Mario Aji MotoGP Soroti Latihan Ekstrem Veda Ega Pakai Motor 600cc di Mandalika

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 17:37 WIB
Mario Aji MotoGP dibuat terpukau oleh aksi Veda Ega yang latihan ekstrem pakai motor 600cc di Mandalika. Simak ulasan lengkapnya di sini! (SC INSTAGRAM)
Mario Aji MotoGP dibuat terpukau oleh aksi Veda Ega yang latihan ekstrem pakai motor 600cc di Mandalika. Simak ulasan lengkapnya di sini! (SC INSTAGRAM)

BLITAR - Mario Aji MotoGP dan Veda Ega Pratama memanfaatkan masa jeda paruh musim kompetisi balap dunia dengan cara yang tidak biasa. Di saat mayoritas pembalap memanfaatkan libur musim panas untuk beristirahat, dua gladiator aspal kebanggaan Indonesia ini justru memilih jalur latihan privat berskala ekstrem di Sirkuit Internasional Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Aksi latihan Spartan tertutup tersebut dipersiapkan secara matang sebagai sarana memanaskan mesin fisik sekaligus mempertajam refleks bertanding. Langkah ini diambil sebelum keduanya kembali turun berlaga pada ajang Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone pada Agustus mendatang. Namun, atmosfer santai di paddock Mandalika seketika berubah tegang saat Veda Ega Pratama menunjukkan aksi luar biasa di atas lintasan.

Sorotan utama dalam sesi latihan tersebut tertuju pada aksi Veda yang langsung memacu motor supersport berkapasitas 600cc. Langkah ini terbilang sangat berani dan berisiko tinggi. Pasalnya, pembalap muda berusia 17 tahun tersebut merupakan kontestan reguler di kelas Moto3 yang sehari-harinya terbiasa mengendarai motor berkapasitas 250cc dengan bobot serta keluaran tenaga yang jauh lebih jinak.

Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Hadirkan Layanan Unggulan Pensiunan dan Wadah Silaturahmi Purna Tugas

Aksi Nekat Melompati Kapasitas Mesin

Perpindahan dari motor 250cc ke motor berkapasitas 600cc secara teori membutuhkan waktu adaptasi yang cukup panjang. Pembalap umumnya harus mempelajari kembali titik pengereman (breaking point), menyesuaikan ritme pembukaan tuas gas (throttle control), serta mengukur kekuatan fisik akibat bobot kendaraan yang jauh lebih berat.

Namun, hukum fisika dan teori balap seolah tidak berlaku bagi Veda. Tanpa melewati proses penyesuaian yang memakan waktu, pembalap asal Gunungkidul tersebut langsung tampil agresif sejak keluar dari pitlane. Veda mempertontonkan teknik pengereman lambat (late braking) yang sangat ekstrem di beberapa tikungan krusial Mandalika, seperti Tikungan 1 dan Tikungan 10, sembari menjaga kemiringan motor secara presisi.

Kemampuan Veda dalam mengendalikan tenaga besar motor 600cc tersebut membuktikan bakat alaminya yang luar biasa. Ia tak hanya mampu mengimbangi performa mesin yang buas, tetapi juga sanggup mendominasi kendali motor secara penuh tanpa mengalami kendala teknis maupun blunder di atas sirkuit.

Manuver Agresif dan Pukulan Psikologis

Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Hadirkan Layanan Unggulan Pensiunan dan Wadah Silaturahmi Purna Tugas

Ketegangan di Sirkuit Mandalika semakin memuncak ketika Veda berada di lintasan yang sama dengan sang senior, Mario Suryo Aji. Sebagai pembalap reguler di kelas Moto2 yang terbiasa menunggangi motor bermesin Triumph 765cc, Mario Aji sejatinya memegang peranan sebagai benchmark atau tolok ukur kecepatan bagi sang junior selama latihan berlangsung.

Secara di atas kertas, Mario Aji memiliki keunggulan pengalaman dan adaptasi yang jauh lebih matang dengan motor berkapasitas besar. Namun, realita di lintasan justru menyajikan pemandangan berbeda. Veda mampu menempel ketat laju sepeda motor Mario Aji dari tikungan ke tikungan, bahkan berulang kali memberikan tekanan untuk melakukan aksi overtake.

Aksi menawan dan tak terduga dari sang rookie tersebut tak ayal memberikan dampak psikologis mendalam di area paddock. Konsistensi Veda dalam melibas tikungan dengan kecepatan tinggi menggunakan motor 600cc menjadi bukti nyata akan pesatnya perkembangan kualitas pembalap muda Indonesia.

Latihan intensif di Mandalika ini menjadi pesan tegas bagi para pesaing mereka di kancah internasional. Dengan kondisi fisik yang prima serta mental bertanding yang terus terasah, Veda Ega Pratama dan Mario Aji dipastikan siap menyajikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama Indonesia pada lanjutan seri Grand Prix mendatang.

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Lensa Sport Arena
Mario Aji MotoGP Latihan Moto2 veda ega pratama moto3 2026 sirkuit mandalika