JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membuka lebih dari 2.800 lowongan kerja melalui program padat karya. Program tersebut disiapkan sebagai langkah jangka pendek untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi yang mulai dirasakan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan rencana tersebut saat menghadiri acara pencadangan pengolahan sampah di wilayah Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Minggu pagi. Menurutnya, program padat karya dirancang sebagai bantalan sosial bagi warga yang membutuhkan pekerjaan di tengah kondisi ekonomi yang dinilai mulai memberikan tekanan.
Baca Juga: PKH Agustus 2026 Belum Cair? Ini Cara Cek Status Penerima dari HP
“Yang padat karya kurang lebih 2.800 lebih itu adalah betul-betul kegiatan yang bersifat jangka pendek. Karena tekanan ekonomi ini mulai terasa,” kata Pramono dalam keterangan yang disampaikan dalam video.
Ia menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta berinisiatif membuka ruang pekerjaan melalui kegiatan padat karya. Program tersebut bersifat sementara, sedangkan sejumlah sektor pelayanan publik lainnya tetap dialokasikan seperti sebelumnya.
“Untuk DKI Jakarta yang lain-lain masih tetap sepenuhnya dialokasikan. Apakah itu untuk berkaitan dengan sosial, berkaitan dengan kesehatan, berkaitan dengan pendidikan. Tidak ada yang dikurangi sedikit pun,” ujarnya.
Baca Juga: PKH Agustus 2026 Belum Cair? Cek Status KPM dari HP dan Hindari Kesalahan Ini
Syarat dan Besaran Upah
Dalam informasi yang disampaikan, peserta program padat karya akan mendapatkan upah yang disebut setara dengan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta, yakni sekitar Rp5,7 juta per bulan.
Ada sejumlah persyaratan utama yang harus dipenuhi calon peserta. Mereka harus memiliki KTP Jakarta, berada dalam usia produktif 18 hingga 59 tahun, belum memiliki pekerjaan ketika mendaftar, serta dalam kondisi sehat jasmani dan rohani.
Program ini juga mendapat respons positif dari sejumlah warga Jakarta. Mereka menilai keberadaan lowongan tersebut dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat yang sedang kesulitan memperoleh pekerjaan.
Baca Juga: Bansos Terbaru 2026: PKH Cair Dua Kali di Agustus, Ini Penjelasannya
Salah seorang warga menyebut program padat karya menjadi peluang bagi masyarakat usia produktif. Ia menilai pembukaan lowongan tersebut cukup membantu di tengah tekanan ekonomi yang dirasakan saat ini.
Warga lainnya juga berharap program tersebut tidak hanya berlangsung dalam waktu singkat. Menurutnya, kesempatan kerja melalui program padat karya cukup membantu masyarakat, tetapi durasi pelaksanaannya diharapkan dapat diperpanjang.
“Kalau perlu diperbanyak dan diperlama jangka waktunya,” ujar warga tersebut.
Baca Juga: Bansos Terbaru 2026: BPNT Tahap 3 Rp600 Ribu Mulai Cair, Ini KKS yang Disebut
Respons serupa disampaikan warga lain yang mengaku masih kesulitan mendapatkan pekerjaan. Ia menilai kesempatan kerja maupun magang saat ini tidak mudah diperoleh, terutama bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan pengalaman sekaligus penghasilan.
“Kalau bisa sih berjangka panjang ya, Pak. Soalnya kalau misalnya sekarang nyari kerja aja susah, magang aja susah,” katanya.
Melibatkan Berbagai Sektor
Program padat karya DKI Jakarta nantinya akan melibatkan berbagai kegiatan pelayanan publik. Berdasarkan informasi dalam video, cakupannya antara lain sektor sosial, kesehatan, pendidikan, kebersihan, serta infrastruktur lingkungan.
Baca Juga: Bansos Terbaru 2026: BPNT Rp600 Ribu Mulai Cair, Cek KKS Bank Mandiri
Program tersebut ditujukan untuk memberikan kesempatan kepada warga yang belum memiliki pekerjaan. Salah seorang warga juga menilai persyaratan yang disebutkan tidak terlalu berat sehingga berpotensi membantu masyarakat Jakarta yang membutuhkan pekerjaan.
Dalam informasi pendaftaran yang disampaikan, warga yang berminat diminta memantau pengumuman resmi dari Pemprov DKI Jakarta. Calon peserta juga diarahkan untuk mengecek posisi yang tersedia, termasuk pekerjaan yang berkaitan dengan prasarana atau pembangunan fasilitas kota.
Setelah menemukan posisi yang sesuai, calon peserta diminta melengkapi formulir pendaftaran secara online dan memasukkan data KTP DKI Jakarta serta mengunggah dokumen administrasi yang dipersyaratkan.
Baca Juga: Bansos Terbaru 2026 Cair Lagi, BPNT Tahap 3 Rp600 Ribu Mulai Masuk KKS
Masyarakat juga diimbau mengikuti informasi melalui platform resmi Pemprov DKI Jakarta. Imbauan tersebut penting agar calon peserta tidak mudah percaya terhadap informasi palsu atau pengumuman rekrutmen yang tidak berasal dari sumber resmi.
Program padat karya ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah jangka pendek untuk membantu warga Jakarta yang belum memiliki pekerjaan sekaligus memberikan dukungan di tengah tekanan ekonomi yang mulai dirasakan masyarakat.
Baca Juga: Bansos Terbaru 2026 BPNT Tahap 3 Mulai Cair, Cek Wilayah yang Dilaporkan Sudah Masuk
Course: YouTube @CNNINDOFFICIAL
Editor : Agnes Adelia Hernanda