Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pembangunan Belum Tuntas, Siswa SMPN 6 Blitar Sudah Tempati Gedung Sekolah Baru, Ini Penjelasan Dispendik Kota Blitar

M. Subchan Abdullah • Jumat, 3 Januari 2025 | 14:00 WIB
MULAI DIFUNGSIKAN: Dispendik Kota Blitar mulai memanfaatkan bangunan anyar SMPN 6 Blitar untuk KBM meski belum tuntas 100 persen, Kamis (2/1/2025).
MULAI DIFUNGSIKAN: Dispendik Kota Blitar mulai memanfaatkan bangunan anyar SMPN 6 Blitar untuk KBM meski belum tuntas 100 persen, Kamis (2/1/2025).

BLITAR – Siswa SMPN 6 Blitar mulai boyongan ke gedung sekolah baru, Kamis (2/1/2025). Para siswa langsung menjalani kegiatan belajar mengajar (KBM) di awal semester 2.

Meski bangunan sekolah baru sudah difungsikan ternyata pembangunan fisik SMPN 6 Blitar belum tuntas 100 persen. Rencananya, pembangunan dilanjutkan di tahap ketiga tahun ini.

”Tahap ketiga ini hanya pemenuhan fasilitas pendukung-pendukung saja. Seperti pavingisasi, pagar untuk taman, tiang bendera, atap penghubung antar-ruang, penerangan, hingga penataan taman,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar, Jais Alwi Mashuri, Jumat (3/1/2024).

Jais mengatakan, proses pindahan para siswa untuk KBM di semester II tidak ada kendala. Para siswa sudah bisa beradaptasi dengan gedung yang baru.

”Di hari pertama masuk sekolah diawali dengan khotmil Quran bersama. Kemudian dilanjutkan KBM,” terangnya.

Pada pembangunan tahap ketiga tahun ini, Dispendik Kota Blitar mengalokasikan anggaran sekitar Rp 2 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk memenuhi fasilitas pendukung gedung. Dispendik menargetkan pembangunan SMPN 6 Blitar tuntas 100 persen di tahun ini.

Relokasi SMPN 6 Blitar dari kompleks Monumen PETA di Jalan Soedanco Supriadi ke Jalan Pemuda Sumpomo berdampak pada perubahan perjalanan trayek bus sekolah.

Meski begitu, angkutan gratis untuk pelajar Kota Blitar tersebut sudah bisa menyesuaikan perubahan trayek.

“Bus sekolah sekarang sudah langsung ke lokasi gedung sekolah yang baru. Tidak ada kendala,” ungkap Jais.

Sekadar diketahui, pembangunan SMPN 6 Blitar sudah berlangsung dua tahap. Di tahap pertama menelan anggaran sekitar Rp 17,6 miliar, sedangkan untuk tahap kedua menyerap anggaran sekitar Rp 19 miliar. Kemudian untuk tahap ketiga mengalokasikan anggaran sekitar Rp 2 miliar.

Dengan terbangunnya gedung baru SMPN 6 Blitar, maka relokasi SMP negeri di kompleks Monumen PETA sudah tuntas. Ketiga SMP negeri (SMPN 3 Blitar, SMPN 5 Blitar, dan SMPN 6 Blitar) kini sudah menempati bangunan baru.

”Untuk bekas bangunan lama di Monumen PETA, nanti kami serahkan kepada dinas pariwisata dan kebudayaan untuk dikelola menjadi Museum PETA,” tandas Jais. (sub/c1/ady)

Editor : M. Subchan Abdullah
#pembangunan #monumen PETA #SMPN 6 Blitar #bus sekolah #Kota Blitar #dispendik kota blitar