Polytron Fox 500 Tembus 130 Km per Jam Begini Kelebihan dan Kekurangannya

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 18:50 WIB
Polytron Fox 500 tembus 130 km per jam pada mode Sport. Simak kelebihan, baterai, jarak tempuh, fitur, dan catatan dari sesi first ride. (PINTEREST)
Polytron Fox 500 tembus 130 km per jam pada mode Sport. Simak kelebihan, baterai, jarak tempuh, fitur, dan catatan dari sesi first ride. (PINTEREST)

JAKARTA - Polytron Fox 500 menawarkan performa yang cukup agresif untuk sebuah motor listrik. Dalam sesi first ride, motor listrik premium tersebut diuji dari sisi posisi berkendara, suspensi, tenaga, baterai, fitur, hingga kepraktisan. Salah satu angka yang paling menonjol adalah klaim kecepatan maksimal yang mencapai 130 km per jam pada mode Sport.

Polytron Fox 500 memiliki tiga mode berkendara, yakni Eco, Drive, dan Sport. Ketiganya memberikan karakter respons gas yang berbeda. Dalam pengujian, mode Eco dapat mencapai sekitar 60 km per jam, Drive sekitar 100 km per jam, sedangkan mode Sport mampu mencapai 130 km per jam.

Angka tersebut membuat Polytron menyebut Fox 500 sebagai salah satu motor listrik tercepat di Indonesia saat ini. Namun, pengujian performa secara menyeluruh belum dilakukan karena area test ride yang digunakan relatif terbatas.

Dari sektor penggerak, Fox 500 menggunakan motor BLDC dengan konfigurasi mid-drive. Peak power yang dimiliki mencapai sekitar 14,7 kW, sementara rated power berada di angka 5 kW. Tenaga tersebut disalurkan ke roda belakang melalui belt.

Baca Juga: Polytron Fox 500 Diuji Langsung, Skutik Listrik Bongsor Ini Punya Performa Mengejutkan

Respons tenaga menjadi salah satu hal yang terasa ketika mode berkendara diubah. Dengan bukaan gas yang sama, karakter keluaran tenaga dapat terasa lebih padat dan responsif ketika berpindah ke mode dengan performa lebih tinggi.

Baterai Jadi Salah Satu Andalan

Polytron Fox 500 menggunakan baterai lithium iron phosphate atau LFP. Baterai tersebut mempunyai spesifikasi 72 volt dan 54 Ah. Dalam kondisi pengujian tertentu, motor ini diklaim dapat menempuh jarak hingga 130 kilometer dalam sekali pengisian.

Akan tetapi, angka tersebut bukan berarti dapat dicapai pada seluruh kondisi berkendara. Klaim jarak 130 kilometer menggunakan catatan kecepatan rata-rata sekitar 30-40 km per jam. Jika motor digunakan pada kecepatan lebih tinggi, jarak tempuh yang diperoleh berpotensi lebih rendah.

Untuk pengisian daya, charger Fox 500 memiliki input 180-240 volt dan 5 ampere. Sementara outputnya mencapai 84 volt dan 10 ampere. Pengisian baterai sampai penuh membutuhkan waktu sekitar 4-5 jam.

Hal lain yang menjadi perhatian adalah sistem baterai berlangganan. Biaya yang disebut dalam sesi tersebut sekitar Rp200.000 per bulan. Sistem ini ditujukan untuk mengurangi kekhawatiran pengguna terhadap penurunan kapasitas baterai. Selama pelanggan rutin membayar biaya sewa, baterai yang mengalami masalah dapat diklaim sesuai ketentuan yang disebutkan dalam sesi tersebut.

Nyaman, Tapi Ada Catatan pada Suspensi

Dari posisi berkendara, Fox 500 memiliki jok lebar dengan busa yang terasa lembut dan dilengkapi lumbar support. Posisi kaki juga dapat dibuat lebih santai. Setang dinilai tidak terlalu tinggi maupun terlalu rendah sehingga masih terasa sesuai untuk penggunaan harian.

Namun, dimensi dan bobot motor menjadi tantangan tersendiri. Ketika motor digerakkan maju-mundur, tenaga ekstra terasa dibutuhkan. Untungnya, tersedia fitur reverse untuk membantu proses tersebut.

Suspensi depan dan belakang juga mempunyai karakter yang berbeda. Suspensi depan dinilai kurang nyaman ketika melewati polisi tidur karena terasa keras dan dapat mengalami bottoming. Sementara suspensi belakang dengan monoshock justru terasa empuk ketika melewati jalan rusak.

Karakter suspensi belakang yang sangat lembut tersebut masih menyisakan pertanyaan ketika motor digunakan dalam kecepatan tinggi atau saat membawa penumpang. Hal itu belum dapat dipastikan karena pengujian yang dilakukan masih sebatas first ride.

Baca Juga: Polytron Fox 500 Diuji Langsung, Skutik Listrik Bongsor Ini Punya Performa Mengejutkan

Di sisi kepraktisan, Fox 500 menawarkan bagasi berukuran besar. Ruang penyimpanannya diklaim mampu menampung dua helm sekaligus, ditambah barang bawaan lainnya. Bagian depan juga memiliki dua kompartemen, dengan salah satunya menyediakan port USB Type-A.

Fitur lain yang tersedia antara lain lampu full LED, panel instrumen digital, alarm melalui remote, regenerative braking, cruise control, reverse, hazard, serta tiga pilihan riding mode.

Meski punya banyak fitur, Fox 500 membutuhkan perhatian ketika melakukan putar balik. Wheelbase yang panjang dan steering lock cukup lebar membuat manuver tersebut tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Pengendara perlu mengambil ancang-ancang agar motor tetap stabil.

Secara keseluruhan, Polytron Fox 500 memiliki daya tarik pada performa, kapasitas bagasi, kenyamanan jok, fitur, serta sistem baterai berlangganan. Namun, karakter suspensi depan dan dimensi motor menjadi beberapa catatan dari sesi first ride. Pengujian lebih jauh masih diperlukan untuk mengetahui performa Fox 500 secara utuh di berbagai kondisi berkendara.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : MotoFun Indonesia
motor listrik 2026 motor listrik Polytron motor listrik tercepat Fox 500 Polytron Fox 500