BLITAR - DPRD Kabupaten Blitar menggelar sidang paripurna dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan oleh Presiden Joko Widodo, Jumat (16/8).
Dalam agenda itu, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito mengajak untuk menjaga persatuan dan gotong royong guna mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Rapat paripurna istimewa ini digelar untuk mendengarkan pidato kenegaraan presiden Republik Indonesia (RI) dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Kemerdekaan RI.
Agenda tahun ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito dengan didampingi wakil ketua Muhammad Rifa’i, Susi Narulita, dan Mujib.
Turut hadir Bupati Blitar Rini Syarifah, jajaran forkopimda, kepala OPD, camat, anggota DPRD Kabupaten Blitar, dan sejumlah undangan lainnya.
“Besok (hari ini, Red) 17 Agustus 2024, seluruh rakyat Indonesia memperingati HUT Ke-79 Kemerdekaan RI. Hari yang sangat bersejarah bagi Bangsa Indonesia setelah lebih dari tiga abad lamanya terbelenggu penjajahan oleh bangsa asing,” ujar Suwito saat memimpin rapat paripuna.
Dia melanjutkan, 17 Agustus merupakan momentum yang tepat untuk terus membangkitkan semangat yang membangun komitmen mengisi kemerdekaan. Menurutnya, 79 tahun kemerdekaan Indonesia ini harus disyukuri.
Dengan begitu, sudah menjadi kewajiban masyarakat Indonesia untuk melanjutkan cita-cita para pejuang kemerdekaan.
Suwito mengatakan, dalam pidato kenegaraan, Presiden Joko Widodo menyampaikan banyaknya tantangan di masa yang akan datang.
Presiden juga mengungkapkan keyakinannya bisa mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia Emas 2045.
Bahkan, kini pemerintah pusat tengah gencar membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menjadi satu harapan bersama. Hal itu juga menandakan adanya pertumbuhan baru di Indonesia.
“Tentu pertumbuhan Indonesia saat ini memberi gambaran bahwa NKRI harus utuh, tidak boleh tercerai berai, karena banyak tantangan di masa mendatang.
Tantangan global seperti kedaulatan pangan yang harus berdikari untuk mencukupi kebutuhannya sendiri. Tentu, Indonesia termasuk Kabupaten Blitar harus optimistis mampu memenuhi itu,” ungkapnya.
Dari gambaran yang disampaikan Presiden Joko Widodo, kata Suwito, masyarakat harus yakin untuk dapat menyongsong Indonesia Emas 2045.
Maka dari itu, bangsa Indonesia harus satu keadaan dan kondisi untuk mewujudkannya.
“Hanya dengan itu, kita dapat maju dan berdaulat, dengan kemandirian menyongsong 100 tahun Indonesia. Tentu ini harapan seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya. (jar/c1/hai)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila