Raih Juara Duta Genre Kota Blitar 2026, Ainindya Fokus Tekan Pernikahan Dini

M. Subchan Abdullah • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 14:00 WIB
PEDULI: Ainindya Apriliyana Putri menggalakkan edukasi kepada remaja tentang bahaya pergaulan bebas.
PEDULI: Ainindya Apriliyana Putri menggalakkan edukasi kepada remaja tentang bahaya pergaulan bebas.

BLITAR KAWENTAR – Menjadi pelajar bukan alasan bagi Ainindya Apriliyana Putri untuk hanya berfokus pada prestasi akademik. Gadis 17 tahun tersebut justru aktif mengambil peran sebagai agen perubahan bagi remaja di Kota Blitar.

Di tengah kesibukannya membagi waktu antara sekolah, organisasi, dan berbagai kegiatan pengembangan diri, Ainindya berhasil meraih posisi pertama dalam ajang Duta Genre Kota Blitar 2026.

Pencapaian tersebut menjadi langkah awal bagi Ainindya untuk menjalankan misi yang lebih besar. Dia ingin memberikan kontribusi bagi remaja sekaligus ikut menekan angka pernikahan dini di Kota Blitar melalui sosialisasi dan edukasi.

Baca Juga: Update Desil Kota Blitar Melonjak, BPS Layani hingga 50 Warga Sehari, Didominasi Lansia

“Motivasi saya mengikuti ajang Duta Genre ini tentunya saya ingin membawa perubahan yang lebih baik untuk remaja Kota Blitar. Saya ingin melakukan kontribusi di Kota Blitar dengan cara menjadi agent of change bagi teman sebaya,” ungkapnya.

Bagi Ainindya, menjadi Duta Genre memberikan ruang yang lebih luas untuk menyampaikan berbagai edukasi kepada teman sebaya. Menurutnya, persoalan remaja tidak selalu harus dibicarakan melalui cara formal.

Edukasi justru perlu dikemas dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari remaja. Cara tersebut dinilai dapat membuat mereka lebih nyaman menerima informasi sekaligus memperluas jangkauan pesan yang disampaikan.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Kota Blitar Tak Lagi Terima MBG dari Penyedia Luar, Bakal Masak Sendiri

Ketika namanya diumumkan sebagai pemenang pertama Duta Genre Kota Blitar, Ainindya mengaku bersyukur sekaligus tidak menyangka bisa berada di posisi tersebut.

Dukungan keluarga turut menjadi salah satu kekuatan baginya. Sang ibu bahkan memberikan pesan agar Ainindya tetap bertanggung jawab setelah mendapatkan amanah sebagai Duta Genre.

“Semangat, Kak. Mama yakin Kakak bisa, tetap tanggung jawab dalam mengemban amanah,” begitu pesan yang diterimanya dari sang ibu.

Ainindya memilih fokus pada isu remaja bukan tanpa alasan. Dari pengamatannya sebagai pelajar, salah satu tantangan yang cukup krusial saat ini adalah pergaulan bebas yang berlangsung melalui ruang online.

Media sosial, menurutnya, dapat menjadi pintu awal bagi remaja untuk mengenal lingkungan maupun pertemanan baru. Jika tidak bijak dalam memilih pergaulan, kondisi tersebut dapat membawa remaja pada berbagai perilaku negatif.

Dia mencontohkan sejumlah persoalan seperti penyalahgunaan NAPZA, judi online, hingga seks bebas.

Baca Juga: Perubahan APBD 2026 Dikebut, Dewan Blitar Minta September Sudah Ditetapkan agar Program Tak Terlamba

Karena itu, edukasi kepada remaja dinilai tidak cukup jika hanya dilakukan dengan metode konvensional. Ainindya memilih memanfaatkan media yang memang dekat dengan kehidupan remaja.

Materi Generasi Berencana (Genre) nantinya akan dikemas melalui permainan maupun konten Instagram yang menarik dan mengikuti tren.

“Saya yakin cara tersebut dapat membuat remaja lebih nyaman menerima informasi. Edukasi pun bisa menyebar lebih luas melalui media yang memang dekat dengan keseharian mereka,” katanya.

Baca Juga: Panahan Kota Blitar Bidik Borong Medali di POPDA Jatim 2026, Latihan Hampir Setiap Hari

Selain edukasi, Ainindya juga membawa program unggulan bernama CERDAS. Program tersebut berfokus pada upaya menekan angka pernikahan dini di Kota Blitar.

Kegiatan dalam program tersebut meliputi sosialisasi serta survei kesehatan reproduksi secara rutin kepada remaja putri di Kota Blitar.

Ainindya berharap program tersebut dapat menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai pentingnya merencanakan masa depan serta mengambil keputusan secara bijak.

Di tengah kesibukannya menjalankan berbagai kegiatan, Ainindya tetap berstatus sebagai siswa SMA. Selain menjadi Duta Genre Kota Blitar 2026, dia juga menyandang peran sebagai Putri SMASA 2026.

Untuk menjaga seluruh aktivitas tetap berjalan beriringan, Ainindya menerapkan skala prioritas. Setiap kegiatan dicatat berdasarkan tingkat urgensinya sehingga dia dapat menentukan tugas yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

Bagi Ainindya, kesibukan tersebut bukan menjadi hambatan. Justru dari berbagai peran yang dijalani, dia belajar mengatur waktu sekaligus menjalankan amanah untuk memberikan kontribusi bagi lingkungan sekitarnya.  (*/c1/ady)

Editor : Azahra Meilisani Salma
ainindya apriliyana putri Duta Genre pernikahan dini remaja Kota Blitar