
JAKARTA - Cara cek desil DTSEN menjadi langkah awal yang perlu diketahui orang tua peserta didik yang ingin melakukan pembaruan data untuk keperluan Program Indonesia Pintar (PIP). Dalam penjelasan Pak Gurwali, peserta didik yang berada pada desil 1 hingga 4 dapat mengajukan pembaruan data untuk proses pendaftaran PIP.
Desil merupakan pembagian kelompok masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan. Kelompok tersebut disusun mulai dari masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah hingga paling tinggi.
Untuk keperluan PIP, desil menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan. Dalam penjelasan tersebut, desil 1 sampai 4 disebut sebagai kelompok yang dapat melakukan pembaruan data untuk pendaftaran PIP. Sementara desil 5 hingga 10 disebut tidak dapat melakukan pembaruan untuk keperluan tersebut.
Baca Juga: Cara Cek Desil Bansos Online dengan NIK, Begini Langkah dan Cara Update Data
Cara Cek Desil DTSEN
Orang tua dapat melakukan pengecekan desil melalui layanan DTSEN. Langkah awal yang perlu dilakukan adalah mencari layanan cek desil melalui mesin pencari.
Setelah masuk ke layanan tersebut, pengguna diminta memasukkan NIK. Data tersebut kemudian digunakan untuk melihat informasi desil yang tercatat.
Jika hasil pengecekan menunjukkan desil 1 sampai 4, orang tua dapat melanjutkan proses pembaruan data. Namun, hasil desil bukan berarti peserta didik secara otomatis mendapatkan PIP.
Dalam penjelasan video, desil 1 sampai 4 juga disebut memiliki posisi penting dalam penerimaan sejumlah bantuan sosial. Sementara desil 5 masih dapat memiliki peluang untuk beberapa program bantuan, tetapi sifatnya terbatas.
Apabila orang tua merasa posisi desil yang tercantum tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, tersedia mekanisme pembaruan data. Proses ini dilakukan melalui layanan DTSEN Form.
Berkas yang Perlu Disiapkan
Pembaruan data dilakukan oleh orang tua peserta didik. Jika orang tua mengalami kesulitan dalam menggunakan layanan digital, proses pengisian dapat didampingi operator sekolah, kerabat yang memahami teknologi, atau pihak tempat fotokopi.
Pengisian data disebut membutuhkan waktu cukup panjang karena terdapat banyak informasi yang harus dilengkapi.



