Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Latih Sejumlah Penulis Konten Budaya Lokal, Dispusip Kabupaten Blitar Bakal Terbitkan Jadi Buku

Yanu Aribowo • Jumat, 11 April 2025 | 22:00 WIB
BERKARYA: Panitia, narasumber, dan peserta Inkubator Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal di Dispusip Kabupaten Blitar pada Kamis (10/4/2025).
BERKARYA: Panitia, narasumber, dan peserta Inkubator Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal di Dispusip Kabupaten Blitar pada Kamis (10/4/2025).

BLITAR - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Blitar kembali menggelar rangkaian Inkubator Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal dengan tema "Tentang Blitar" pada Kamis (10/4/2025).

Kali ini merupakan pertemuan tahap kedua yang merupakan salah satu agenda wujud transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial (TPBIS). Sebanyak 27 karya tulis warga Kabupaten Blitar dari berbagai latar belakang telah masuk. Hasil pembekalan pertemuan tahap pertama pada Kamis (27/2/2025) lalu.

Karya para peserta terpilih akan diterbitkan menjadi sebuah buku pada Juni 2025.

Dalam pertemuan tahap kedua ini, usai review materi penulisan yang sudah masuk, juga ada sesi tanya jawab dengan para narasumber untuk melengkapi materi tulisan yang dinilai masih kurang.

Baca Juga: Tiga Pekerjaan Remote yang Cocok untuk Fresh Graduate, Gaji Mulai 1 Jutaan

Dispusip Kabupaten Blitar menghadirkan tiga narasumber dari perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar, Jawa Pos Radar Blitar, dan bloger Blitar. “Ada pesan dari Pak Kadis, jenengan setelah menulis ini jangan berhenti, harus terus berkarya dan lebih kreatif lagi. Jadikan momen ini tahap awal terus berkarya. Selain itu, juga ada pesan Pak Kadis supaya dibentuk paguyuban para penulis,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Perpustakaan Dispusip Kabupaten Blitar, Maman Soekrisno, Jumat (11/4/2025). 

Dalam Inkubator Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal, para peserta mendapatkan tugas membuat karya tulis berupa artikel populer tentang kearifan lokal dengan subtema mengenai situs bersejarah, kuliner atau makanan khas, destinasi wisata, legenda atau folklore, tradisi atau budaya setempat, kain khas, hingga kesenian mulai seni rupa, musik, dan tari.

Seperti diketahui, dalam rangkaian Inkubator Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal, dijadwalkan karya peserta terpilih diterbitkan menjadi sebuah buku pada Juni 2025. Selanjutnya diluncurkan pada September mendatang dalam momen spesial Pekan Literasi, yang berisi berbagai agenda seperti lomba perpustakaan desa, pameran literasi, bedah buku, read aloud, dan lainnya.

Baca Juga: Cari Tiga Santri Hanyut di Pantai Balekambang Malang, Tim Gabungan Sisir Laut hingga Radius 100 Kilometer Lebih

Inkubasi ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Dispusip Kabupaten Blitar dan harapannya terus berlanjut pada tahun berikutnya.

Agenda ini diikuti oleh masyarakat Kabupaten Blitar dari berbagai latar belakang, mulai pegiat literasi, pengelola perpustakaan desa/kelurahan dan taman baca masyarakat (TBM), guru, anggota Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Daerah Kabupaten Blitar, pelajar, mahasiswa dan lembaga pendidikan, hingga masyarakat umum. (*/c1/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#budaya lokal #taman baca masyarakat #Kabupaten Blitar #konten #Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan #penulis #Dispusip #Jawa Pos Radar Blitar