Sekolah Rakyat Tak Hanya Beri Pendidikan, tapi Juga Makan Bergizi dan Pemberdayaan Orang Tua

Cecilia Dzakira Pasha • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 18:05 WIB
Sekolah Rakyat tak hanya memberi pendidikan, tetapi juga makan bergizi, layanan kesehatan, dan pemberdayaan orang tua.
Sekolah Rakyat tak hanya memberi pendidikan, tetapi juga makan bergizi, layanan kesehatan, dan pemberdayaan orang tua.

JAKARTA - Sekolah Rakyat dirancang bukan sekadar sebagai tempat anak-anak mendapatkan pendidikan. Program ini digambarkan sebagai ekosistem pengentasan kemiskinan yang mengintegrasikan pendidikan, kesehatan, pangan, pemberdayaan ekonomi keluarga, hingga tempat tinggal.

Konsep tersebut merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan pengentasan kemiskinan secara terpadu. Pelaksanaan Sekolah Rakyat melibatkan kolaborasi berbagai kementerian dan program pemerintah agar manfaatnya tidak hanya dirasakan siswa, tetapi juga keluarga mereka.

Salah satu program yang terintegrasi adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Badan Gizi Nasional. Melalui program tersebut, anak-anak Sekolah Rakyat mendapatkan makanan bergizi tiga kali sehari setiap hari.

Baca Juga: Ini Tiga Dokumen yang Disebut Jadi Alas Hak Resmi

Pemenuhan kebutuhan pangan menjadi salah satu bagian penting dalam ekosistem Sekolah Rakyat. Anak-anak tidak hanya mendapatkan kesempatan belajar, tetapi juga memperoleh asupan makanan yang diharapkan dapat menunjang kesehatan dan aktivitas mereka selama mengikuti pendidikan.

Selain pangan, aspek kesehatan siswa juga menjadi perhatian. Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari Kementerian Kesehatan disebut akan dilakukan secara rutin bagi anak-anak Sekolah Rakyat.

Pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kondisi fisik siswa tetap terpantau. Dengan kesehatan yang terjaga, anak-anak diharapkan dapat mengikuti proses pendidikan dengan lebih baik.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Gratis untuk Keluarga Miskin, Siswa Dapat Fasilitas Penuh dari Negara

Pendekatan Sekolah Rakyat tidak berhenti pada kebutuhan anak. Orang tua siswa juga menjadi bagian dari sasaran pemberdayaan melalui program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE).

Melalui program tersebut, orang tua akan mendapatkan pelatihan keterampilan sekaligus modal untuk memulai usaha secara mandiri. Dengan demikian, keluarga siswa tidak hanya menerima manfaat dari sektor pendidikan, tetapi juga didorong untuk meningkatkan kemampuan ekonomi.

Orang tua siswa kemudian didorong menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih. Produk yang dihasilkan dari usaha mereka dapat dipasarkan melalui koperasi tersebut.

Skema itu diharapkan menciptakan hubungan antara pemberdayaan keluarga dan penguatan ekonomi desa. Orang tua memiliki kesempatan membuka usaha, sementara produk mereka dapat dipasarkan melalui koperasi sehingga aktivitas ekonomi di tingkat desa ikut bergerak.

Konsep tersebut membuat Sekolah Rakyat ditempatkan sebagai bagian dari upaya yang lebih luas dalam menangani persoalan kemiskinan. Pendidikan anak berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan ekonomi keluarga.

Aspek tempat tinggal juga masuk dalam konsep terpadu Sekolah Rakyat. Bagi keluarga yang masih tinggal di rumah tidak layak huni, terdapat program pembangunan 3 juta rumah dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Baca Juga: Polytron Fox 350 Diuji di Tanjakan Cinomati, Beban 160 Kg Overheat

Program tersebut diarahkan agar anak-anak dapat kembali ke rumah yang nyaman, bersih, dan aman. Kebutuhan tempat tinggal pun ditempatkan sebagai salah satu bagian yang mendukung kualitas kehidupan keluarga siswa.

Dengan berbagai program tersebut, Sekolah Rakyat dibangun dengan pendekatan yang lebih luas daripada pendidikan formal. Anak mendapatkan pendidikan dan makanan bergizi, kondisi kesehatannya diperhatikan, sementara orang tua memperoleh kesempatan untuk meningkatkan keterampilan serta mengembangkan usaha.

Integrasi berbagai program itu menjadikan Sekolah Rakyat sebagai gambaran pengentasan kemiskinan yang melibatkan banyak sektor. Pendidikan, kesehatan, pangan, ekonomi, dan tempat tinggal dipadukan dalam satu ekosistem yang ditujukan untuk membantu keluarga yang membutuhkan.

Melalui konsep tersebut, Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar, tetapi juga membuka jalan bagi keluarga mereka untuk memiliki kehidupan yang lebih baik.

Editor : Cecilia Dzakira Pasha
Pemberdayaan Sosial Ekonomi Makan Bergizi Gratis Prabowo Subianto Sekolah Rakyat Koperasi Desa Merah Putih