JAKARTA - Kabar subsidi motor listrik 2026 dengan potongan harga Rp5 juta per unit membuat sejumlah model kendaraan listrik kembali menjadi perhatian. Dalam sebuah video otomotif, program tersebut disebut akan menyasar 100.000 unit pada tahap awal. Jika terealisasi sesuai klaim tersebut, konsumen memiliki lebih banyak pilihan, mulai dari skuter kompak berharga terjangkau hingga motor listrik dengan teknologi baterai yang dapat ditukar.
Meski demikian, informasi mengenai besaran subsidi, kuota, daftar kendaraan, serta mekanisme penerimaannya dalam video masih perlu dicocokkan dengan aturan resmi pemerintah. Artinya, calon pembeli sebaiknya tidak menjadikan informasi dalam video sebagai kepastian sebelum regulasi dan petunjuk teknis diumumkan secara resmi.
Polytron Fox Air hingga Alva Servo
Salah satu nama yang disebut adalah Polytron Fox Air. Skuter listrik ini digambarkan mempunyai bodi besar dengan desain agresif, lampu depan LED, serta pelek alloy berwarna hitam. Kemampuan baterainya disebut dapat menempuh lebih dari 100 kilometer dalam sekali pengisian.
Baca Juga: BNI Wirausaha Bisa Cair hingga Rp5 Miliar, Ini Syarat dan Cara Pengajuannya
Video juga menyebut Fox Air menjadi salah satu model yang banyak ditanyakan konsumen menjelang program subsidi. Namun, klaim mengenai lonjakan pemesanan hingga 300 persen yang muncul dalam video tidak disertai data pendukung yang dapat diverifikasi dari transkrip.
Pilihan lain datang dari Alva Servo. Motor listrik tersebut mengandalkan sistem Mid Drive dengan tenaga hingga 9,8 kW dan torsi 53,5 Nm. Karakter tersebut membuatnya dalam video diposisikan sebagai kendaraan yang mampu menghadapi kebutuhan berkendara dengan beban dan kondisi jalan yang lebih menantang.
Fitur Boost turut menjadi salah satu bagian yang ditonjolkan. Tombol tersebut diklaim memberikan tambahan respons akselerasi ketika pengendara membutuhkan tenaga lebih besar.
Exotic Mizon Bidik Segmen Harga Terjangkau
Bagi konsumen yang lebih memperhatikan harga, Exotic Mizon menjadi model lain yang dibahas. Motor listrik ini memiliki dimensi lebih kompak sehingga disebut cocok untuk mobilitas perkotaan, termasuk melewati ruas jalan sempit.
Baca Juga: Pinjaman Bank BNI: Syarat, Cara Pengajuan, Bunga, dan Biaya yang Perlu Diketahui
Video mengklaim harga Exotic Mizon dapat berada di bawah Rp7 juta setelah mendapatkan potongan subsidi Rp5 juta. Motor tersebut juga disebut memiliki alarm, sistem keyless, dan panel instrumen digital.
Kapasitas baterainya lebih diarahkan untuk perjalanan komuter. Dalam video, Mizon juga disebut sudah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN sebesar 40 persen.
Smooth Tempur Tawarkan Sistem Tukar Baterai
Teknologi berbeda ditawarkan Smooth Tempur facelift. Model tersebut disebut menggunakan konsep battery swap yang memungkinkan pengguna mengganti baterai tanpa menunggu proses pengisian dalam waktu lama.
Video menyebut proses pertukaran baterai dapat dilakukan sekitar sembilan detik melalui stasiun penukaran. Konsep tersebut terutama diarahkan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi seperti kurir dan pekerja lapangan.
Selain teknologi baterai, desain Smooth Tempur juga mendapat perhatian melalui lampu LED horizontal, jok dengan material sintetis, serta pelek berukuran 12 inci.
Honda EM1 e dan Gesit Raya G
Honda EM1 e turut masuk dalam daftar. Skuter listrik Honda ini disebut membawa desain khas dengan lampu depan berbentuk U dan dek rata. Sistem Honda Mobile Power Pack memungkinkan baterai dilepas dan dipasang kembali.
Sementara itu, Gesit Raya G menjadi perwakilan produk lokal yang disebut menggunakan motor Mid Drive. Sistem tersebut menyalurkan tenaga melalui sabuk transmisi dan diklaim menghasilkan torsi secara halus.
Kedua model tersebut menunjukkan bahwa pasar motor listrik tidak hanya bergerak pada persoalan harga. Teknologi baterai, kemudahan penggunaan, jaringan layanan, hingga karakter desain juga menjadi bagian pertimbangan konsumen.
Jangan Abaikan Syarat Subsidi
Video juga menyebut adanya pembatasan penggunaan NIK dalam program subsidi. Satu NIK diklaim hanya dapat digunakan untuk satu pembelian motor listrik bersubsidi, sementara data KTP dan STNK harus sesuai.
Namun, ketentuan tersebut tetap perlu menunggu kepastian dari regulasi pemerintah. Begitu pula dengan klaim kuota 100.000 unit dan potongan Rp5 juta.
Bagi calon pembeli, langkah paling aman adalah memeriksa informasi melalui kanal pemerintah dan dealer resmi sebelum melakukan pendaftaran atau pembayaran tanda jadi. Dengan begitu, konsumen dapat mengetahui model yang benar-benar memenuhi syarat sekaligus menghindari kesalahan saat program mulai berjalan.
Editor : Maylanni Diana Fitri