JAKARTA – Veda Ega Pratama kembali mencuri perhatian pada ajang Moto3 2026 setelah menampilkan performa impresif di Sirkuit Silverstone, Inggris. Pembalap muda asal Gunungkidul itu berhasil finis di posisi kesembilan meski memulai balapan dari grid ke-15. Hasil tersebut membuat Veda semakin kokoh di papan atas klasemen sementara Moto3 sekaligus menjaga peluang meraih gelar Rookie of the Year 2026.
Keberhasilan Veda Ega Pratama terasa semakin spesial karena rival utamanya, Hakim Danish asal Malaysia, gagal meraih poin usai mengalami kecelakaan saat balapan berlangsung. Tambahan tujuh poin membuat Veda kini mengoleksi 97 poin, hanya terpaut tiga angka untuk menembus 100 poin pada musim debutnya di Moto3 World Championship.
Tak hanya itu, performa pembalap berusia 17 tahun tersebut juga menuai pujian dari sejumlah tokoh penting dunia balap. Bahkan, bos Dorna Sports disebut menyebut Veda sebagai salah satu sosok yang membawa dampak besar terhadap perkembangan MotoGP di Asia Tenggara.
Baca Juga: Serapan Anggaran Bidang Konstruksi Baru 20 Persen, PUPR Kota Blitar Janji Genjot Bulan Ini
Bangkit dari Grid Belakang, Veda Tunjukkan Mental Juara
Memulai balapan dari posisi ke-15 bukan situasi yang mudah. Namun, Veda langsung menunjukkan kualitasnya sejak lampu start padam. Dengan start yang agresif namun tetap terukur, ia mampu menembus kelompok depan dan masuk ke zona 10 besar hanya dalam beberapa putaran awal.
Persaingan ketat di Silverstone sempat membuat Veda kehilangan waktu akibat insiden yang terjadi di rombongan depan. Meski demikian, ia tetap tenang menjaga ritme balapan, mengatur penggunaan ban, dan memilih momen yang tepat untuk melakukan overtake.
Strategi tersebut membuahkan hasil. Pada lap-lap terakhir, Veda kembali merangsek naik hingga akhirnya menyelesaikan balapan di posisi kesembilan sekaligus mengamankan tujuh poin penting bagi klasemen.
Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengaku puas dengan perjuangan anak asuhnya. Menurutnya, Veda memperlihatkan semangat pantang menyerah meski harus bertarung di grup kedua setelah kehilangan kontak dengan rombongan terdepan.
Bos Dorna Soroti Dampak Besar Veda
Penampilan konsisten Veda tidak hanya mendapat apresiasi dari timnya, tetapi juga menarik perhatian penyelenggara MotoGP.
Dalam transkrip video disebutkan bahwa CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, menilai persaingan antara Veda Ega Pratama dan Hakim Danish menjadi salah satu daya tarik Moto3 musim ini. Kehadiran pembalap Indonesia tersebut dinilai mampu meningkatkan antusiasme penonton, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Veda disebut bukan sekadar pembalap cepat, tetapi juga menjadi magnet baru bagi industri motorsport. Popularitasnya dianggap berkontribusi terhadap meningkatnya rating siaran televisi, interaksi media sosial, hingga bertambahnya basis penggemar MotoGP dari Indonesia.
Racecraft Veda Dipuji Pengamat MotoGP
Jurnalis MotoGP, Matt Bird, juga memberikan penilaian positif terhadap kemampuan Veda. Ia menilai pembalap Indonesia itu memiliki racecraft yang matang meski masih berstatus rookie.
Menurutnya, kemampuan Veda menyalip dari posisi ke-15 hingga finis di sembilan besar menunjukkan kecerdasan membaca jalannya balapan. Gaya balap agresif yang tetap rapi membuatnya menjadi salah satu talenta muda paling menjanjikan di Moto3.
Matt Bird bahkan berpendapat potensi Veda belum sepenuhnya terlihat karena keterbatasan paket motor Honda Team Asia. Ia yakin pembalap asal Wonosari itu mampu bersaing memperebutkan podium secara rutin apabila suatu saat mendapat motor yang lebih kompetitif.
Baca Juga: 10 Alasan Samsung Galaxy A07 Layak Dibeli, HP Rp1 Jutaan dengan Fitur Lengkap
Target 100 Poin di MotorLand Aragon
Hasil di Silverstone membuat Veda kini berada di posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 97 poin. Ia unggul atas Valentin Perrone dan memperlebar jarak dari Hakim Danish yang tertahan di peringkat kedelapan.
Pada klasemen Rookie of the Year, Veda menempati posisi kedua dengan 97 poin, berada di bawah Brian Uriarte yang mengoleksi 127 poin. Selisih tersebut masih sangat mungkin dipangkas pada seri-seri berikutnya.
Kesempatan terdekat hadir di Moto3 Aragon yang akan berlangsung pada 28–30 Agustus 2026. Sirkuit MotorLand Aragon bukan tempat asing bagi Veda karena sebelumnya pernah tampil di Red Bull Rookies Cup.
Dengan hanya membutuhkan tiga poin tambahan untuk mencapai 100 poin pada musim debutnya, peluang Veda memperkuat posisinya di papan atas sekaligus menjaga asa merebut gelar Rookie of the Year masih terbuka lebar. Jika mampu mempertahankan konsistensi seperti di Silverstone, bukan tidak mungkin pembalap muda Indonesia tersebut kembali menjadi sorotan di seri berikutnya.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Garuda Exclusive Story