BLITARKAWENTAR,JAWAPOS.COM - Bansos PKH dan BPNT yang tidak cair pada tahap 3 periode Juli, Agustus, dan September 2026 masih berpeluang kembali disalurkan untuk kondisi tertentu. Berdasarkan informasi dalam video, terdapat tiga jenis status exclude yang disebut dapat kembali menerima bantuan setelah persyaratan atau data penerima diperbaiki.
Pada tahap 3 2026, sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) disebut mengalami exclude dengan berbagai penyebab. Di antaranya karena kenaikan desil, tidak terbaca memiliki komponen PKH meski mempunyai anak sekolah, serta terindikasi judi online.
KPM yang bantuannya tidak cair disarankan tidak langsung menganggap kepesertaannya berakhir. Dalam video, penerima diminta terlebih dahulu menanyakan penyebabnya kepada pendamping sosial atau operator yang ada di desa.
Baca Juga: 10 HP 4 Jutaan Terbaik dan Terbaru 2026, Spek Gahar untuk All-Rounder
Exclude karena desil naik
Jenis pertama adalah KPM yang mengalami exclude karena desil kesejahteraannya naik. Dalam informasi tersebut, penerima yang sebelumnya berada di desil 1 hingga desil 4 bisa mengalami perubahan menjadi desil 5 atau lebih.
Kondisi itu disebut masih dapat berubah apabila data penerima kembali menunjukkan desil 1 hingga desil 4. Namun, prosesnya bukan dengan meminta penurunan desil secara langsung, melainkan melalui usulan perubahan data.
KPM dapat mengusulkan pembaruan data melalui desa atau secara mandiri menggunakan aplikasi Cek Bansos. Setelah usulan masuk, data akan diproses dan dikembalikan ke daerah untuk dilakukan pengecekan lapangan oleh pendamping sosial.
Hasil pengecekan tersebut akan menggambarkan kondisi penerima di lapangan. Jika hasil pemutakhiran menunjukkan desil kembali berada pada kelompok 1 hingga 4, KPM yang sebelumnya exclude karena kenaikan desil disebut berpeluang kembali menerima bansos.
Sebaliknya, jika KPM tidak mengusulkan pembaruan data, status exclude karena kenaikan desil disebut akan sulit berubah.
Baca Juga: BLT Kesra 2026 Cair? Cek Fakta Pendaftaran dan Penyalurannya
Komponen PKH dan indikasi judi online
Jenis kedua berkaitan dengan KPM yang sebenarnya memiliki anak sekolah, tetapi data pendidikan belum terbaca atau belum sinkron. Dalam video disebutkan, data Dapodik dengan data DTSEN masih dapat belum sesuai.
Jika data tersebut telah tersinkron dan komponen anak sekolah terbaca dalam sistem, bansos PKH yang sebelumnya exclude disebut dapat kembali cair. Proses sinkronisasi ini membutuhkan waktu.
Sementara itu, exclude karena terindikasi judi online memiliki ketentuan berbeda. KPM yang mengalami status tersebut disebut harus mengajukan sanggahan.
Langkah yang dijelaskan dalam video adalah menutup secara permanen rekening yang digunakan untuk melakukan top up judi online. Bukti penutupan rekening kemudian dibawa ke desa atau kelurahan untuk membantu proses sanggahan.
Selanjutnya, proses tersebut disebut akan diolah Kementerian Sosial bersama PPATK untuk menentukan apakah bantuan dapat dikembalikan. Jika tidak dilakukan sanggahan, status terindikasi judi online disebut tetap ada sehingga PKH atau BPNT tidak dapat kembali dicairkan.
Karena itu, KPM diminta aktif mencari tahu penyebab ketika bantuan tidak masuk. Informasi status dapat ditanyakan kepada pendamping sosial maupun operator di desa.
Baca Juga: Bansos September 2026: 5 Bantuan Ini Disebut Cair hingga 30 September
Lima bansos disebut masih dicairkan
Selain persoalan exclude, video tersebut juga menyebut lima bantuan sosial yang masih mengalami pencairan hingga akhir September 2026.
Kelima bantuan itu adalah PKH, BPNT, PIP, bantuan pangan beras 30 kilogram, dan BLT Dana Desa. Untuk PKH dan BPNT, pencairan yang disebut masih berlangsung merupakan susulan tahap 3 dengan status yang telah masuk sistem.
PIP ditujukan bagi siswa yang telah melakukan aktivasi rekening Simpanan Pelajar (Simpel). Sementara bantuan pangan beras disebut masih disalurkan di daerah yang memiliki jadwal pencairan hingga akhir September.
Dalam video juga disebutkan bahwa bantuan pangan beras akan berlanjut hingga akhir 2026 berdasarkan informasi yang diklaim bersumber dari akun Instagram resmi Bulog. Namun, rincian kelanjutan penyalurannya akan dibahas lebih lanjut dalam informasi berikutnya.
Baca Juga: HP Gaming Terbaru 2026, Ada Layar 144 Hz hingga Baterai 8.000 mAh
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest