BYD M6 Cross DM Rp360 Juta Diuji ke Subang, Seberapa Irit?

'Isyna Mufida Ma Radhita • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 05:50 WIB
BYD M6 Cross DM Advance Rp360 juta diuji ke Subang hingga Tangkuban Perahu. Hasil konsumsi sekitar 1:25.
BYD M6 Cross DM Advance Rp360 juta diuji ke Subang hingga Tangkuban Perahu. Hasil konsumsi sekitar 1:25.

 

SUBANG - BYD M6 Cross DM tipe Advance diuji dalam perjalanan dari Jakarta menuju Subang hingga kawasan Tangkuban Perahu. Mobil hybrid plug-in tujuh penumpang ini tidak hanya diuji kenyamanan dan performanya, tetapi juga konsumsi energi di rute dengan banyak tanjakan. Hasil pengujian menunjukkan konsumsi sekitar 1:25 setelah menempuh 182 kilometer.

Mobil yang digunakan merupakan varian Advance atau tipe paling rendah dalam keluarga BYD M6 Cross DM. Dalam video OLX Indonesia, varian tersebut disebut dipasarkan dengan harga Rp360 juta untuk OTR Jakarta.

BYD M6 Cross DM Advance Punya Banyak Fitur

Sebagai tipe terbawah, BYD M6 Cross DM Advance ternyata sudah membawa sejumlah fitur yang cukup lengkap. Di antaranya kamera 360 derajat, cruise control, keyless, lampu depan otomatis, serta kursi pengemudi elektrik untuk pengaturan maju-mundur dan sandaran.

Baca Juga: BYD Atto 2 Punya Versi EV dan PHEV, Harganya Bikin Penasaran

Namun, cruise control pada tipe Advance belum adaptif. Fitur ADAS, power tailgate, dan wireless charging baru tersedia pada varian Superior.

Dalam lini produknya, terdapat tiga pilihan. Advance berada di angka Rp360 juta, Superior sekitar Rp380 juta, sedangkan Superior Captain Seat dengan panoramic roof mencapai Rp390 juta.

Penguji menilai Advance cukup menarik bagi konsumen yang ingin menghemat Rp20 juta dari tipe Superior. Apalagi, perbedaan utama berada pada kelengkapan fitur, sementara sistem penggerak dan suspensinya disebut sama.

Baca Juga: BYD Atto 2 Dibekali Baterai 501 Km, Harga Bikin Penasaran

Dari sisi kenyamanan, M6 Cross DM menggunakan suspensi depan MacPherson strut dan belakang torsion beam. Meski bukan multilink, penguji menilai suspensinya tetap nyaman ketika melaju di jalan tol dengan kecepatan sekitar 96 kilometer per jam.

Posisi berkendara juga dinilai lebih menyerupai city car atau crossover. Visibilitas terbantu oleh kaca dan windshield berukuran besar.

Hybrid DM-i untuk Perjalanan Jauh

BYD M6 Cross DM Advance menggabungkan mesin bensin 1.500 cc dengan baterai berkapasitas 18,3 kWh. Motor listriknya menghasilkan tenaga 163 PS dan torsi 210 Nm. Jika tenaga mesin dan baterai bekerja bersama, output disebut mencapai 194 PS.

Baca Juga: BYD Atto 2 Resmi Dipamerkan, SUV Listrik Baru Ini Bikin Atto 1 Terlihat Ketinggalan

Teknologi Dual Mode Intelligence memungkinkan mobil beroperasi menggunakan EV maupun HV. Dalam mode EV, mobil diklaim mampu menempuh sekitar 100 kilometer hanya dengan tenaga baterai.

Keunggulan sistem ini terasa ketika digunakan untuk perjalanan jauh. Penguji menilai keberadaan mesin bensin dapat mengurangi kekhawatiran kehabisan daya saat sulit menemukan fasilitas pengisian kendaraan listrik.

Dalam perjalanan, setelah menempuh 69 kilometer, mobil masih berjalan menggunakan listrik dengan konsumsi bahan bakar tercatat nol. Saat mencapai 104 kilometer, konsumsi bensin baru sekitar 0,1 liter dengan baterai tersisa 22 persen.

Baca Juga: BYD Atto 2 Bikin Geger, SUV Listrik 501 Km Ini Dibanderol Murah

Pengujian berikutnya di Subang mencatat jarak 147 kilometer, penggunaan pengisian eksternal sekitar 15,9 kWh, dan konsumsi bensin 2,8 liter. Angka kumulatif yang ditampilkan sekitar 3,1 liter per 100 kilometer.

Setelah perjalanan diperpanjang hingga 182 kilometer dan melewati rute menanjak menuju kawasan Tangkuban Perahu, konsumsi bensin tercatat 7,2 liter dengan penggunaan listrik 15,9 kWh. Penguji kemudian menyebut hasil tersebut setara sekitar 1:25.

Angka tersebut merupakan hasil pengujian dalam video dengan kondisi perjalanan yang banyak tanjakan, berhenti, mengambil gambar, dan tidak menerapkan gaya berkendara hemat. Karena itu, hasilnya tidak dapat disamakan langsung dengan klaim efisiensi BYD yang juga disebut dalam video.

Baca Juga: BYD Atto 2 Bikin Geger, SUV Listrik 501 Km Ini Dibanderol Murah

Selain efisiensi, M6 Cross DM juga dilengkapi V2L. Fitur tersebut memungkinkan energi baterai digunakan untuk perangkat seperti laptop, ponsel, kamera, hingga speaker melalui adaptor.

Dengan harga Rp360 juta, penguji menilai tipe Advance sudah cukup layak untuk menjadi pilihan MPV tujuh penumpang. Kekurangannya seperti belum adanya ADAS, power tailgate, dan wireless charging dinilai masih dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan serta anggaran konsumen.

Editor : 'Isyna Mufida Ma Radhita
BYD M6 Subang BYD M6 Cross DM Advance mobil hybrid BYD Indonesia