Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Veda Pratama Cetak Sejarah di Moto3 Brasil 2026, Pembalap Indonesia Pertama Naik Podium Usai Duel Sengit Lawan Max Keles

Maylanni Diana Fitri • Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:00 WIB
Veda Pratama cetak sejarah di Moto3 Brasil 2026 usai jadi pembalap Indonesia pertama yang naik podium Grand Prix dunia.(pinterest)
Veda Pratama cetak sejarah di Moto3 Brasil 2026 usai jadi pembalap Indonesia pertama yang naik podium Grand Prix dunia.(pinterest)

Blitar Kawentar- Pembalap muda Indonesia, Veda Pratama, akhirnya mencetak sejarah besar di ajang Moto3 Brasil 2026. Rider Honda Team Asia itu sukses meraih podium pertama sepanjang kariernya sekaligus menjadi pembalap Indonesia pertama yang finis di podium balapan Grand Prix dunia.

Momen bersejarah tersebut terjadi dalam race Moto3 Brasil 2026 yang berlangsung dramatis di Sirkuit Goiania, Brasil. Veda Pratama tampil luar biasa sejak restart balapan hingga berhasil finis di posisi ketiga di belakang Max Keles dan Marco Morelli.

Hasil podium Veda Pratama di Moto3 Brasil 2026 langsung menjadi sorotan pecinta balap motor dunia. Pembalap berusia 17 tahun tersebut menunjukkan mental kuat saat bertarung melawan para rider top Moto3 dalam balapan yang penuh insiden dan red flag.

Balapan Berlangsung Dramatis Sejak Start

Race Moto3 Brasil dimulai dengan Joel Esteban yang старт dari pole position. Namun, persaingan langsung berlangsung ketat sejak tikungan pertama. Valentin Perrone sempat memimpin lomba, sementara Hakim Danish, Marco Morelli, hingga Brian Uriarte terus memberi tekanan di barisan depan.

Veda Pratama yang memulai balapan dari posisi empat langsung tampil agresif. Pembalap asal Indonesia itu sempat naik ke posisi tiga pada lap awal sebelum kehilangan beberapa posisi akibat duel ketat di grup depan.

Baca Juga: Banjir Toyota Kijang Bekas Murah di Yakub Motor! LGX, Krista hingga Grand Extra Dijual Mulai Rp29 Jutaan, Cocok Buat Mudik Lebaran

Max Keles yang memulai balapan dari posisi ke-11 justru tampil mengejutkan. Rider CFMoto Aspar Team tersebut perlahan merangsek ke depan dan mengambil alih pimpinan balapan melalui slipstream di lintasan lurus utama.

Situasi semakin panas ketika sejumlah pembalap mengalami crash. Joel Esteban terjatuh saat mencoba menyalip di tikungan cepat. Tidak lama berselang, David Almansa juga mengalami high side yang membuat race direction mengibarkan red flag karena kondisi lintasan dinilai berbahaya.

Restart 5 Lap Jadi Penentu

Setelah red flag, balapan Moto3 Brasil dilanjutkan dengan format restart lima lap. Max Keles mendapat keuntungan besar karena memulai restart dari pole position baru.

Begitu lampu start padam, Keles langsung melesat meninggalkan rombongan. Sementara di belakangnya, pertarungan sengit terjadi antara Adrian Fernandez, Marco Morelli, Alvaro Carpe, dan Veda Pratama.

Baca Juga: Ledakan HP 5G NFC Murah 2026: 7 Rekomendasi Paling Worth It, Fitur Premium Kini Tak Lagi Mahal!

Veda menunjukkan keberanian luar biasa saat melakukan manuver agresif kepada Guido Pini dan Alvaro Carpe. Aksi tersebut membuatnya naik ke posisi empat lalu tiga hanya dalam beberapa tikungan.

Pada lap terakhir, pembalap Indonesia itu bahkan nyaris merebut posisi kedua. Namun tekanan dari Alvaro Carpe membuat Veda harus bertahan mati-matian hingga garis finis.

Max Keles akhirnya keluar sebagai pemenang Moto3 Brasil 2026 dengan keunggulan tipis atas Marco Morelli. Sementara Veda Pratama sukses mengamankan podium ketiga sekaligus mencatat sejarah baru bagi Indonesia di ajang Grand Prix.

Indonesia Akhirnya Punya Podium Grand Prix

Keberhasilan Veda Pratama menjadi pencapaian penting bagi dunia balap motor Indonesia. Selama puluhan tahun, Indonesia belum pernah memiliki pembalap yang mampu finis podium di kejuaraan dunia Grand Prix.

Komentator MotoGP bahkan menyebut Veda sebagai “superstar baru Indonesia” setelah tampil luar biasa sepanjang balapan. Selebrasi wheelie panjang usai finis juga menjadi simbol emosional keberhasilan rider Honda Team Asia tersebut.

Selain podium pertama Veda, hasil Moto3 Brasil juga membuat persaingan klasemen dunia semakin panas. Max Keles kini memimpin klasemen sementara setelah meraih kemenangan perdana musim ini.

Marco Morelli juga mencetak podium pertama dalam kariernya setelah tampil impresif sepanjang balapan. Sementara Alvaro Carpe kembali harus puas finis keempat untuk kedua kalinya secara beruntun.

Peluang Besar Veda di Moto3 2026

Penampilan impresif di Brasil membuka peluang besar bagi Veda Pratama untuk terus bersaing di papan atas Moto3 musim 2026. Konsistensi dan keberanian rider muda Indonesia tersebut mulai mendapat perhatian banyak pihak.

Jika mampu menjaga performa, bukan tidak mungkin Veda bakal menjadi kandidat kuat perebutan gelar rookie terbaik musim ini. Honda Team Asia juga dipastikan semakin percaya diri setelah melihat perkembangan cepat pembalap andalannya tersebut.

Podium bersejarah di Brasil menjadi bukti bahwa Indonesia kini memiliki talenta besar di ajang balap motor dunia. Nama Veda Pratama pun diprediksi bakal terus menjadi sorotan dalam beberapa seri Moto3 berikutnya.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#moto3 brasil 2026 #Veda Pratama #Max Keles #Podium Pembalap Indonesia #Honda Team Asia