Honda Life 360 Cc Tampil Beda di IMX Prambanan, Dimodifikasi Bergaya JDM dan Mini Cooper

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 19:35 WIB
Honda Life 360 cc tampil unik di IMX Prambanan dengan gaya JDM, pelek SSR MK2, ragtop Webasto, dan mesin standar empat tak.(Pinterest)
Honda Life 360 cc tampil unik di IMX Prambanan dengan gaya JDM, pelek SSR MK2, ragtop Webasto, dan mesin standar empat tak.(Pinterest)

SLEMAN - Honda Life 360 cc menjadi salah satu mobil klasik yang mencuri perhatian dalam ajang IMX Prambanan. Mobil mungil lansiran 1970-an milik Roni itu tampil dengan gaya JDM Jepang, tetapi tetap mempertahankan mesin standar dan sejumlah komponen orisinal.

Honda Life tersebut dipamerkan di tengah ratusan mobil yang hadir dalam IMX Prambanan. Penampilannya mencolok karena bodinya kecil, namun mendapat sejumlah sentuhan modifikasi yang membuatnya berbeda dari Honda Life pada umumnya.

Roni menjelaskan, konsep utama mobil tersebut adalah membuat Honda Life bergaya JDM. Salah satu ubahan terlihat pada grill Honda Jepang Sport. Mobil juga sudah dilengkapi oil cooler untuk membantu pendinginan mesin.

Baca Juga: 5 Jenis Bonsai untuk Pemula yang Paling Mudah Dirawat Menurut Ahli Berpengalaman 50 Tahun

Honda Life Bergaya JDM dengan Kaki-kaki Modifikasi

Dari sisi eksterior, Honda Life milik Roni mendapat tambahan molding dan overfender. Spion yang digunakan juga dibuat lebih besar dari model aslinya. Perubahan berlanjut ke sektor kaki-kaki.

Jika sebelumnya sistem pengereman masih menggunakan tromol, bagian depan kini sudah diubah menjadi cakram. Suspensi juga telah mendapatkan ubahan. Sementara roda menggunakan pelek SSR MK2 dengan desain retro yang dinilai sesuai dengan karakter mobil lawas tersebut.

Menariknya, Roni juga memasang electric sunroof model ragtop dari Webasto. Komponen tersebut membuat Honda Life 360 cc ini memiliki sentuhan yang berbeda, sekaligus memperkuat nuansa klasik yang dibangun.

Bagian belakang juga masih menyimpan sejumlah aksesori bergaya JDM. Salah satunya adalah panel mika pada kaca belakang yang disebut sebagai aksesori Honda. Komponen seperti itu menjadi salah satu perintilan yang cukup sulit dicari.

“Agak PR,” ujar Roni ketika ditanya mengenai pencarian perintilan Honda Life tersebut.

Masuk ke kabin, sejumlah bagian masih dipertahankan dalam kondisi standar. Dashboard menggunakan model Jepang dan kini dilengkapi RPM. Padahal, menurut Roni, Honda Life standar tidak memiliki indikator putaran mesin tersebut.

Setir masih bawaan pabrik, sedangkan jok asli hanya mendapatkan pelapis MBtech. Mobil ini juga tidak menggunakan AC. Untuk sirkulasi udara, pengemudi dan penumpang mengandalkan bukaan jendela.

Mesin 360 cc Tetap Standar

Salah satu bagian yang menarik perhatian adalah ruang mesin. Kompartemen dibuat sangat rapi dengan kabel-kabel yang disembunyikan di bagian samping. Roni menyebut proses tersebut dilakukan karena mobil lawas seperti Honda Life memiliki cukup banyak kabel.

Mesinnya sendiri tetap standar dengan kapasitas 360 cc. Roni juga menjelaskan alasan ketertarikannya terhadap mobil-mobil kecil Honda era tersebut.

Menurutnya, pada periode 1970-an hingga 1976 terdapat beberapa mobil kecil dari sejumlah merek. Honda memiliki Life dan TN, sementara ada pula Suzuki Fronte, Subaru, serta Daihatsu Fellow Max.

Baca Juga: Toyota Avanza Turbo Ini Punya Tenaga 195 HP, Mesin 1.300 Cc Dirombak Total

Roni menyebut Honda menjadi salah satu yang menggunakan mesin empat tak di antara mobil-mobil kecil tersebut. Karakter empat tak dinilai membuat mesin lebih halus dan tidak mengeluarkan asap seperti mesin dua tak.

Selain Honda Life, Roni mengaku masih memiliki Honda N360 dua pintu. Ia juga tengah berencana membangun mobil pikap Honda TN sebagai proyek berikutnya.

Keberadaan Honda Life di IMX Prambanan menunjukkan bagaimana mobil kecil lawas tetap bisa menjadi pusat perhatian ketika dirawat dan dimodifikasi dengan konsep yang tepat. Meski Honda Life masih cukup banyak ditemukan, Roni menyebut persoalannya adalah kondisi unit yang membutuhkan biaya, waktu, dan konsentrasi untuk dibangun kembali.

Bagi Roni, merawat mobil klasik bukan sekadar mempertahankan kendaraan tua, tetapi juga menjaga detail dan sejarah yang melekat pada mobil tersebut. Honda Life 360 cc miliknya pun menjadi salah satu contoh bagaimana mobil mungil era 1970-an bisa kembali tampil menonjol di tengah gelaran otomotif modern.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : NMAA TV
JDM Honda Life IMX Prambanan Honda 360 cc mobil klasik