Review Polytron Fox 500, Motor Listrik Bongsor dengan Tenaga 14,7 KW

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 18:35 WIB
Review Polytron Fox 500 dengan peak power 14,7 KW, jarak hingga 130 km, fitur lengkap, dan skema sewa baterai Rp200 ribu per bulan. (PINTEREST)
Review Polytron Fox 500 dengan peak power 14,7 KW, jarak hingga 130 km, fitur lengkap, dan skema sewa baterai Rp200 ribu per bulan. (PINTEREST)

JAKARTA - Polytron Fox 500 memberikan impresi menarik sebagai motor listrik bongsor dengan dimensi yang disebut setara skutik besar seperti Yamaha XMAX dan Honda Forza. Dalam uji berkendara, motor ini menawarkan tenaga besar, suspensi nyaman, serta karakter akselerasi yang halus. Namun, ada beberapa catatan, terutama radius putar dan kerapian bodi.

Dari posisi berkendara, Fox 500 memberikan kesan seperti skutik gambot. Pengendara dengan tinggi 173 sentimeter dan berat 65 kilogram masih harus berjinjit ketika kedua kaki diturunkan. Lebar jok membuat kaki sedikit mengangkang, meski busanya terasa empuk dan nyaman.

Posisi kaki juga cukup fleksibel. Pijakan memungkinkan pengendara menaruh kaki secara datar, memajukannya, hingga sedikit selonjor. Setang yang cukup rendah dan dekat membuat posisi berkendara terasa rileks, terutama ketika duduk agak ke belakang.

Meski demikian, bobot dan dimensinya membuat handling awal terasa membutuhkan tenaga lebih. Setelah terbiasa, motor tetap mudah dikendalikan. Posisi baterai di bagian bawah membantu menjaga pusat gravitasi sehingga motor terasa nurut ketika diajak berbelok.

Baca Juga: Polytron Fox Air Tembus 26.000 Km, Ini Suka Duka Pemakaian Selama 2,5 Tahun

Suspensi Nyaman, tetapi Radius Putar Jadi Catatan

Sektor suspensi menjadi salah satu bagian yang mendapat penilaian positif. Suspensi depan terasa empuk ketika melewati permukaan tidak rata. Sementara suspensi belakang juga memberikan rasa nyaman saat diuji pada kondisi jalan yang tersedia.

Sistem pengeremannya juga disebut responsif. Sentuhan ringan pada tuas sudah memberikan daya pengereman yang terasa. Sistem tersebut juga berkaitan dengan pemutusan penyaluran tenaga listrik ke motor ketika pengereman dilakukan.

Namun, ada satu hal yang cukup mengganggu, yakni sudut belok setang yang terbatas. Dengan wheelbase panjang dan radius putar besar, Fox 500 dinilai kurang lincah ketika digunakan bermanuver di gang sempit atau sela-sela kemacetan.

Untuk sektor penggerak, motor listrik ini menggunakan tipe mid-drive yang dipasang di bagian tengah dan terhubung dengan lengan ayun. Penyaluran tenaga ke roda belakang menggunakan belt sehingga bagian tersebut terlihat lebih rapi.

Polytron Fox 500 memiliki power rating 5 kW dengan peak power mencapai 14,7 kW. Tersedia tiga riding mode, yakni Eco, Drive, dan Sport. Mode Eco tetap terasa cukup untuk penggunaan harian, sementara Drive menawarkan respons yang lebih cepat.

Mode Sport menjadi pilihan ketika pengendara membutuhkan tenaga maksimal. Pada kecepatan awal hingga sekitar 20 kilometer per jam, akselerasi masih terasa halus. Setelah melewati kecepatan tersebut, tenaga mulai terasa lebih kuat.

Klaim kecepatan maksimalnya mencapai 130 km/jam. Sementara baterai lithium berkapasitas 3,89 kWh diklaim mampu membawa motor menempuh jarak hingga 130 kilometer dengan catatan kecepatan rata-rata sekitar 40 km/jam.

Dalam pengujian, terdapat sedikit sensasi getaran atau suara seperti “gr-gr-gr” ketika motor kembali berakselerasi setelah pengereman ringan. Namun, setelah kecepatan meningkat, penyaluran tenaga terasa lebih halus.

Baca Juga: Polytron Fox Air Tembus 26.000 Km, Ini Suka Duka Pemakaian Selama 2,5 Tahun

Harga Terjangkau dengan Skema Sewa Baterai

Dari sisi harga, Polytron Fox 500 disebut berada di kisaran Rp13 juta on the road Jakarta dan dalam periode tertentu mendapat potongan sehingga menjadi sekitar Rp8 jutaan. Namun, angka tersebut belum mencakup kepemilikan baterai secara langsung.

Pengguna perlu membayar biaya sewa baterai Rp200 ribu per bulan. Skema tersebut memberikan keuntungan berupa garansi baterai seumur hidup. Jika baterai mengalami masalah, pengguna dapat melakukan penggantian sesuai ketentuan layanan.

Selain performa, Fox 500 memiliki bagasi yang cukup besar dan dapat digunakan untuk membawa helm. Panel instrumennya memadukan tampilan analog dan digital. Motor ini juga dilengkapi cruise control, sehingga kecepatan tertentu dapat dipertahankan tanpa terus menekan gas.

Meski fitur dan performanya cukup menarik, kualitas perakitan masih menjadi catatan. Dalam pengujian terlihat adanya celah bodi yang tidak sepenuhnya seragam antara satu bagian dengan bagian lainnya.

Secara keseluruhan, Polytron Fox 500 dinilai menawarkan kombinasi tenaga besar, kenyamanan, dan fitur yang menarik untuk ukuran motor listrik. Dimensinya memang besar dan radius putarnya menjadi tantangan, tetapi karakter tenaga yang halus serta suspensi nyaman menjadi nilai positif. Skema sewa baterai Rp200 ribu per bulan juga perlu diperhitungkan calon pengguna sebelum memutuskan membeli.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : OTOMOTIF TV
motor listrik terbaru motor listrik Polytron Review Polytron Fox 500 Polytron Fox 500 otomotif