Sekali Bershalawat kepada Nabi Disebut Dibalas 10 Kali Rahmat Allah, Ini Keutamaannya

Cecilia Dzakira Pasha • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:55 WIB
Memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW menjadi amalan yang disebut dapat mendatangkan rahmat Allah dan mendekatkan diri pada syafaat Rasulullah.
Memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW menjadi amalan yang disebut dapat mendatangkan rahmat Allah dan mendekatkan diri pada syafaat Rasulullah.

JAKARTA – Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW disebut memiliki keutamaan besar bagi umat Islam. Salah satunya, setiap satu kali shalawat kepada Rasulullah SAW disebut akan dibalas Allah SWT dengan 10 kali shalawat atau rahmat kepada orang yang mengamalkannya.

Hal tersebut disampaikan dalam sebuah kajian yang membahas hakikat dan manfaat membaca shalawat. Penceramah menjelaskan, shalawat kepada Nabi bukan berarti Rasulullah SAW membutuhkan keselamatan dari umatnya, melainkan menjadi amalan yang mendatangkan rahmat Allah SWT kepada orang yang membacanya.

Menurut penjelasan dalam kajian tersebut, shalawat yang dilakukan seorang muslim kepada Nabi Muhammad SAW dapat menjadi jalan untuk mendapatkan balasan dari Allah SWT. Satu kali ucapan shalawat disebut dibalas dengan 10 kali dari Allah.

Baca Juga: Libur Maulid Nabi 2026 Dongkrak Mobilitas Penumpang Kereta Api, Puluhan Ribu Orang Bepergian Lewat D

Penceramah juga menjelaskan bahwa istilah shalawat memiliki beberapa bentuk. Ada shalawat dari Allah SWT, shalawat dari para malaikat, dan shalawat yang dilakukan manusia kepada Nabi Muhammad SAW. Masing-masing memiliki makna dan tingkatan yang berbeda.

Shalawat dari Allah kepada hamba-Nya disebut berkaitan dengan rahmat. Dalam kajian tersebut, hal ini dikaitkan dengan Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 157 yang menyebut orang-orang yang mendapatkan shalawat dan rahmat dari Allah SWT.

Rahmat Allah juga disebut berkaitan dengan ampunan terhadap dosa. Penceramah kemudian mengaitkannya dengan Surah Az-Zumar ayat 53 yang berisi seruan agar manusia tidak berputus asa dari rahmat Allah SWT.

Baca Juga: 5 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Dinilai Mudah Dirawat, Ada Xenia hingga Karimun Estilo

Ayat tersebut disampaikan sebagai pengingat bagi orang yang merasa telah melakukan banyak dosa agar tidak kehilangan harapan untuk mendapatkan ampunan Allah. Selama seseorang mau kembali kepada Allah SWT, rahmat dan ampunan-Nya tetap diharapkan.

Dalam kajian itu, membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW disebut sebagai salah satu cara untuk meraih rahmat Allah. Penceramah menyebut adanya anjuran Nabi agar umat memperbanyak shalawat karena satu kali shalawat akan mendapatkan balasan 10 kali dari Allah SWT.

Amalan tersebut juga dinilai mudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Umat Islam dapat memperbanyak shalawat ketika sedang menjalankan aktivitas, bekerja, menunggu waktu salat, maupun ketika memiliki waktu luang.

Penceramah mencontohkan orang-orang saleh pada masa lalu yang disebut memiliki kebiasaan memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Bahkan, sejumlah pemimpin pada masa Turki Utsmani disebut mampu mengamalkan shalawat hingga ribuan kali dalam sehari.

Selain mengharapkan rahmat Allah, memperbanyak shalawat juga disebut dapat menjadi salah satu jalan untuk mendekatkan diri kepada syafaat Nabi Muhammad SAW.

Karena itu, umat Islam dianjurkan menjadikan shalawat sebagai amalan yang rutin dilakukan. Tidak harus menunggu waktu khusus, shalawat dapat dibaca kapan saja selama memiliki kesempatan.

Pesan utama kajian tersebut adalah agar umat tidak memandang shalawat sekadar sebagai ucapan, tetapi memahami keutamaannya sebagai amalan yang dapat mendatangkan rahmat Allah SWT dan menjadi sarana mendekatkan diri kepada Rasulullah SAW.

 

Editor : Cecilia Dzakira Pasha
Rahmat Allah Shalawat Nabi Keutamaan Shalawat Kajian Islam nabi muhammad saw