JAKARTA - Redmi Note 15 Pro 5G mengalami kenaikan harga sejak pertama kali dibeli seorang reviewer melalui sistem pre-order. Untuk varian RAM 8GB dan penyimpanan 256GB, harga yang semula sekitar Rp3,7 juta kini disebut berada di kisaran Rp5 juta.
Setelah enam bulan penggunaan, reviewer menilai ponsel ini masih memiliki sejumlah kelebihan, mulai dari layar AMOLED berukuran besar, speaker stereo yang bertenaga, hingga baterai yang cukup menunjang aktivitas sehari-hari.
Namun, ada satu masalah yang menjadi keluhan utama, yakni perekaman video 4K yang disebut patah-patah setelah perangkat diperbarui ke HyperOS 3. Reviewer mengaku telah menyampaikan keluhan berulang kali, tetapi belum merasakan perbaikan.
Baca Juga: Edukasi Rabies di Blitar, Siswa SD Diajak Kenali Bahaya Gigitan Hewan
HyperOS 3 Membawa Fitur Baru dan Keluhan
Redmi Note 15 Pro 5G awalnya menjalankan Android 15 dengan HyperOS 2. Sekitar dua bulan setelah pembelian, perangkat menerima pembaruan Android 16 dengan HyperOS 3.
Pembaruan tersebut membawa sejumlah perubahan. Animasi Google Maps kini dapat tampil di Hyper Island, sementara sistem disebut mampu menyimpan tiga aplikasi sekaligus di latar belakang.
Selain itu, tersedia variasi efek animasi sidik jari dalam layar. Tampilan kalender dan ikon aplikasi juga mengalami perubahan. Reviewer turut menyebut iklan semakin jarang muncul, meski sesekali masih terlihat di aplikasi tema.
Di balik perubahan tersebut, reviewer menemukan beberapa masalah. Efek kedalaman pada lock screen tidak dapat digunakan meski terlihat dalam pratinjau. Animasi membuka aplikasi kamera juga dirasakan lambat, dengan waktu yang disebut bisa mencapai sekitar dua detik.
Keluhan utama berkaitan dengan video 4K 30fps. Menurut reviewer, hasil rekaman terlihat patah-patah dan masalah itu masih terjadi setelah beberapa bulan menggunakan HyperOS 3.
Ia mengaku menyampaikan laporan melalui layanan pengaduan pada 14, 20, dan 27 Juli. Namun, berdasarkan pengalamannya, kendala tersebut belum teratasi.
Reviewer menduga masalah berkaitan dengan optimasi perangkat lunak. Meski begitu, penyebab pastinya belum diketahui dan pengalaman satu pengguna tidak bisa langsung dianggap mewakili seluruh pemilik perangkat.
Perekaman Full HD Jadi Alternatif
Redmi Note 15 Pro 5G mendukung perekaman video hingga 4K 30fps melalui kamera utama. Sementara itu, kamera ultrawide hanya mendukung Full HD 30fps.
Dalam pengujiannya, reviewer menyebut video 4K tetap patah-patah saat merekam pada siang maupun malam hari. Ia juga mencoba menggunakan mode pesawat, tetapi masalah tersebut masih muncul.
Sebagai alternatif, ia memilih Full HD 30fps yang dinilai lebih lancar dalam pemakaiannya. Perekaman Full HD 60fps juga tersedia melalui kamera belakang maupun kamera selfie.
Meski demikian, video dari kamera belakang pada 60fps terkadang masih mengalami patahan ketika melakukan panning. Untuk kamera depan, hasilnya dinilai cukup baik untuk kebutuhan vlog, walaupun tidak dilengkapi autofokus.
Perangkat juga mendukung penggantian latar belakang ketika menggunakan Zoom. Namun, reviewer menyayangkan hilangnya fitur dual video dan tidak tersedianya mode video Pro pada perangkat ini.
Baca Juga: Makam Bung Karno Kini Hidup 24 Jam, Ada Doa Bersama Tiap Jumat Legi dan Ahad Kliwon
Layar Besar dan Speaker Stereo
Redmi Note 15 Pro 5G menggunakan layar AMOLED 6,8 inci dengan dukungan Dolby Vision. Reviewer menilai visualnya tajam dan nyaman untuk menikmati konten HDR, termasuk di YouTube dan Netflix.
Kecerahan layar juga disebut masih terlihat saat digunakan di luar ruangan. Layarnya dilindungi Corning Gorilla Glass Victus 2.
Ponsel ini memiliki bodi plastik dengan perlindungan debu dan air hingga IP69K. Setelah enam bulan pemakaian, reviewer menyebut kondisi fisik perangkatnya masih baik dan belum menunjukkan indikasi kerusakan.
Namun, ukuran bodi yang lebar serta bobot sekitar 210 gram membuatnya terasa melelahkan ketika digunakan dalam waktu lama bagi pengguna dengan telapak tangan kecil.
Sektor audio menjadi salah satu kelebihan yang disorot. Speaker stereo dinilai menghasilkan suara keras dan bertenaga, tanpa terdengar pecah ketika volume diatur maksimal. Dibandingkan Poco X8 Pro, reviewer menilai Redmi lebih unggul pada visual, sedangkan bass Poco terasa lebih kuat.
Performa Gaming dan Kamera 200MP
Ponsel ini menggunakan MediaTek Dimensity 7400 Ultra dengan fabrikasi 4 nm, RAM LPDDR4X, dan penyimpanan UFS 2.2. Skor AnTuTu yang disebut dalam ulasan berada di kisaran 800 ribuan.
Saat bermain Mobile Legends, pengaturan maksimal disebut telah mencapai 120fps. Namun, reviewer mendapati frame rate terkunci di sekitar 90fps. Suhu perangkat juga dibatasi sekitar 41 derajat Celsius, sehingga performa dapat mengalami throttling ketika melewati batas tersebut.
Untuk fotografi, Redmi Note 15 Pro 5G membawa kamera utama 200MP dan ultrawide 8MP. Reviewer menilai kamera utama mampu memberikan detail yang cukup baik, meski resolusi 200MP tidak selalu diperlukan untuk pemakaian sehari-hari.
Pembesaran digital pada mode standar disebut maksimal 4 kali. Kamera juga menyediakan mode Pro untuk pengaturan parameter secara manual serta dukungan preset foto yang dapat diunduh dari pengguna lain.
Baterai 6.800 mAh untuk Pemakaian Harian
Redmi Note 15 Pro 5G dibekali baterai 6.800 mAh. Reviewer menyebut konsumsi baterai tidak banyak berubah setelah pembaruan HyperOS 3.
Dalam pengalamannya, baterai mampu menunjang sekitar enam jam bermain game intensif. Untuk kombinasi bermain game dan penggunaan media sosial, screen-on time disebut mencapai delapan hingga sembilan jam.
Pengisian daya menggunakan charger 45W yang disertakan dalam kotak. Reviewer menyebut pengisian dari 3 persen hingga penuh membutuhkan waktu sekitar 1 jam 12 menit dengan mode dipercepat.
Secara keseluruhan, Redmi Note 15 Pro 5G masih dinilai memiliki fitur yang memadai oleh reviewer. Namun, kenaikan harga dan keluhan video 4K setelah pembaruan HyperOS 3 menjadi dua catatan penting dalam pengalaman penggunaan selama enam bulan.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Gadget Pahlawan