Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Honda ICON e 2026 Diuji Harian, Motor Listrik Rp33 Juta Ini Nyaman Dipakai tapi Punya Kekurangan Besar

M. Helmi Nurhisam • Senin, 25 Mei 2026 | 13:12 WIB
Honda ICON e 2026 diuji harian. Riding quality nyaman seperti motor bensin, tapi top speed dan jarak tempuh masih terbatas. (Pinterest)
Honda ICON e 2026 diuji harian. Riding quality nyaman seperti motor bensin, tapi top speed dan jarak tempuh masih terbatas. (Pinterest)

Blitar Kawentar - Honda ICON e 2026 kembali menarik perhatian setelah diuji untuk penggunaan harian di jalan perkotaan. Motor listrik Honda yang dijual mulai Rp33 juta sampai Rp33,5 juta on the road Jakarta itu disebut punya riding quality yang sangat nyaman dan mirip motor bensin, namun masih memiliki kekurangan besar pada jarak tempuh dan performanya.

Motor listrik pertama PT Astra Honda Motor ini dibekali baterai 1,4 kWh dengan klaim jarak tempuh sekitar 41 kilometer. Secara karakter, Honda ICON e lebih difokuskan untuk mobilitas jarak dekat di area perkotaan dibanding perjalanan jauh atau kebutuhan kecepatan tinggi.

Dalam pengujian langsung, Honda ICON e justru lebih unggul di sisi kenyamanan berkendara, handling, serta build quality yang dinilai lebih solid dibanding motor listrik murah asal Cina.

Baca Juga: Hipertensi Bisa Berujung Fatal Jika Kalian Jarang Olahrga Rutin hingga Jaga Pola Makan sejak Usia Muda

Riding Position dan Handling Honda ICON e Jadi Nilai Plus

Honda ICON e memiliki tinggi jok 740 mm yang membuat pengendara dengan tinggi badan sekitar 167 cm masih bisa menapak sempurna. Posisi duduknya disebut sangat mirip Honda BeAT dengan ergonomi santai khas motor matik harian.

Dek kaki yang luas membuat pengendara lebih leluasa saat membawa barang atau berkendara di dalam kota. Handling motor ini juga terasa ringan berkat bobot kosong sekitar 94 kilogram untuk tipe standar dan 96 kilogram pada tipe plus.

“Kelincahannya benar-benar mirip Honda BeAT, cocok buat selap-selip di jalan kota,” ujar reviewer saat melakukan pengujian.

Suspensinya memang terasa sedikit stiff, tetapi kenyamanan tetap terbantu oleh jok yang sangat empuk. Honda bahkan disebut memberikan jok paling nyaman dibanding motor matik bensin mereka.

Motor ini juga nyaman digunakan berboncengan. Honda mengklaim ICON e mampu membawa dua orang dengan total beban hingga 170–180 kilogram.

 

Tenaga Instan tapi Kecepatan Maksimal Rendah

Honda ICON e menggunakan motor listrik bertenaga 2,3 PS dengan torsi instan mencapai 90 Nm. Karakter khas motor listrik langsung terasa sejak putaran bawah sehingga akselerasi awal cukup responsif.

Namun tenaga atasnya cepat habis. Kecepatan maksimal Honda ICON e hanya sekitar 45 km/jam dalam mode standar. Sedangkan mode Econ membatasi top speed menjadi sekitar 30–31 km/jam.

Hal itu membuat motor ini lebih cocok digunakan untuk commuting santai dibanding dipakai di jalan raya cepat.

“Kalau buat nyalip kendaraan di jalan besar harus hati-hati karena top speed-nya terbatas,” ungkap reviewer.

Meski begitu, sistem pengereman Honda ICON e menjadi salah satu keunggulan. Motor ini memakai Combi Brake System (CBS) dengan rem cakram depan dan tromol belakang.

Karakter remnya disebut sangat natural seperti motor bensin biasa. Tidak ada efek cut off tenaga mendadak saat pengereman seperti yang sering ditemukan pada motor listrik murah.

Harga Rp33 Juta Belum Termasuk Charger

Honda ICON e menggunakan baterai dengan sertifikasi IP65 yang tahan air dan aman melewati genangan sekitar 30 cm. Baterainya berbobot sekitar 10,2 kilogram dan bisa dilepas untuk proses pengisian daya.

Namun ada satu hal yang cukup mengejutkan. Charger rumahan ternyata dijual terpisah dengan harga sekitar Rp5–6 juta.

Sebagai gantinya, Honda menyediakan layanan swap battery di dealer resmi Honda e: dengan biaya sekitar Rp8.000 sekali tukar baterai.

Bagasi Honda ICON e sendiri tergolong kecil karena sebagian besar ruang terpakai untuk penyimpanan baterai. Kapasitasnya hanya cukup untuk jas hujan atau barang kecil.

Fitur yang ditawarkan juga masih sederhana, mulai dari panel meter digital, USB charger, riding mode standar dan Econ, hingga kompartemen depan untuk botol minum.

Meski spesifikasinya tidak terlalu menonjol, reviewer menilai build quality Honda ICON e jauh lebih baik dibanding motor listrik murah.

“Rasanya benar-benar seperti mengendarai motor sungguhan, bukan sepeda listrik,” kata reviewer.

Dengan karakter tersebut, Honda ICON e dinilai cocok untuk pengguna yang mencari motor listrik nyaman, aman, dan praktis untuk mobilitas pendek di dalam kota. Namun bagi konsumen yang mengutamakan jarak tempuh jauh dan performa tinggi, motor ini masih punya cukup banyak keterbatasan.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#motor listrik Honda #review Honda ICON e #harga Honda ICON e #Honda ICON e 2026 #spesifikasi Honda ICON e