DUKUNGAN: Legislator PDI Perjuangan, Erma Susanti (dua dari kiri) dan Sekda Kabupaten Blitar, Khusna Lindarti (tiga dari kiri) saat menikmati keseruan coffee festival pada Minggu (23/8).
BLITAR KAWENTAR - Kemirigede Cultural Night Festival dan Merdeka Coffee Trail Run 2026 menjadi panggung perpaduan budaya, olahraga, kopi, hingga ekonomi kreatif di Desa Wisata Kemirigede, Kecamatan Kesamben. Kegiatan dengan tema ‘Merayakan Kemerdekaan melalui Budaya, Sport Tourism, dan Ekonomi Kreatif Desa Wisata’ tersebut mengusung semangat merayakan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus mengenalkan potensi desa wisata.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari, Sabtu (22/8) dan Minggu (23/8), dengan melibatkan pemerintah, komunitas, pelaku UMKM, hingga masyarakat setempat. Konsep tersebut dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga upaya mendorong pengembangan sport tourism dan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Hari pertama, kegiatan diisi festival kuliner, coffee expo, pameran produk desa, workshop kopi, hingga pertunjukan seni tradisional. Sementara itu, hari kedua menjadi momentum bagi para pencinta olahraga melalui Merdeka Coffee Trail Run 2026. Sekitar 700 peserta mengikuti kategori 7K dan 15K dengan flag off pada pukul 06.00 WIB oleh Bupati Blitar, Rijanto.
Baca Juga: Toyota Kijang Kapsul 2026 Dibanderol Rp80 Juta, Tawarkan Kabin Luas dan Praktis
Jalur yang disiapkan memanfaatkan lanskap Desa Kemirigede, mulai persawahan, perkebunan kopi, sungai, perbukitan, hutan desa, hingga sejumlah spot foto menarik sebelum peserta kembali menuju area festival.
Hadirnya festival ini diharapkan memberikan dampak langsung terhadap perekonomian warga. Mulai peningkatan omzet UMKM dan pelaku kuliner, promosi kopi lokal, hingga perluasan pasar produk ekonomi kreatif.
Legislator PDI Perjuangan, Erma Susanti mengungkapkan, salah satu bentuk promosi Desa Wisata Kemirigede adalah konsep sport tourism. Pasalnya, konsep ini mampu menggerakkan potensi dari berbagai sektor, mulai atlet dari berbagai kota hingga para pelaku UMKM dari Desa Kemirigede.
Baca Juga: Perkuat Literasi Jaminan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Insan Media Se-Jawa Timur
“Tentunya kita harus promosi. Selain wisatanya yang bagus, kita menikmati kopinya yang enak. Ini ada trail runnya dan diselenggarakan di kawasan Embung Gogoniti,” ujar perempuan yang bertugas di Komisi B DPRD Jawa Timur ini.
Menurutnya, trail run mampu menarik perhatian banyak pelari karena menjadi salah satu hobi generasi muda, sehingga perpaduan olahraga dengan potensi wisata alam dan komoditas kopi, bisa semakin mengangkat potensi yang dimiliki Desa Kemirigede. Salah satu dampak positifnya adalah efek berantai promosi keindahan kawasan Embung Gogoniti melalui jejaring para peserta dari berbagai kota. Tak hanya di Desa Kemirigede, pengembangan sport tourism dan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal harapannya juga mengangkat kembali 26 desa wisata di Kabupaten Blitar.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Khusna Lindarti sangat mengapresiasi gelaran Kemirigede Cultural Night Festival dan Merdeka Coffee Trail Run 2026. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu mengenalkan kembali potensi Desa Kemirigede hingga menggerakkan perekonomian desa melalui promosi yang kreatif.
Baca Juga: Polytron Fox R Dibanderol Murah, Punya Jarak Tempuh 100 Km tapi Ada Catatan
“Adanya kolaborasi ini betul-betul sangat berdampak positif kepada warga masyarakat. Salah satunya bisa mengenalkan adanya wisata Embung Gogoniti yang dikemas sedemikian rupa untuk menarik perhatian masyarakat,” ungkapnya.
Melalui Kemirigede Cultural Night Festival dan Merdeka Coffee Trail Run 2026, harapannya Desa Kemirigede semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang memiliki kekuatan pada budaya dan potensi alam. Terlebih, konsep sport tourism memungkinkan wisatawan bisa merasakan langsung karakter lanskap Desa Kemirigede melalui event trail run. (ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah