Xiaomi 18 Pro Max Bawa Baterai 8.500 mAh dan Kamera 200 MP, Tapi Ada 3 Kekurangan

JAKARTA - Xiaomi 18 Pro Max disebut bakal menjadi smartphone flagship tertinggi Xiaomi pada 2026. Ponsel ini digadang-gadang membawa baterai silikon karbon 8.500 mAh, kamera 200 MP, serta chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dengan fabrikasi 2 nanometer.
Xiaomi 18 Pro Max juga disebut hadir tanpa varian Ultra. Dengan posisi tersebut, seluruh teknologi kelas atas diperkirakan akan dipusatkan pada model Pro Max. Namun, spesifikasi besar tersebut juga berpotensi membawa konsekuensi pada bobot, dimensi, dan harga perangkat.
Pembahasan mengenai ponsel ini menyebut enam keunggulan utama. Di sisi lain, ada tiga kekurangan yang patut dipertimbangkan calon pembeli sebelum memutuskan untuk meminangnya ketika resmi tersedia.
Baca Juga: PKH Agustus 2026 Belum Cair? Ini Penyebab dan Cara Cek Status KPM
Xiaomi 18 Pro Max Punya Dua Layar
Salah satu fitur yang menjadi sorotan adalah penggunaan dua layar. Layar utama Xiaomi 18 Pro Max disebut berukuran 6,9 inci dengan resolusi 2K OLED dan panel LTPO dari TCL CSOT.
Di bagian belakang, terdapat layar kedua berukuran 4 inci dengan panel RGB OLED dan refresh rate 120 Hz. Layar tambahan ini disebut bisa digunakan untuk preview foto dan mengecek notifikasi.
Perlindungan layarnya juga disebut menggunakan Xiaomi Crystal Glass. Selain itu, perangkat diklaim mendukung Dolby Vision dan teknologi privasi display.
Untuk performa, Xiaomi 18 Pro Max disebut menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dengan fabrikasi 2 nanometer. Chipset tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR6X serta penyimpanan UFS 5.
Performa tinggi itu juga didukung sistem pendingin vapor chamber berukuran besar. Kombinasi tersebut diproyeksikan mampu menunjang penggunaan berat, termasuk menjalankan game dengan kebutuhan performa tinggi.
Baterai Jumbo dan Kamera Leica
Sektor baterai menjadi salah satu daya tarik terbesar. Xiaomi 18 Pro Max disebut membawa baterai silikon karbon berkapasitas 8.500 mAh. Pengisian dayanya juga diklaim mencapai 100 watt.
Selain itu, terdapat chip GT1 yang disebut membantu manajemen baterai sekaligus memperkuat kemampuan penerimaan sinyal.



