Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Gerindra Kabupaten Blitar Fokus Cari Kawan Koalisi di Pilkada 2024, Upayakan Dukungan dari Demokrat dan PPP

Agus Muhaimin • Minggu, 23 Juni 2024 | 03:26 WIB
Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Blitar, Sugianto
Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Blitar, Sugianto

BLITAR - Pada Pilkada 2024 ini tampaknya Partai Gerindra terlihat lebih ngoyo ketimbang PDIP dan PKB.

Selain hanya memiliki tujuh kursi di dewan, sosok Tjutjuk Sunario yang telah ditunjuk harus mendapatkan restu dari partai politik (parpol) lain agar bisa mendaftar sebagai calon bupati ke KPU.

Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar, Sugianto mengatakan, pimpinan sudah memberikan instruksi kepada salah seorang kader untuk macung pada Pilkada 2024.

Sejalan dengan hal tersebut, banyak tantangan yang harus dituntaskan. “Tidak hanya memilih siapa figur yang pas, tapi juga harus memastikan mereka mendapatkan tiket untuk bisa mengikuti pilkada,” katanya.

Dengan memiliki tujuh kursi dewan, Gerindra harus mengantongi minimal tiga kursi dukungan tambahan dari parpol lain.

Dengan begitu, Tjutjuk Sunario dan pendampingnya baru bisa masuk dalam daftar calon kepala daerah (cakada) pada pilkada tahun ini.

“Makanya untuk saat ini kami juga fokus untuk mancari mitra koalisi, yang bisa sejalan dalam membangun Kabupaten Blitar lebih baik,” tegasnya.

Pada pilkada ini, kata dia, parpol juga memberikan kelonggaran kepada Tjutjuk untuk membangun komunikasi lintas parpol.

Dengan harapan, misi besar partai dan memiliki bupati di Bumi Penataran lebih mudah diwujudkan.

“Gerindra memang memberikan keleluasaan kepada Pak Tjutjuk untuk mendapatkan dukungan dan rekomendasi dari parpol lain,” ujarnya.

Dia mengatakan bahwa sementara ada dua parpol potensial yang menjadi mitra Gerindra pada Pilkada 2024, yakni Demokrat dan PPP.

Jika parpol tersebut bergabung, syarat minimal mengusung cakada sudah terpenuhi. “Gerindra punya 7 kursi, Demokrat punya 2, dan PPP punya 1 kursi. Totalnya 10 kursi atau 20 persen kursi di dewan,” jelasnya.

Jika Demokrat dan PPP masuk dalam gerbong Gerindra, maka hanya tersisa dua parpol yang hingga kini belum menunjukkan sikap pada Pilkada 2024 Kabupaten Blitar.

Yakni, Golkar dan PAN. Sebab, NasDem sudah menyatakan dukungan kepada petahana pada kontestasi ini. 

Meski begitu, ketua komisi III DPRD Kabupaten Blitar ini tampak optimistis akan ada parpol lain yang nantinya juga merapat ke Gerindra.

Itu setelah melihat komunikasi sejumlah tokoh politik nasional dengan Gerindra. “Lihat saja nanti. Saya yakin akan ada yang bergabung dengan kami,” tandasnya.

Untuk diketahui, PKB memiliki 11 kursi dewan dan PDIP memiliki 16 kursi dewan.

Artinya, kedua parpol ini bisa mengusung calon bupati dan calon wakil bupati pada Pilkada 2024 meski tidak berkoalisi dengan partai lain. (hai/c1/ady)

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Partai Gerindra #Tjutjuk Sunario #pdip #pilkada 2024