BYD Atto 2 Segera Masuk Indonesia? Kode Misterius Muncul di Database NJKB

Difa'un Nadhiroh • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 17:11 WIB
BYD Atto 2 dikabarkan segera masuk Indonesia. Kode NJKB muncul, dengan baterai Blade, jarak tempuh hingga 480 km, dan fitur modern.(PINTEREST)
BYD Atto 2 dikabarkan segera masuk Indonesia. Kode NJKB muncul, dengan baterai Blade, jarak tempuh hingga 480 km, dan fitur modern.(PINTEREST)

BLITAR KAWENTAR - BYD Atto 2 semakin santer dikabarkan bakal masuk ke pasar Indonesia. Setelah lebih dulu meluncur di Singapura dan Malaysia, kemunculan kode kendaraan yang diduga berkaitan dengan model tersebut di database Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) DKI Jakarta menjadi perhatian.

BYD Atto 2 disebut menyasar konsumen yang menginginkan mobil listrik bergaya SUV dengan ukuran kompak, fitur modern, dan harga yang lebih terjangkau. Model ini juga diproyeksikan mengisi celah pasar di bawah BYD Atto 3.

Kehadiran BYD Atto 2 diperkirakan bakal memperkaya pilihan kendaraan listrik di Indonesia. Model tersebut disebut berpotensi meluncur pada awal 2026. Namun, hingga kini spesifikasi dan harga resmi khusus pasar Indonesia belum diungkapkan.

Kode Kendaraan Muncul di Database NJKB

Sinyal kehadiran BYD Atto 2 di Indonesia muncul melalui kode SC3E ETD1 dan SC3E STD1 yang tercantum dalam database NJKB DKI Jakarta. Kode tersebut diyakini berkaitan dengan BYD Atto 2.

Kemunculan kode dalam database kendaraan bermotor memang menjadi salah satu informasi yang dapat mengindikasikan persiapan sebuah model untuk pasar Indonesia. Meski demikian, kepastian peluncuran, harga, serta spesifikasi final tetap bergantung pada pengumuman resmi BYD.

Baca Juga: BYD M6 Jadi Mobil Listrik 7 Seater Rp400 Jutaan, Tapi Ada Catatan Penting

Jika benar dipasarkan di Indonesia, Atto 2 akan menyasar segmen yang berbeda dari SUV listrik premium. Mobil ini menawarkan dimensi kompak yang lebih sesuai untuk penggunaan perkotaan, tetapi tetap mempertahankan karakter SUV.

Target konsumennya disebut mencakup anak muda dan keluarga baru yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa harus memilih model dengan harga tinggi.

Mengandalkan Blade Battery

Di pasar global, BYD Atto 2 dikenal menggunakan teknologi Blade Battery. Teknologi baterai tersebut menjadi salah satu ciri utama kendaraan listrik BYD.

Baterai Blade dikembangkan dengan perhatian pada aspek keamanan, daya tahan, serta efisiensi penggunaan ruang. Berdasarkan spesifikasi yang beredar untuk pasar global, jarak tempuh Atto 2 dapat berada di kisaran 400 hingga 480 kilometer dengan standar CLTC, tergantung konfigurasi yang digunakan.

Jarak tersebut membuat mobil listrik ini tidak hanya ditujukan untuk aktivitas harian di dalam kota. Kapasitas baterai dan efisiensi kendaraan juga memungkinkan pengguna mempertimbangkannya untuk perjalanan luar kota.

Baca Juga: BYD Atto 1 Premium vs Dynamic, Selisih Harga Bawa Baterai 38 kWh dan Fitur V2L

Namun, spesifikasi baterai yang nantinya digunakan di Indonesia masih perlu menunggu konfirmasi resmi. BYD dapat melakukan penyesuaian spesifikasi sesuai kebutuhan pasar dan regulasi setempat.

Interior Futuristik dan Fitur Keselamatan Aktif

Selain teknologi baterai, BYD Atto 2 membawa desain interior yang mengedepankan kesan modern. Salah satu perangkat yang menjadi perhatian adalah layar infotainment berukuran besar dengan kemampuan diputar.

Fitur tersebut menjadi bagian dari karakter kendaraan BYD yang menggabungkan teknologi digital dengan pengoperasian kendaraan. Selain hiburan, Atto 2 juga disebut menawarkan berbagai sistem keselamatan aktif untuk membantu pengemudi.

Kombinasi teknologi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama di tengah meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik. Konsumen tidak hanya mempertimbangkan jarak tempuh dan harga, tetapi juga fitur kenyamanan serta sistem bantuan pengemudi.

Bisa Mengubah Persaingan Mobil Listrik

Masuknya BYD Atto 2 berpotensi menambah persaingan di segmen SUV listrik harga menengah. Posisi model ini yang berada di bawah Atto 3 dapat memberikan pilihan tambahan bagi konsumen yang memiliki anggaran lebih terbatas.

Baca Juga: BYD M6 Jadi Mobil Listrik 7 Seater Rp400 Jutaan, Punya Range hingga 530 Km

Harga menjadi faktor yang masih menjadi tanda tanya. Jika BYD mampu menawarkan harga kompetitif, persaingan di segmen SUV listrik dapat semakin beragam. Produsen lain juga akan menghadapi pasar yang semakin dipenuhi pilihan kendaraan elektrifikasi.

Bertambahnya model kendaraan listrik pada akhirnya dapat memperluas pilihan masyarakat untuk beralih dari kendaraan bermesin pembakaran internal. Perkembangan tersebut juga berjalan beriringan dengan kebutuhan terhadap infrastruktur pengisian daya yang semakin luas.

Untuk saat ini, BYD Atto 2 masih menunggu kepastian kehadirannya di Indonesia. Kemunculan kode kendaraan di database NJKB menjadi sinyal yang menarik, tetapi masyarakat tetap perlu menunggu informasi resmi mengenai harga, spesifikasi, dan jadwal peluncurannya.

Editor : Difa'un Nadhiroh
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
BYD Atto 2 Blade Battery NJKB DKI Jakarta mobil listrik byd