BLITAR KAWENTAR - Ternak kenari di rumah bisa menjadi pilihan bagi penghobi burung yang ingin mencoba usaha dengan lahan terbatas. Dalam video Peternak Rumahan, proses beternak kenari dirangkum mulai dari memilih indukan, menyiapkan sangkar, proses penjodohan, pemberian pakan, hingga indukan kembali bertelur setelah sebelumnya meloloh anakan.
Peternak Rumahan membagikan pengalaman beternak kenari yang dilakukan selama beberapa bulan. Menurutnya, kenari menjadi salah satu jenis burung yang dapat diternakkan di rumah tanpa membutuhkan lahan terlalu luas.
Video tersebut juga memperlihatkan perkembangan proses breeding secara bertahap, sehingga pemula bisa mendapatkan gambaran mengenai hal-hal yang perlu disiapkan sebelum memulai ternak kenari.
Baca Juga: Harga Ikan Koi Tulungagung Mulai Rp5.000, Ada Paket Puluhan Ekor
Siapkan Indukan yang Sudah Mapan
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah memilih calon indukan. Dalam video, betina disebut sudah dapat dikawinkan ketika berusia sekitar enam bulan ke atas.
Sementara untuk pejantan, salah satu syarat yang ditekankan adalah sudah gacor atau rajin berbunyi. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan sebelum pejantan digunakan dalam proses breeding.
Pemilihan indukan menjadi tahap awal yang penting karena keberhasilan proses berikutnya sangat bergantung pada kesiapan burung jantan dan betina.
Baca Juga: SHGB dan SHM Punya Status Berbeda, Ini Perbedaan Hak dan Masa Berlakunya
Sangkar Perlu Dibuat Lebih Kondusif
Selain indukan, sangkar ternak juga perlu dipersiapkan. Dalam praktik yang ditampilkan, bagian kanan dan kiri sangkar ditutup menggunakan bahan seperti busa atau koran.
Bagian depan tetap dibiarkan terbuka untuk memudahkan pemilik memberikan pakan dan melakukan perawatan.
Menurut Peternak Rumahan, penutup tersebut berfungsi mengurangi gangguan dari kenari lain di sekitar kandang. Dengan begitu, pasangan diharapkan dapat lebih fokus selama proses penjodohan dan perkawinan.
Baca Juga: Rawatan Murai Batu Trotolan ala Bang Kinara, dari EF hingga Jemur 15 Menit
Kenali Tanda Betina Siap Kawin
Salah satu tanda yang diperhatikan adalah suara betina. Dalam video, betina yang mengeluarkan suara panggilan atau cuit-cuit kepada pejantan disebut sebagai salah satu tanda bahwa burung mulai menunjukkan birahi.
Menariknya, kondisi tersebut juga bisa terlihat ketika betina masih meloloh anakan. Jika betina sudah kembali memanggil pejantan, pemilik dapat memasukkan pejantan untuk proses perkawinan.
Namun, terdapat hal yang perlu disiapkan ketika betina masih merawat anakan. Pemilik disarankan menyediakan dua sarang.
Satu sarang digunakan untuk anakan yang masih diloloh, sedangkan sarang lainnya dipersiapkan untuk telur baru ketika indukan kembali bertelur.
Betina Bisa Kembali Bertelur
Dalam perkembangan yang diperlihatkan di video, beberapa hari setelah pejantan dimasukkan, betina mulai kembali bertelur. Pada awalnya baru terlihat satu butir telur.
Beberapa hari kemudian, jumlah telur bertambah hingga terpantau sebanyak enam butir. Proses tersebut menjadi bagian dari dokumentasi breeding yang dilakukan selama beberapa bulan.
Peternak Rumahan menyebut video tersebut dibuat berdasarkan proses yang diamati dalam waktu cukup panjang. Tujuannya agar penonton tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga melihat perkembangan ternak kenari secara langsung.
Pakan Menjadi Bagian Penting
Selain indukan dan kandang, pakan menjadi bagian yang turut ditekankan. Untuk pakan utama, pemilik dapat menggunakan canary seed atau campuran biji-bijian yang memang diperuntukkan bagi kenari.
Kemudian terdapat extra fooding atau EF, salah satunya telur puyuh. Sayuran juga diberikan sebagai bagian dari pakan tambahan, seperti sawi atau jenis sayuran lainnya yang biasa digunakan untuk kenari.
Pemberian pakan dilakukan untuk mendukung kondisi indukan selama proses breeding dan perawatan anakan.
Ternak Kenari Dinilai Bisa Dilakukan di Rumah
Berdasarkan pengalaman yang dibagikan, proses ternak kenari tidak langsung memberikan hasil dalam waktu singkat. Peternak Rumahan mengatakan dirinya melakukan uji coba dan perawatan selama beberapa waktu sebelum mulai merasakan hasil dari ternak tersebut.
Ia sebelumnya juga memiliki pengalaman beternak hamster sebelum mencoba mengembangkan usaha dengan kenari.
Dalam video yang dibuat pada 2022 tersebut, ia menyebut kenari memiliki prospek yang menarik bagi penghobi burung yang ingin mencoba usaha ternak rumahan. Harga burung dan permintaan pasar disebut menjadi salah satu pertimbangan yang membuatnya mencoba mengembangkan ternak kenari.
Bagi pemula, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa ternak kenari di rumah dapat dimulai dari skala kecil. Persiapan indukan, kandang, pakan, serta pemahaman terhadap tanda-tanda kesiapan burung menjadi beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai.
Editor : Gita Dwi Nuraini
Sumber : pinterest