BOGOR - Job Fair Kota Bogor 2026 resmi dibuka di Mall Jambu 2, Kota Bogor, Senin (8/6/2026). Bursa kerja yang digelar selama dua hari hingga Selasa (9/6/2026) tersebut melibatkan 30 perusahaan dengan total 3.212 posisi lowongan pekerjaan.
Pembukaan Job Fair Kota Bogor 2026 dilakukan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Muttaqin. Kegiatan tersebut terbuka tidak hanya bagi warga Kota Bogor, tetapi juga masyarakat dari luar daerah yang ingin mencari peluang kerja.
Antusiasme pencari kerja terlihat sejak hari pertama. Pelamar yang datang tidak hanya berasal dari Kota Bogor, tetapi juga dari wilayah di luar Kota Bogor. Mereka terdiri atas anak muda yang baru lulus sekolah hingga pencari kerja berusia di atas 40 tahun.
Baca Juga: Free Fire Kembali Panas, Aksi Kill Beruntun hingga Unstoppable Bikin Video Ini Intens
Jenal mengatakan jumlah lowongan pada pelaksanaan tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, jumlah posisi yang tersedia disebut sekitar 1.700, sedangkan tahun ini mencapai 3.212 posisi.
"8, 9 Juni kami buka. Pemkot kolaborasi dengan 30 perusahaan lokal dan luar Bogor. Tentu kurang lebih ada 119 jabatan dan 3.212 posisi lowongan," kata Jenal dalam laporan tersebut.
Menurutnya, peluang kerja yang tersedia cukup beragam. Persyaratan pendidikan juga tidak seluruhnya harus lulusan perguruan tinggi. Dalam pelaksanaan Job Fair Kota Bogor 2026, terdapat perusahaan yang membuka kesempatan bagi pencari kerja dengan pendidikan minimal SMA.
Baca Juga: Free Fire Penuh Aksi, Kill Beruntun hingga Quadra Kill Jadi Sorotan di Video Ini
Bahkan, terdapat perusahaan outsourcing yang membutuhkan tenaga kerja dengan ijazah SMP. Hal itu membuat kesempatan kerja dalam bursa kerja tersebut dapat diikuti pencari kerja dengan latar belakang pendidikan yang berbeda.
Pemkot Bogor juga menekankan agar proses rekrutmen berjalan profesional. Jenal meminta tidak ada praktik titip-menitip atau pemberian prioritas kepada pelamar berdasarkan hubungan dengan pejabat maupun pihak tertentu.
"Tidak ada diskriminasi. Tidak ada prioritas titip-menitip, siapapun pejabatnya, perusahaan harus profesional," ujar Jenal.
Baca Juga: Free Fire Bikin Tegang, Rangkaian Kill Beruntun Berujung Quadra Kill hingga Rampage
Ia juga meminta Dinas Tenaga Kerja Kota Bogor mengawal proses rekrutmen hingga selesai. Perusahaan yang terlibat diharapkan melaporkan jumlah peserta yang akhirnya diterima bekerja. Data tersebut nantinya dapat menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan Job Fair Kota Bogor.
Jenal bahkan mendorong agar peserta yang berhasil mendapatkan pekerjaan melalui bursa kerja tahun sebelumnya memberikan testimoni. Menurut dia, pengalaman tersebut penting untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa proses rekrutmen dilakukan berdasarkan tes dan profesionalisme.
Bagi pencari kerja, Jenal mengingatkan bahwa mengikuti job fair tidak cukup hanya dengan melakukan pendaftaran secara daring. Sejumlah perusahaan disebut melakukan wawancara secara langsung sehingga pelamar perlu hadir di lokasi.
Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan 2026: Ini Tabel Gaji Golongan 1 hingga 4
"Beberapa perusahaan langsung interview. Jadi tidak bisa hanya cukup sekadar daftar online tapi harus datang," katanya.
Tingginya antusiasme masyarakat juga terlihat dari jumlah pendaftar. Dalam keterangannya, disebutkan pendaftar pada pelaksanaan kali ini telah mencapai sekitar 6.200 orang, melampaui target awal 5.000 pendaftar.
Jenal menilai tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap peluang pekerjaan. Karena Job Fair Kota Bogor terbuka bagi masyarakat dari luar daerah, pencari kerja dari wilayah seperti Bekasi dan Cianjur juga disebut dapat mengikuti kegiatan tersebut.
Baca Juga: Free Fire Tampil Makin Seru, Video Gameplay Ini Penuh Aksi Kill hingga Dominating
Pelaksanaan bursa kerja ini sekaligus menjadi salah satu rangkaian momentum Hari Jadi Bogor ke-54. Pemkot Bogor berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menghasilkan penyerapan tenaga kerja yang dapat diukur.
"Pemkot sekadar seremoni tapi melibatkan masyarakat dan membuka peluang 3.212 lowongan pekerjaan," ujar Jenal.
Dengan melibatkan 30 perusahaan dan menyediakan ribuan posisi, Job Fair Kota Bogor 2026 menjadi salah satu upaya Pemkot Bogor memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja. Hasil akhir rekrutmen dari setiap perusahaan nantinya akan menjadi salah satu indikator untuk mengevaluasi manfaat kegiatan tersebut.
Baca Juga: PKH Agustus 2026 Belum Cair? Ini Penyebab dan Cara Cek Status KPM
Course: YouTube @tribunnews
Editor : Agnes Adelia Hernanda