JAKARTA - Perbedaan Kono dan Hario menjadi pembahasan utama dalam video di Channel Tentang Kopi. Keduanya sama-sama memiliki bentuk penyeduh yang menyerupai V60, tetapi terdapat sejumlah perbedaan pada desain, kertas filter, ukuran lubang bagian bawah, hingga karakter hasil seduh yang dihasilkan.
Dalam video tersebut, pembuat konten terlebih dahulu membahas Kono. Ia menjelaskan bahwa ketika membeli penyeduh Kono, kertas filter belum termasuk dalam paket. Sementara itu, perlengkapan yang disertakan adalah penyeduh dan sendok takar.
Hal lain yang disoroti adalah bahan penyeduh Kono yang terbuat dari plastik. Karena digunakan untuk menyeduh kopi menggunakan air panas, pengguna disarankan memperhatikan keterangan mengenai batas suhu pada produk.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Masih Aktif Padahal HRD Sudah Nonaktifkan, Ternyata Ini Penyebabnya
Pada bagian produk yang diperlihatkan dalam video terdapat tulisan berbahasa Jepang serta kode model MDN21 dengan warna BL. Pembuat video menyebut dirinya menangkap keterangan mengenai angka 90 derajat Celsius. Namun, ia menegaskan bahwa pemahamannya tersebut merupakan perkiraan berdasarkan tulisan yang dilihat pada produk.
Ia juga membandingkan sejarah desain Kono dengan V60. Menurut penjelasan dalam video, Kono sudah dibuat pada 1973 dan menjadi salah satu penyeduh yang lebih dahulu menggunakan bentuk seperti tersebut. Perusahaan pembuatnya disebut berasal dari Jepang dan melakukan riset selama lima tahun sebelum produk dijual.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Masih Aktif Padahal Sudah Tidak Bekerja? Ini Penjelasannya
Perbedaan Kertas Filter Kono dan Hario
Perbedaan Kono dan Hario juga terlihat pada kertas filter. Dalam video, kertas filter Kono dibandingkan dengan filter berwarna putih dari Hario maupun Tiamo. Pembuat video menilai bahan filter Kono terasa berbeda dan lebih tipis ketika dibandingkan dengan filter yang diperlihatkan.
Salah satu hal yang dianggap menjadi keunggulan filter Kono adalah tidak perlu dibilas terlebih dahulu sebelum digunakan. Menurut pengalaman pembuat video, filter tersebut tidak meninggalkan aroma atau rasa kertas yang mengganggu karakter kopi meskipun tidak melalui proses pembilasan.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Masih Aktif Padahal Sudah Resign, Kapan Bisa Klaim JHT?
Hal tersebut berbeda dengan filter Hario atau Tiamo yang menurutnya perlu dibilas menggunakan air panas sebelum digunakan. Ia menyebut aroma kertas dan pemutih masih cukup terasa pada air bilasan filter yang digunakannya. Namun, ia juga mengakui belum mengetahui secara pasti proses produksi yang membuat perbedaan tersebut terjadi.
Perbedaan berikutnya terdapat pada bagian dinding penyeduh. Kono disebut memiliki bagian dinding yang lebih polos, sedangkan Hario V60 mempunyai alur-alur pada permukaannya. Menurut penjelasan dalam video, desain tersebut berpengaruh terhadap jalur udara dan aliran air ketika proses penyeduhan berlangsung.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Masih Aktif Setelah Resign? Ini yang Perlu Dicek di JMO
Pada Kono, kertas filter disebut menempel lebih rapat pada bagian dinding sehingga jalur udara di sisi tersebut lebih terbatas. Sementara pada Hario V60, alur pada dinding memberikan ruang bagi udara dan air untuk bergerak di sekitar filter.
Pengaruh Desain terhadap Hasil Seduhan
Pembuat video mengatakan telah mencoba menggunakan gramasi kopi dan suhu air yang sama pada Kono dan Hario V60. Menurut pengalamannya, proses pada Kono berlangsung lebih lama. Air disebut lebih lama bersentuhan dengan bubuk kopi sehingga proses ekstraksi berlangsung berbeda.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Masih Aktif Padahal Sudah Resign, Ini Penyebabnya
Ukuran lubang bagian bawah juga menjadi pembeda. Dalam video disebutkan diameter lubang Hario sekitar 1,7 sentimeter, sedangkan Kono sekitar 1 sentimeter. Perbedaan tersebut ikut dikaitkan dengan karakter aliran air selama proses penyeduhan.
Dari sisi penggilingan, pembuat video menggunakan grinder Porlex. Jika untuk V60 ia menggunakan pengaturan enam klik sebelum posisi mentok, untuk Kono ia biasa menggunakan tujuh atau delapan klik sebelum mentok.
Baca Juga: Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan Online JMO, Awali dengan Cek Saldo JHT
Menurut pengalaman yang disampaikan, ketika waktu seduh dibuat sama, hasil seduhan Kono terasa lebih menonjolkan karakter fruity dan rasa asam dari kopi.
Video tersebut juga membahas metode penyeduhan yang digunakan dalam materi Kono. Salah satunya disebut percolation, dengan kopi digiling lebih kasar dan air menetes secara perlahan. Waktu seduhnya dapat mencapai sekitar tujuh hingga delapan menit. Rasio yang disebutkan dalam video berada di kisaran 1:10 atau 1:12, meski pembuat video menyampaikan bahwa angka tersebut tidak diingat secara pasti.
Dengan berbagai perbedaan tersebut, Kono dan Hario V60 memiliki karakter desain serta aliran air yang tidak sama. Perbedaan filter, dinding penyeduh, ukuran lubang, dan pengaturan gilingan menjadi beberapa aspek yang perlu diperhatikan ketika membandingkan keduanya.
Baca Juga: Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan di JMO, Cukup Beberapa Langkah dari HP
Course: YouTube @RayMaringka
Editor : Agnes Adelia Hernanda