JAKARTA - Desil Kemensos yang tercatat dalam data pemerintah dapat diperbarui apabila sudah tidak sesuai dengan kondisi sosial ekonomi keluarga. Perubahan penghasilan, pekerjaan, jumlah anggota keluarga, maupun kondisi tempat tinggal dapat menjadi alasan masyarakat mengajukan pemutakhiran data.
Desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Pemerintah membaginya menjadi 10 kelompok, mulai dari desil 1 hingga desil 10.
Data desil menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan sasaran program perlindungan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Baca Juga: Cara Cek Desil Bansos di DTSEN dan Cek Bantuan yang Diterima, Begini Langkahnya
Kapan Data Desil Perlu Diperbarui?
Kondisi sosial ekonomi keluarga dapat berubah dari waktu ke waktu. Karena itu, data lama bisa saja tidak lagi menggambarkan keadaan keluarga saat ini.
Perubahan tersebut dapat berupa pendapatan yang berubah, pergantian pekerjaan, bertambah atau berkurangnya anggota keluarga, hingga perubahan kondisi tempat tinggal.
Masyarakat juga dapat mengajukan pembaruan apabila data keluarga yang tercatat tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya. Data yang diajukan nantinya tidak langsung diterima, tetapi harus melalui proses pemeriksaan, verifikasi, dan validasi.
Baca Juga: Kantor Desa Serang Disegel Warga, 17 Tuntutan Belum Tuntas dan Kades Didesak Mundur
Sebelum melakukan pengajuan, masyarakat perlu menyiapkan NIK, nomor Kartu Keluarga (KK), dan KTP. Pemohon juga perlu menyiapkan foto selfie sesuai ketentuan aplikasi serta dokumen pendukung apabila diperlukan.
Ketepatan data menjadi hal penting dalam proses tersebut. Kesalahan pada NIK, nomor KK, nama, atau alamat dapat menghambat pengajuan.
Cara Mengajukan Pembaruan Desil Lewat HP
Pengajuan dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos. Masyarakat perlu memastikan aplikasi yang digunakan berasal dari sumber resmi.
Setelah aplikasi dibuka, pengguna dapat masuk menggunakan akun yang sudah terdaftar. Jika belum memiliki akun, pengguna perlu melakukan pendaftaran terlebih dahulu.
Setelah berhasil masuk, periksa profil, data keluarga, dan desil yang tercatat. Apabila ditemukan data yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, gunakan fitur pembaruan data.
Baca Juga: Cara Cek Nomor By.U Terbaru, Cukup Gunakan Kode Dial Ini
Pengguna kemudian mengisi informasi sesuai keadaan keluarga saat ini. Dokumen pendukung dapat diunggah apabila diminta oleh aplikasi. Setelah seluruh informasi diperiksa dan dipastikan benar, pengajuan dapat dikirim.
Selanjutnya, masyarakat perlu menunggu proses verifikasi dan validasi. Pengajuan pembaruan data tidak berarti perubahan desil akan langsung terjadi.
Perubahan Desil Tidak Otomatis Membuat Dapat Bansos
Masyarakat perlu memahami bahwa perubahan desil bukan jaminan seseorang langsung menjadi penerima bantuan sosial.
Baca Juga: Cara Menggambar Wajah Realistis, Ini Teknik Sketsa dan Arsir yang Bisa Dicoba Pemula
Desil hanya menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan sasaran program perlindungan sosial. Masing-masing program bantuan juga memiliki kriteria tersendiri.
Apabila mengalami kendala dalam menggunakan aplikasi, masyarakat dapat menghubungi pemerintah desa atau kelurahan setempat untuk mendapatkan bantuan dalam proses pemutakhiran data sosial ekonomi.
Masyarakat juga diimbau tidak menggunakan jasa pihak yang menjanjikan perubahan desil secara instan. Pembaruan data harus dilakukan melalui mekanisme resmi karena setiap perubahan tetap membutuhkan proses verifikasi dan validasi.
Dengan memperbarui data ketika kondisi keluarga mengalami perubahan, masyarakat dapat menyampaikan kondisi sosial ekonomi terbaru kepada pemerintah. Namun, hasil akhirnya tetap bergantung pada proses verifikasi, validasi, dan pemutakhiran data pemerintah.
Source YouTube Tribun Singkawang
Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo