JOMBANG - Prakiraan cuaca Jombang menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menunjukkan kondisi dominan cerah pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Suhu udara di sejumlah wilayah diprakirakan memanas, mencapai 33 derajat Celsius.
Sementara kawasan Wonosalam dan Bareng memiliki suhu lebih rendah dibanding wilayah lainnya.
Baca Juga: Megawati Hangestri Pakai Nomor 88 di Hyundai Hill State, Ini Skuad Barunya
Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27 sampai 31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Rangkaian kegiatan sendiri mulai berlangsung sehari sebelumnya, termasuk proses registrasi dan agenda Istighotsah Kubro.
Karena itu, kondisi cuaca menjadi salah satu informasi yang penting diperhatikan masyarakat yang akan beraktivitas di Jombang selama rangkaian kegiatan tersebut.
Baca Juga: Zehra Gunes dan Megawati Jadi Sorotan, Klaim Panas Jelang Laga Hillstate Perlu Dicek
Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), prakiraan cuaca berbeda-beda di setiap kecamatan.
Suhu Mencapai 33 Derajat
Untuk Rabu, 26 Agustus 2026, sejumlah kecamatan diprakirakan mengalami cuaca cerah dengan suhu maksimum mencapai 33 derajat Celsius.
Kondisi tersebut antara lain tercatat di Mojowarno, Mojowarno, Diwek, Jombang, Peterongan, Sumobito, Kesamben, Ploso, dan Jogoroto.
Di Kecamatan Jombang, BMKG memprakirakan cuaca cerah dengan suhu berkisar 22 hingga 32 derajat Celsius.
Sementara Peterongan diprediksi cerah dengan suhu 22 hingga 33 derajat Celsius.
Kondisi serupa diprakirakan terjadi di Mojowarno.
Baca Juga: Zehra Gunes dan Megawati Disebut Bakal Jadi Duet Impian di Korea
Kecamatan tersebut diprediksi cerah dengan suhu 21 hingga 33 derajat Celsius.
Diwek juga diprakirakan cerah dengan rentang suhu 21 hingga 33 derajat Celsius.
Untuk wilayah Jogoroto, suhu diperkirakan berada pada kisaran 21 hingga 33 derajat Celsius.
Baca Juga: Zehra Gunes dan Megawati Jadi Sorotan, Benarkah Ingin Satu Tim di Korea?
Sementara Mojoagung memiliki suhu sekitar 21 hingga 32 derajat Celsius.
Wonosalam Paling Sejuk
Berbeda dengan sebagian besar wilayah dataran Jombang, Wonosalam diprakirakan memiliki suhu lebih rendah.
BMKG memprediksi wilayah tersebut mengalami udara kabur dengan suhu 17 hingga 26 derajat Celsius pada Rabu.
Kondisi udara kabur juga diprakirakan terjadi di Bareng, Plandaan, dan Megaluh.
Kecamatan Bareng memiliki rentang suhu 19 hingga 30 derajat Celsius, sedangkan Plandaan diprakirakan berada pada kisaran 22 hingga 32 derajat Celsius.
Megaluh memiliki suhu 22 hingga 32 derajat Celsius.
Baca Juga: Zehra Gunes dan Megawati Jadi Sorotan, Ini Fakta di Balik Duel Hyundai Hillstate
Sementara Kabuh dan Ngusikan diprediksi mengalami cuaca berawan.
Keduanya memiliki suhu sekitar 22 hingga 32 derajat Celsius.
Kondisi ini berbeda dengan sebagian besar wilayah lain yang diprakirakan cerah.
Baca Juga: Hari Baik Menikah Menurut Islam Tak Harus Cari Weton Ini Penjelasannya
Kecamatan Perak, Gudo, Ngoro, Mojoagung, Mojowarno, Diwek, Jombang, Peterongan, Sumobito, Kesamben, Tembelang, Ploso, Kudu, Bandarkedungmulyo, dan Jogoroto pada umumnya diprakirakan mengalami cuaca cerah pada Rabu.
Muktamar Dimulai 27 Agustus
Muktamar ke-35 NU akan menjadi agenda besar di Jombang mulai 27 hingga 31 Agustus 2026.
Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas menjadi lokasi penyelenggaraan forum tertinggi NU tersebut.
Baca Juga: Hari Baik Menikah Menurut Islam Bukan Ditentukan Weton atau Jasa Dukun
Berdasarkan jadwal yang telah dirilis panitia, rangkaian kegiatan dimulai pada 26 Agustus dengan registrasi peserta dan Istighotsah Kubro.
Pembukaan Muktamar dijadwalkan pada Kamis, 27 Agustus.
Dengan prakiraan cuaca yang dominan cerah dan suhu yang dapat mencapai 33 derajat Celsius, kondisi tersebut menjadi gambaran cuaca bagi masyarakat yang akan beraktivitas di Jombang menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.
Prakiraan cuaca BMKG dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer.
Baca Juga: Hari Baik Menikah Menurut Islam Bukan Ditentukan Weton atau Jasa Dukun
Masyarakat yang akan menghadiri maupun beraktivitas di sekitar lokasi Muktamar dapat memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala melalui kanal resmi BMKG.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.