JAKARTA - Mobil bekas murah irit bensin 2026 bisa menjadi alternatif bagi konsumen yang ingin memiliki kendaraan dengan anggaran sekitar Rp100 juta. Ada sejumlah mobil tahun muda yang disebut mengalami depresiasi cukup dalam, tetapi masih menawarkan efisiensi bahan bakar dan fitur yang menarik.
Dalam pembahasan tersebut, empat mobil keluaran 2020 dan 2021 masuk dalam daftar pilihan. Model yang dibahas yakni Renault Triber 1.0 RXT, Wuling Confero S 1.5, Daihatsu Ayla 1.0 D Plus, dan Suzuki Karimun Wagon R 1.0 GL.
Mobil-mobil tersebut disebut mengalami penurunan harga setelah melewati masa garansi pabrik. Depresiasinya bahkan disebut dapat mencapai 40 persen dari harga baru. Kondisinya juga digambarkan masih relatif segar dengan rata-rata jarak tempuh di bawah 50.000 kilometer.
Baca Juga: Cara Menghitung Desil Data Kelompok, Pahami Rumus dan Langkahnya
Renault Triber dan Wuling Confero S
Renault Triber 1.0 RXT tahun 2020 menjadi salah satu pilihan dengan fitur paling lengkap dalam daftar. Mobil ini dibekali mesin 1.000 cc tiga silinder yang menghasilkan tenaga 72 PS dan torsi 96 Nm.
Transmisinya menggunakan manual lima percepatan. Untuk kebutuhan harian, karakter mesin tersebut disebut cukup irit untuk penggunaan stop and go. Konsumsi BBM di dalam kota berada di kisaran 13-14 kilometer per liter, sedangkan luar kota dapat mencapai 18 kilometer per liter.
Triber juga menawarkan head unit layar sentuh 8 inci dengan dukungan Apple CarPlay dan Android Auto. Panel instrumen sudah digital. Kabinnya memiliki konfigurasi 5+2 penumpang, dengan jok baris kedua yang dapat digeser dan baris ketiga yang bisa dilepas.
Harga yang disebut berada di sekitar Rp98 juta. Kekurangannya adalah jaringan bengkel dan ketersediaan suku cadang yang tidak sebanyak merek Jepang.
Berikutnya ada Wuling Confero S 1.5 tahun 2021. Mobil ini menggunakan mesin 1.500 cc empat silinder DOHC bertenaga 98 PS. Sistem penggeraknya menggunakan roda belakang atau RWD.
Kabin menjadi salah satu daya tarik utamanya. Ruang pada baris pertama dan kedua disebut sangat lega, sementara baris ketiga masih cukup untuk penumpang dewasa. Mobil ini juga memiliki ruang bagasi yang masih tersisa ketika seluruh kursi digunakan.
Namun, konsumsi BBM-nya lebih tinggi. Pemakaian dalam kota berada di sekitar 9-11 kilometer per liter dan luar kota sekitar 14 kilometer per liter. Harganya berada di kisaran Rp98 juta.
Daihatsu Ayla dan Karimun Wagon R
Daihatsu Ayla 1.0 D Plus tahun 2020 menjadi pilihan bagi konsumen yang lebih mengutamakan biaya operasional. Mobil ini menggunakan mesin 1.000 cc tiga silinder dengan tenaga 65 PS.
Dari sisi fitur, Ayla tipe D Plus tergolong sederhana. Belum tersedia airbag maupun ABS pada varian yang dibahas. Interior juga didominasi perlengkapan dasar.
Meski begitu, konsumsi BBM menjadi keunggulannya. Penggunaan dalam kota disebut dapat mencapai 15-16 kilometer per liter. Pajak tahunannya berada di kisaran Rp1,5 juta sampai Rp1,8 juta. Suku cadangnya juga disebut mudah ditemukan.
Harga mobil tersebut berada di sekitar Rp98 juta dan masih dapat dinegosiasikan. Ayla cocok bagi pengguna yang mencari kendaraan harian sederhana dengan konsumsi bahan bakar rendah.
Baca Juga: Cara Menghitung Desil Data Kelompok, Pahami Rumus dan Langkahnya
Pilihan terakhir adalah Suzuki Karimun Wagon R 1.0 GL tahun 2020. Mobil ini memakai mesin K10B 1.000 cc tiga silinder dengan tenaga 68 PS.
Bodi yang ringan membuat mobil terasa enteng saat digunakan. Desain kotaknya juga memberikan ruang kepala yang lega. Visibilitas menjadi kelebihan karena kaca depan berukuran besar dan pilar tegak.
Konsumsi BBM Karimun Wagon R berada di kisaran 14-16 kilometer per liter. Pajaknya sekitar Rp1,7 juta. Suku cadangnya disebut murah dan mudah ditemukan.
Dari empat model tersebut, pilihan terbaik tetap bergantung pada kebutuhan. Triber menonjolkan fitur dan fleksibilitas, Confero S menawarkan kabin luas dan penggerak RWD, Ayla mengedepankan efisiensi serta kemudahan perawatan, sedangkan Karimun Wagon R menawarkan kabin lega dalam ukuran yang ringkas.
Sebelum membeli, calon konsumen tetap perlu memeriksa kondisi unit secara menyeluruh. Membawa mekanik kepercayaan dan melakukan negosiasi juga menjadi langkah yang disarankan dalam pembahasan tersebut.
Editor : Muhammad Rusdian NuzulaSumber : RD-OTo