Blitar Kawentar – Persaingan MotoGP Catalunya 2026 dipastikan berlangsung panas meski tanpa kehadiran Marc Marquez. Ducati kini mengandalkan Francesco Bagnaia sebagai ujung tombak untuk menghentikan dominasi Aprilia yang tampil luar biasa sepanjang awal musim MotoGP 2026.
MotoGP Catalunya 2026 yang berlangsung di Sirkuit Catalunya pada 15-17 Mei menjadi balapan penting dalam perebutan gelar juara dunia. Marc Marquez dipastikan absen usai menjalani operasi akibat cedera patah tulang metatarsal pada kaki kanannya setelah crash di Sprint Race MotoGP Prancis.
Meski kehilangan pembalap utama, Ducati tetap memiliki peluang besar lewat Francesco Bagnaia, Alex Marquez, dan Fabio Di Giannantonio yang dinilai mampu mengganggu dominasi Aprilia musim ini.
Aprilia sendiri sedang berada dalam tren positif setelah tampil dominan dalam lima seri awal MotoGP 2026. Puncaknya terjadi di MotoGP Prancis ketika Jorge Martin sukses melakukan comeback spektakuler dari posisi ketujuh hingga merebut kemenangan.
Tak hanya itu, Marco Bezzecchi juga tampil impresif dengan finis di posisi kedua. Bahkan rider satelit Aprilia, Raul Fernandez dari Trackhouse Racing, ikut mengisi podium dan mempertegas dominasi pabrikan asal Noale tersebut.
Ducati Masih Punya Senjata Utama
Meski Aprilia sedang mendominasi, Ducati diyakini belum habis. Francesco Bagnaia disebut masih menjadi ancaman serius di Catalunya, terutama karena karakter sirkuit yang cukup cocok dengan gaya balapnya.
Bagnaia dan Alex Marquez juga memiliki rekor bagus di Catalunya. Pengalaman menang di lintasan tersebut menjadi modal penting untuk menghentikan laju Aprilia.
MotoGP Prancis sebenarnya sempat membuka peluang Ducati untuk bangkit. Namun crash yang dialami Bagnaia membuat harapan itu sirna. Legenda MotoGP Dani Pedrosa menilai Bagnaia sebenarnya memiliki kecepatan yang sangat kuat di Le Mans.
“Bagnaia terlihat dominan di sektor pertama. Dia tidak terlihat membuat kesalahan besar, tetapi terlalu nyaman hingga akhirnya kehilangan fokus,” ujar Pedrosa.
Menurut Pedrosa, kegagalan di Le Mans membuat Bagnaia sangat marah kepada dirinya sendiri karena gagal menjadi harapan utama Ducati di tengah absennya Marc Marquez.
Marco Bezzecchi Komentari Cedera Marc Marquez
Di sisi lain, pemimpin klasemen sementara MotoGP 2026, Marco Bezzecchi, ikut memberikan komentar terkait cedera Marc Marquez. Rider Aprilia itu mengaku prihatin melihat rivalnya kembali mengalami cedera serius.
“Sangat disayangkan melihat Marc cedera lagi. Itu crash yang parah dan tidak menyenangkan untuk dilihat,” kata Bezzecchi seperti dikutip dari Motorsport.
Meski begitu, Bezzecchi tetap fokus menjaga peluang juara dunia. Saat ini ia memimpin klasemen dengan 128 poin, hanya unggul satu angka dari Jorge Martin yang berada di posisi kedua.
Sementara Marc Marquez kini tercecer di peringkat ketujuh dengan 57 poin setelah harus absen di beberapa seri penting.
Fabio Di Giannantonio Disebut Merapat ke KTM
Selain persaingan balapan, paddock MotoGP juga diramaikan rumor transfer Fabio Di Giannantonio ke KTM musim depan. Media Italia menyebut pembalap VR46 Ducati tersebut sudah mencapai kesepakatan awal dengan KTM.
Di Giannantonio tampil konsisten sepanjang MotoGP 2026 dan menjadi salah satu rider Ducati terbaik musim ini. Namun masa depannya di VR46 mulai tidak jelas karena Ducati dikabarkan hanya menyediakan satu motor pabrikan untuk musim 2027.
Motor tersebut disebut sudah dipastikan menjadi milik Fermin Aldeguer yang akan dipindahkan dari Gresini Racing ke VR46.
Situasi itu membuat Di Giannantonio mulai mempertimbangkan tawaran KTM demi mendapatkan status pembalap pabrikan penuh saat regulasi baru MotoGP 850 cc mulai diterapkan.
Aprilia Juga Diterpa Rumor Besar
Di tengah performa impresif musim ini, Aprilia ternyata juga diterpa sejumlah rumor mengejutkan. Jorge Martin dikabarkan akan hengkang ke Yamaha pada musim depan meski baru tampil gemilang bersama Aprilia.
Tak hanya Martin, pembalap muda Ai Ogura juga disebut berpotensi pindah ke Yamaha. Situasi tersebut membuat Aprilia terancam kehilangan proyek jangka panjang mereka.
Selain itu, Davide Brivio yang menjadi sosok penting di Trackhouse Aprilia dikabarkan sedang didekati Honda untuk membantu proyek restrukturisasi tim MotoGP mereka.
Meski belum ada konfirmasi resmi, rumor-rumor tersebut mulai ramai dibicarakan di paddock MotoGP dan diprediksi akan memengaruhi persaingan musim depan.
MotoGP Catalunya 2026 pun kini menjadi momentum penting bagi Ducati untuk bangkit. Tanpa Marc Marquez, semua mata tertuju kepada Francesco Bagnaia. Mampukah ia menghentikan dominasi Aprilia dan menjaga asa Ducati dalam perebutan gelar dunia?
Editor : M. Helmi Nurhisam