Veda Ega Pratama sukses menembus enam besar dan finish di posisi keenam pada race yang berlangsung sengit sejak lap awal.

Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Veda Ega Pratama di Moto3 JS 2026. Pembalap debutan asal Indonesia itu menunjukkan mental kuat dan kemampuan balap impresif saat harus bersaing dengan para rider senior yang sudah lebih berpengalaman di kelas Moto3.

Sejak lampu start dipadamkan, persaingan langsung berlangsung panas. Pembalap Maximo Quiles tampil agresif dan memimpin jalannya balapan sejak awal. Sementara itu, Veda Ega Pratama perlahan mulai merangsek naik dari posisi belakang.

Pada lap awal, Veda langsung memperbaiki posisi dari urutan 17 ke posisi 12. Tidak butuh waktu lama, ia kembali naik ke posisi 10 dan mulai masuk rombongan pembalap papan tengah yang bersaing ketat untuk mengejar grup terdepan.

Baca Juga: Suzuki Ignis GX 2017 Bekas Masih Diburu, Kondisi Mulus dan Pajak Hidup Jadi Incaran Pembeli

Veda Ega Pratama Tampil Konsisten

Performa Veda Ega Pratama sepanjang race terbilang cukup stabil. Meski sempat turun ke posisi 11 akibat tekanan dari rider lain, pembalap Indonesia tersebut mampu menjaga ritme balapan hingga akhirnya kembali menembus posisi 10 besar.

Balapan Moto3 JS 2026 Spanyol kali ini memang berjalan ketat. Selain Maximo Quiles yang memimpin lomba, nama-nama seperti David Munoz, Fernandez, hingga Alvaro Carpe juga tampil kompetitif di barisan depan.

Menariknya, Veda Ega Pratama berstatus sebagai rookie atau debutan di Moto3 musim 2026. Selain Veda, ada pula Alvaro Carpe dan Hakim Danis dari Malaysia yang sama-sama menjalani musim perdana di kelas tersebut.

Meski masih berstatus pendatang baru, Veda mampu menunjukkan kualitasnya dengan bersaing melawan pembalap yang sebelumnya sudah tampil di Moto3 musim lalu. Hal itu menjadi sinyal positif bagi perkembangan karier pembalap muda Indonesia di level internasional.

Baca Juga: Suzuki Ignis 2026 Resmi Tampil Lebih Sporty dan Modern, Harga Mulai Rp160 Jutaan Bikin City Car Ini Makin Diburu

 

Persaingan Ketat Antar Grup Pembalap

Di pertengahan race, para rider mulai terbagi ke dalam beberapa grup. Grup pertama diisi oleh Maximo Quiles dan Fernandez yang terus memperebutkan posisi terdepan.

Sementara itu, grup berikutnya diisi oleh Alvaro Carpe dan Perone. Adapun Veda Ega Pratama berada dalam grup bersama Morelli, Uriente, dan Esteban dengan jarak waktu yang tidak terlalu jauh.

Persaingan di grup tengah berlangsung cukup intens. Veda beberapa kali harus berjibaku menjaga racing line agar tidak kehilangan posisi dari rival-rivalnya.

Di sisi lain, pembalap Malaysia Hakim Danis yang sempat berada di posisi delapan harus turun hingga posisi 14. Kondisi itu membuat Veda menjadi salah satu rookie dengan performa paling menonjol pada race kali ini.

Selain duel sengit antarpembalap, balapan juga diwarnai insiden crash pada awal race yang membuat salah satu rider gagal melanjutkan lomba lebih cepat.

Finish Keenam Jadi Modal Penting

Kerja keras Veda Ega Pratama akhirnya membuahkan hasil manis. Pembalap Indonesia tersebut sukses menyentuh garis finish di posisi keenam, sebuah hasil luar biasa mengingat dirinya memulai balapan dari posisi ke-17.

Tambahan poin dari race Moto3 JS 2026 Spanyol membuat Veda kini mengoleksi total 37 poin. Raihan tersebut menjadi modal penting bagi Veda untuk menghadapi seri-seri berikutnya musim ini.

Pencapaian tersebut juga semakin membuka peluang Veda Ega Pratama untuk terus bersaing di papan tengah klasemen Moto3 2026. Jika mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin pembalap muda Indonesia itu kembali merebut podium pada balapan mendatang.

Penampilan Veda di Spanyol menjadi bukti bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing di level dunia. Konsistensi dan perkembangan performanya kini menjadi hal yang paling dinantikan para penggemar balap Tanah Air.

Publik Indonesia tentu berharap Veda Ega Pratama bisa terus tampil kompetitif dan mengharumkan nama bangsa di ajang Moto3 musim 2026.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#Moto3 Spanyol #Moto3 JS 2026 #Hasil Moto3 2026 #veda ega pratama #pembalap indonesia