Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perubahan Desil Bansos 2026, Benarkah Data Penerima Hanya Bisa Diubah BPS?

M
Penulis: M. Helmi Nurhisam❯
Perubahan desil bansos 2026 dibahas, mulai dari kewenangan BPS, proses pendataan, hingga sasaran PKH dan BPNT. (Pinterest)
Perubahan desil bansos 2026 dibahas, mulai dari kewenangan BPS, proses pendataan, hingga sasaran PKH dan BPNT. (Pinterest)

Advertisement

JAKARTA - Perubahan desil bansos 2026 menjadi hal penting bagi masyarakat yang ingin mengetahui kelayakan menerima bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Penentuan desil berkaitan dengan kondisi sosial ekonomi keluarga, sehingga data yang tercatat perlu sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Dalam penjelasan yang disampaikan melalui kanal YouTube Arfan Saputra Channel, perubahan desil tidak dapat dilakukan secara langsung hanya berdasarkan permintaan masyarakat atau keputusan aparat setempat. Data perlu melalui proses pengusulan dan penghitungan kembali oleh pihak yang berwenang.

Informasi tersebut juga membahas kemungkinan penyesuaian sasaran penerima bantuan sosial pada 2026 hingga 2027. Namun, penjelasan dalam video perlu dibedakan dari ketentuan resmi pemerintah yang telah ditetapkan.

Perubahan Desil Bansos Tidak Bisa Dilakukan Sembarangan

Desil merupakan pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial ekonomi. Pengelompokan ini digunakan untuk membantu menentukan kelompok masyarakat yang menjadi sasaran berbagai program bantuan.

Advertisement

Dalam video tersebut, masyarakat dijelaskan tidak bisa meminta perubahan desil secara langsung agar masuk ke kelompok penerima bantuan. Kepala desa, camat, dinas sosial, hingga kepala daerah juga disebut tidak memiliki kewenangan untuk langsung menetapkan penurunan desil seseorang.

Aparat setempat dapat menerima pengaduan, membantu memperbarui informasi, dan mengusulkan perbaikan data. Selanjutnya, informasi tersebut dapat diteruskan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) untuk diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

Dengan demikian, masyarakat yang merasa data kesejahteraannya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya perlu menempuh jalur pengaduan dan pembaruan data, bukan sekadar meminta perubahan peringkat.

BPS Melakukan Penghitungan Ulang Berdasarkan Kondisi Keluarga

Penentuan desil tidak hanya didasarkan pada satu indikator. Dalam penjelasan video, sejumlah faktor yang dipertimbangkan meliputi tingkat pendidikan, pekerjaan, kondisi rumah, serta kepemilikan aset.

Kondisi tempat tinggal, misalnya, dapat menjadi bagian dari informasi yang menggambarkan keadaan ekonomi keluarga. Hal-hal seperti jenis lantai, kondisi dinding, bangunan bertingkat, dan kepemilikan kendaraan turut disebut dalam pembahasan.

Karena itu, masyarakat perlu memberikan keterangan yang sesuai dengan keadaan sebenarnya ketika mengikuti proses pendataan. Informasi yang tidak akurat berisiko membuat gambaran kondisi sosial ekonomi keluarga menjadi kurang tepat.

Advertisement
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Arfan Saputra Channel

Artikel Terkait

Rumah Sudah Dijual tapi Belum Balik Nama, Bikin Desil Bansos Warga Blitar Bisa Berubah

Rumah Sudah Dijual tapi Belum Balik Nama, Bikin Desil Bansos Warga Blitar Bisa Berubah

Rumah sudah dijual tapi belum balik nama bisa jadi anomali DTSEN dan memengaruhi desil kesejahteraan warga.

Cara Cek Desil Bansos Online, Gunakan NIK Kepala Keluarga untuk Melihat Hasil

Cara Cek Desil Bansos Online, Gunakan NIK Kepala Keluarga untuk Melihat Hasil

Cara cek desil bansos online bisa dilakukan melalui Cekbans.go.id. Gunakan NIK kepala keluarga, isi captcha, lalu lihat hasil desil.

Cara Cek Desil DTKS Online dengan NIK, Ikuti Langkah-Langkahnya

Cara Cek Desil DTKS Online dengan NIK, Ikuti Langkah-Langkahnya

Cara cek desil DTKS online dapat dilakukan lewat aplikasi Bansos. Masukkan 16 digit NIK, klik Cari Data, dan lihat hasil desil.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer