BLITAR KAWENTAR – Fase grup Piala Dunia 2026 resmi berakhir dengan menghadirkan persaingan sengit di setiap grup. Sebanyak 32 negara bersaing memperebutkan tiket menuju babak gugur, baik melalui status juara grup, runner-up, maupun sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.
Hasil klasemen Piala Dunia 2026 menunjukkan sejumlah tim unggulan berhasil memenuhi ekspektasi dengan finis di posisi teratas grup masing-masing. Namun, tidak sedikit pula tim yang harus berjuang hingga laga terakhir untuk memastikan kelolosan ke babak 16 besar.
Persaingan ketat terlihat hampir di seluruh grup. Selisih poin yang tipis membuat banyak tim baru memastikan langkah mereka setelah pertandingan terakhir, sementara beberapa negara unggulan harus puas melaju melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Meksiko, Brasil, hingga Argentina Kuasai Grup
Di Grup A, tuan rumah Meksiko tampil sempurna dengan mengumpulkan sembilan poin untuk mengamankan status juara grup. Afrika Selatan menyusul sebagai runner-up dengan empat poin, sedangkan Korea Selatan dan Ceko harus mengakhiri perjalanan di fase grup.
Grup B dikuasai Swiss yang mengoleksi tujuh poin, sementara Kanada berhasil mengamankan posisi kedua dengan empat poin. Bosnia dan Qatar gagal menembus dua besar meski sempat memberikan perlawanan sengit.
Baca Juga: Rencana Pemungutan Suara Undang-Undang Kripto Clarity Act Segera Digelar di Senat AS
Pada Grup C, Brasil dan Maroko sama-sama mengoleksi tujuh poin. Brasil berhak menjadi juara grup, sedangkan Maroko finis sebagai runner-up. Skotlandia dan Haiti harus tersingkir setelah gagal bersaing.
Sementara itu, Amerika Serikat memimpin Grup D dengan enam poin. Australia mendampingi sebagai runner-up setelah mengumpulkan empat poin, unggul tipis atas Paraguay dan Turki.
Persaingan Ketat di Grup E hingga H
Grup E menjadi salah satu grup paling kompetitif. Jerman dan Pantai Gading sama-sama mengoleksi enam poin, tetapi Jerman berhak finis sebagai juara grup. Ekuador masih memiliki peluang lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik, sedangkan Curacao harus mengakhiri turnamen lebih awal.
Belanda tampil sebagai pemuncak Grup F dengan tujuh poin. Jepang mengikuti di posisi kedua dengan lima poin. Swedia dan Tunisia gagal menembus dua besar meski tampil cukup kompetitif sepanjang fase grup.
Di Grup G, Belgia dan Mesir sama-sama mengoleksi lima poin. Belgia keluar sebagai juara grup, sedangkan Mesir menempati posisi kedua. Iran dan Selandia Baru harus puas tersingkir.
Sementara itu, Spanyol menunjukkan dominasinya di Grup H dengan tujuh poin. Tanjung Verde berhasil mengamankan posisi runner-up, mengungguli Uruguay dan Arab Saudi yang gagal melaju ke babak berikutnya.
Prancis, Argentina, dan Inggris Tak Terbendung
Prancis menjadi tim paling dominan di Grup I setelah menyapu bersih seluruh pertandingan dan mengumpulkan sembilan poin. Norwegia menemani sebagai runner-up dengan enam poin.
Hal serupa juga ditunjukkan Argentina di Grup J. Tim peringkat pertama dunia itu mengoleksi sembilan poin untuk memastikan posisi puncak klasemen. Austria berada di posisi kedua, sedangkan Aljazair masih menjaga peluang melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Kolombia memimpin Grup K dengan tujuh poin, diikuti Portugal yang mengumpulkan lima poin. Kongo finis di posisi ketiga dengan empat poin dan akhirnya berhasil lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Di Grup L, Inggris keluar sebagai juara grup dengan tujuh poin, disusul Kroasia yang mengoleksi enam poin. Ghana masih mampu menjaga asa melalui jalur peringkat ketiga, sedangkan Panama harus tersingkir.
Delapan Peringkat Ketiga Terbaik Lolos
Selain juara grup dan runner-up, delapan tim juga memastikan tiket ke fase gugur melalui klasemen peringkat ketiga terbaik. Mereka adalah Kongo, Swedia, Ghana, Ekuador, Bosnia, Aljazair, Paraguay, dan Senegal.
Keberhasilan negara-negara tersebut menunjukkan bahwa peluang lolos tetap terbuka meski gagal finis di dua besar grup. Konsistensi mengumpulkan poin menjadi faktor utama dalam menentukan kelolosan.
Berakhirnya fase grup sekaligus membuka babak baru Piala Dunia 2026. Tim-tim yang lolos kini bersiap menghadapi pertandingan sistem gugur, di mana setiap laga menjadi penentuan untuk terus menjaga asa meraih gelar juara dunia.
Editor : Regina Gavin Agata