Hyundai Ioniq EO Dibanderol Rp270 Jutaan, Jarak Tempuh Capai 540 Km

Annis Zahra Putri Setia Bekti • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 20:32 WIB
Hyundai Ioniq EO dibanderol sekitar Rp270 jutaan di Tiongkok dengan jarak tempuh hingga 540 km dan fitur berlimpah.
Hyundai Ioniq EO dibanderol sekitar Rp270 jutaan di Tiongkok dengan jarak tempuh hingga 540 km dan fitur berlimpah.

JAKARTA - Hyundai kembali menghadirkan mobil listrik dengan harga yang diklaim lebih terjangkau melalui Hyundai Ioniq EO yang diperkenalkan di Tiongkok. Mobil listrik hasil kolaborasi Beijing Hyundai dan Hyundai Motor Company tersebut disebut memiliki banderol sekitar Rp270 jutaan, sekaligus menawarkan jarak tempuh hingga 540 kilometer dalam sekali pengisian penuh.

Hyundai Ioniq EO menjadi bagian dari strategi Hyundai untuk memperkuat posisi di tengah persaingan kendaraan listrik yang semakin ketat. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penggunaan platform E-GMP, yang juga digunakan oleh Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6.

Penggunaan platform tersebut membuat Ioniq EO tidak sekadar mengandalkan harga murah. Platform E-GMP dikenal mendukung efisiensi jarak tempuh dan kestabilan berkendara. Sistem pengisian cepat yang digunakan juga diklaim mampu mengisi baterai dari 10 persen hingga 80 persen dalam waktu kurang dari 30 menit pada kondisi optimal.

Baca Juga: Penegakan Hukum Harus Bebas Intervensi, Kajari Kota Blitar Romulus Minta Aparat Terus Belajar

Desain Futuristik dan Interior Modern
Dari sisi tampilan, Hyundai Ioniq EO mengusung desain modern dan futuristik. Bagian depan dibuat bersih tanpa grille besar yang menjadi ciri khas mobil bermesin konvensional. Lampu utama menggunakan empat modul LED berbentuk kotak di setiap sisi, sementara DRL memanjang di bagian bawahnya.

Pada bagian belakang, lampu LED horizontal penuh memberikan kesan elegan sekaligus tegas. Dimensi mobil disebut tidak jauh berbeda dari Hyundai Creta, tetapi desainnya dibuat lebih aerodinamis dan futuristik.

Masuk ke kabin, nuansa modern kembali terlihat melalui penggunaan dua layar besar 27 inci dengan resolusi 4K yang menyatu dari panel instrumen hingga sistem infotainment. Konsep tersebut mengingatkan pada Ioniq 5, tetapi dengan antarmuka yang disederhanakan agar lebih mudah digunakan.

Baca Juga: Tecno POVA 8 5G Resmi Meluncur, Bawa Baterai 8.000 mAh dan Live Matrix Display

Untuk menunjang kenyamanan, mobil ini juga dibekali sistem audio dari Bose. Fitur lainnya meliputi panoramic sunroof elektrik, kursi dengan fungsi pemanas dan pendingin, ambient light yang dapat disesuaikan warnanya, serta pintu bagasi elektrik.

Kaca depan juga menggunakan lapisan akustik ganda yang ditujukan untuk meredam suara dari luar kabin. Beragam fitur tersebut membuat Ioniq EO berusaha menawarkan pengalaman berkendara yang lebih lengkap meski diposisikan sebagai mobil listrik dengan harga terjangkau.

Jarak Tempuh hingga 540 Kilometer
Dalam hal performa, Hyundai Ioniq EO disebut mampu menempuh jarak hingga 540 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Kapasitas baterainya diperkirakan berada di kisaran 60 hingga 65 kWh, sedangkan tenaga motor listriknya sekitar 160 hingga 200 horsepower, tergantung varian.

Baca Juga: 8 HP All-Rounder 2026 Paling Laris, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Angka jarak tempuh tersebut menjadi salah satu daya tarik utama. Dalam transkrip disebutkan, kemampuan tersebut bahkan lebih panjang dibandingkan beberapa mobil listrik dengan harga lebih tinggi.

Hyundai menargetkan Ioniq EO untuk konsumen urban yang menginginkan teknologi kendaraan listrik dengan harga lebih terjangkau. Mobil tersebut juga diarahkan kepada pengguna yang baru ingin beralih dari kendaraan berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik.

Pasar kendaraan listrik Tiongkok sendiri dikenal sangat kompetitif. Sejumlah merek seperti BYD, Wuling, Neta, dan Leapmotor menjadi pemain yang disebut dalam persaingan tersebut. Kehadiran Ioniq EO menunjukkan upaya Hyundai untuk ikut bermain di segmen yang lebih terjangkau tanpa meninggalkan teknologi dan fitur.

Baca Juga: Vilaon Hyper 100 Jadi HP Murah yang Menarik di Tengah Harga Smartphone Melambung

Untuk pasar Indonesia, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai rencana Hyundai Ioniq EO masuk ke Tanah Air. Namun, meningkatnya permintaan kendaraan listrik di Indonesia membuat kemungkinan tersebut menjadi perhatian.

Hyundai sendiri telah memiliki fasilitas produksi di Cikarang yang memproduksi Ioniq 5 dan Kona Electric. Jika mobil listrik dengan harga sekitar Rp270 jutaan benar-benar hadir di Indonesia, kehadirannya berpotensi memberikan warna baru dalam persaingan kendaraan listrik.

 

Editor : Annis Zahra Putri Setia Bekti
Hyundai Hyundai Ioniq EO ev mobil listrik kendaraan listrik