Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Swiss vs Aljazair di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Duel Kuda Hitam, Johen Manzambi dan Riyad Mahrez Jadi Penentu Laga Berita

Carissa Emrys Fawnia • Jumat, 3 Juli 2026 | 19:54 WIB
Swiss vs Aljazair Verde siap tersaji di babak 32 besar Piala Dunia 2026
Swiss vs Aljazair Verde siap tersaji di babak 32 besar Piala Dunia 2026

JAKARTA, BLITAR KAWENTAR.JAWAPOS.COM- Pertandingan Swiss vs Aljazair akan menjadi salah satu duel menarik pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kedua tim dijadwalkan bertemu di Vancouver, Kanada, pada Jumat (3/7/2026) pukul 10.00 WIB. Sama-sama tampil impresif di fase grup, Swiss dan Aljazair kini memburu tiket menuju babak 16 besar.

Laga Swiss vs Aljazair diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim datang dengan kepercayaan diri tinggi. Swiss tampil konsisten sejak awal turnamen, sedangkan Aljazair menunjukkan mental tangguh dengan bangkit setelah mengalami kekalahan pada laga pembuka.

Pertemuan Swiss vs Aljazair juga menghadirkan duel dua pemain yang sedang menjadi sorotan, yakni Johen Manzambi di kubu Swiss dan Riyad Mahrez bersama Aljazair. Performa keduanya diperkirakan akan sangat menentukan hasil pertandingan.

Baca Juga: Honda Jazz GK5 Warna Gold Mugen Bikin Heboh, Modifikasi JDM Karya Evan Auto Concept Jadi Sorotan IMX Surabaya.

Swiss berhasil memastikan tempat di fase gugur dengan status juara Grup B. Tim asuhan Murat Yakin mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan dan menunjukkan performa yang terus meningkat sepanjang fase grup.

Perjalanan Swiss dimulai dengan hasil imbang 1-1 melawan Qatar. Setelah itu, mereka tampil meyakinkan dengan menghancurkan Bosnia dan Herzegovina 4-1 sebelum menutup fase grup melalui kemenangan 2-1 atas tuan rumah Kanada.

Selain meraih hasil positif, Swiss juga tampil produktif dengan mencetak tujuh gol. Keseimbangan permainan antara lini belakang, tengah, dan depan menjadi salah satu kekuatan utama mereka sepanjang turnamen.

Baca Juga: Honda Jazz GK5 Warna Gold Mugen Bikin Heboh, Modifikasi JDM Karya Evan Auto Concept Jadi Sorotan IMX Surabaya

Salah satu pemain yang paling mencuri perhatian adalah Johen Manzambi. Gelandang serang berusia 20 tahun yang bermain untuk SC Freiburg itu tampil luar biasa dengan torehan tiga gol dan satu assist. Kreativitas serta ketajamannya menjadikan Manzambi sebagai motor serangan Swiss di Piala Dunia 2026.

Aljazair Bangkit dan Cetak Sejarah

Sementara itu, Aljazair melangkah ke babak 32 besar melalui jalur yang lebih menantang. Tim berjuluk Rubah Gurun lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik dari Grup J.

Baca Juga: Honda Jazz GK5 Warna Gold Mugen Bikin Heboh, Modifikasi JDM Karya Evan Auto Concept Jadi Sorotan IMX Surabaya

Perjalanan mereka diawali dengan kekalahan 0-3 dari Argentina. Namun, Aljazair mampu bangkit pada dua pertandingan berikutnya dengan mengalahkan Yordania 2-1 sebelum bermain imbang dramatis 3-3 melawan Austria untuk mengamankan tiket ke fase gugur.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Aljazair. Setelah gagal lolos ke Piala Dunia edisi 2018 dan 2022, mereka akhirnya kembali tampil di putaran final dan langsung berhasil menembus babak gugur. Prestasi ini menjadi yang terbaik sejak Piala Dunia 2014 di Brasil, ketika mereka mencapai babak 16 besar.

Pengalaman tetap menjadi kekuatan utama Aljazair. Sosok Riyad Mahrez masih memegang peran penting sebagai pemimpin tim. Winger veteran berusia 35 tahun yang kini bermain bersama Al Ahli itu telah mencetak dua gol dan satu assist sepanjang fase grup.

Baca Juga: DPRD Kota Blitar Desak Evaluasi Total MBG, Akui Daerah Tak Punya Wewenang Tindak Lanjuti Tuntutan Massa

Ketenangan serta kualitas Mahrez di pertandingan besar diharapkan mampu membantu Aljazair menghadapi tekanan saat berjumpa Swiss.

Pertandingan diperkirakan berlangsung dengan tempo tinggi. Swiss kemungkinan akan mengandalkan permainan kolektif, penguasaan bola, dan transisi cepat yang menjadi ciri khas mereka selama fase grup.

Sebaliknya, Aljazair diprediksi lebih mengandalkan pengalaman para pemain senior serta efektivitas serangan balik. Kombinasi pemain muda dan senior menjadi modal penting bagi Rubah Gurun untuk memberikan perlawanan sengit.

Baca Juga: Modifikasi Honda Jazz GK5 Bergaya Mugen Ini Jadi Sorotan IMX Surabaya, Warna Gold Custom Bikin Pangling

Secara keseluruhan, Swiss sedikit lebih diunggulkan berkat performa yang lebih stabil sejak awal turnamen. Produktivitas lini serang yang tinggi serta keseimbangan permainan di semua lini menjadi nilai lebih dibandingkan lawannya.

Meski demikian, Aljazair telah membuktikan mampu bangkit dari situasi sulit. Semangat juang dan pengalaman Riyad Mahrez membuat mereka tetap berpotensi memberikan kejutan apabila Swiss gagal memanfaatkan peluang yang dimiliki.

Jika mampu mempertahankan konsistensi permainan dan memaksimalkan performa Johen Manzambi di lini serang, Swiss berpeluang besar melangkah ke babak 16 besar. Namun, Aljazair diyakini tidak akan menyerah begitu saja dalam upaya mencatat sejarah baru di Piala Dunia 2026.

 

source:youtube/@kompas.com

Editor : Carissa Emrys Fawnia
#Prediksi Skor Piala Dunia #Swiss vs Aljazair #Timnas Swiss #Timnas Aljazair #piala dunia 2026