Tecno Pova 8 Pro 5G Naik Kelas, Bawa AMOLED 144Hz dan Baterai 6.500 mAh

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 18:55 WIB
Tecno Pova 8 Pro 5G membawa AMOLED 144Hz, Dimensity 7400, kamera OIS 50 MP, baterai 6.500 mAh, dan fitur Alive Matrix.(Pinterest)
Tecno Pova 8 Pro 5G membawa AMOLED 144Hz, Dimensity 7400, kamera OIS 50 MP, baterai 6.500 mAh, dan fitur Alive Matrix.(Pinterest)

JAKARTA - Tecno Pova 8 Pro 5G hadir dengan membawa perubahan cukup besar dibanding generasi sebelumnya. Bukan hanya soal spesifikasi, smartphone ini juga disebut mengalami kenaikan harga yang signifikan di tengah meningkatnya harga komponen ponsel.

Saat video Review Gadgetin dibuat, harga resmi Tecno Pova 8 Pro 5G memang belum diketahui. Namun, David menyebut ada bocoran harga di kisaran Rp5,5 juta hingga Rp5,9 juta. Jika angka tersebut benar, posisi Pova 8 Pro sudah masuk kelas yang lebih kompetitif dibanding generasi Pova sebelumnya.

Karena itu, perangkat ini tidak lagi cukup hanya menawarkan performa gaming. Pova 8 Pro 5G harus memberikan paket yang lengkap agar mampu bersaing dengan sejumlah smartphone lain di kelas harga tersebut.

Dari sisi spesifikasi, Pova 8 Pro 5G hadir dalam satu konfigurasi untuk pasar Indonesia, yakni RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB. Penyimpanannya menggunakan UFS 2.2. Sementara chipset yang digunakan adalah MediaTek Dimensity 7400.

Tecno juga membekali perangkat dengan P1 Graphic Chip yang diklaim membantu pengalaman gaming hingga 144 FPS. Fitur tersebut menjadi salah satu pembeda yang ingin ditonjolkan Tecno pada lini Pova 8 Pro 5G.

Baca Juga: 10 HP Oppo RAM 8/256 GB, Ada yang Baterai 7.000 mAh

AMOLED 144Hz dan Alive Matrix

Salah satu peningkatan paling terasa terdapat pada bagian layar. Tecno Pova 8 Pro 5G menggunakan panel AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1,5K dan refresh rate 144Hz.

Layar tersebut juga dilengkapi Corning Gorilla Glass 7i. Tingkat kecerahannya dinilai lebih baik dibanding Pova 8 versi reguler, termasuk ketika digunakan di bawah sinar matahari.

Perangkat juga membawa fingerprint yang terintegrasi di dalam layar. Respons getar ketika mengetik maupun menggunakan fingerprint turut mendapat penilaian positif karena terasa lebih tegas.

Di bagian belakang, Tecno mempertahankan karakter desain Pova yang terlihat berbeda dari smartphone pada umumnya. Warna Tundra Green memiliki nuansa hijau dengan sentuhan abu-abu sehingga tampil lebih kalem.

Ornamen bergaya gaming memenuhi bagian belakang bodi. Ada berbagai tulisan dan pola yang membuat perangkat terlihat kompleks. Material bodinya menggunakan polikarbonat.

Fitur lain yang menjadi perhatian adalah Alive Matrix. Sistem ini menggunakan titik-titik LED di bagian belakang untuk menampilkan animasi dan informasi tertentu.

Pengguna dapat memilih berbagai animasi, membuat pola sendiri, hingga menggunakannya untuk notifikasi, indikator pengisian daya, timer, dan beberapa fungsi lainnya. Ada pula fitur permainan seperti pengacak nomor yang dapat digunakan dengan menggoyangkan perangkat.

Konsep Alive Matrix sekilas mengingatkan pada sistem lampu belakang Nothing Phone. Namun, pada Pova 8 Pro 5G fitur tersebut dikemas dengan karakter gaming yang lebih kuat.

Selain itu, terdapat sebuah tombol khusus di bagian samping. Dengan menekan dan menahannya, tombol tersebut dapat digunakan untuk membuka kamera. Fungsinya juga bisa dikustomisasi untuk merekam video, mute, screen record, atau membuka aplikasi tertentu.

Baca Juga: HP Oppo RAM 8/256 GB Terbaik 2026, Ini 10 Pilihan dan Harganya

Performa Gaming dan Kamera

Untuk performa, MediaTek Dimensity 7400 menghasilkan skor AnTuTu di kisaran 800 ribu hingga 900 ribu berdasarkan pengujian dalam video.

Saat bermain game, Pova 8 Pro 5G mampu mencapai hingga 120 FPS dalam pengujian tertentu, meski tidak selalu berjalan benar-benar mulus. Ada beberapa penurunan frame sebelum kembali naik.

Pada Genshin Impact, performanya berada di kisaran 35–45 FPS. Setelah digunakan bermain sekitar 30 menit, suhu perangkat berada di sekitar 42 derajat Celsius.

Salah satu pendukungnya adalah sistem pendingin dengan vapor chamber yang disebut lebih besar dibanding perangkat pembandingnya. Menurut David, kemampuan gaming menjadi salah satu keunggulan Pova 8 Pro 5G dibanding Tecno Camon 50 Pro, meskipun keduanya menggunakan prosesor yang sama.

Untuk kamera utama, perangkat menggunakan sensor Sony LYT-700C 50 MP dengan OIS. Hasil foto dinilai memiliki detail yang baik, warna cukup natural, dan tetap mampu menghasilkan gambar yang terang dalam kondisi indoor maupun malam.

Kamera ultrawide 8 MP menjadi bagian yang kualitasnya lebih rendah. Detail terlihat lebih halus dan hasil gambar cenderung lebih gelap dibanding kamera utama.

Kamera depan juga menjadi salah satu bagian yang menarik. Perekaman video dapat mencapai 4K 30fps dan sudah dilengkapi stabilisasi. Hasilnya dinilai cukup tajam dan stabil, meskipun bidang pandangnya sedikit lebih sempit.

Selain itu, Pova 8 Pro 5G membawa baterai 6.500 mAh dengan pengisian cepat 45W. Fitur lain yang tersedia meliputi NFC, IR blaster, gyroscope, IP68 dan IP69K. Perangkat belum mendukung wireless charging.

Dengan kombinasi tersebut, Tecno Pova 8 Pro 5G mempertahankan karakter sebagai smartphone allrounder dengan sentuhan gaming. Masalah utamanya justru berada pada harga. Jika berada di kisaran Rp5,5 juta hingga Rp5,9 juta, perangkat ini harus berhadapan dengan sejumlah ponsel lama yang masih tersedia dan menawarkan paket serupa.

David menyebut beberapa alternatif seperti Tecno Camon 50 Pro, Infinix Note 60 Pro, Samsung A57, dan Redmi Note 15 Pro. Jika stok model-model tersebut mulai habis dan harga ikut naik, posisi Pova 8 Pro 5G berpotensi menjadi lebih menarik.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : gadgetin
Dimensity 7400 HP gaming Tecno Pova 8 Pro Alive Matrix Tecno Pova 8 Pro 5G