JAKARTA - Samsung Galaxy A37 menjadi salah satu pilihan ponsel kelas menengah yang menarik perhatian setelah harganya dilaporkan turun hingga di bawah Rp5 juta untuk varian penyimpanan terendah. Namun, penurunan harga tersebut belum otomatis menjadikannya pilihan ideal bagi semua pengguna.
Dalam ulasan kanal YouTube Kuliah Sore bareng L, Galaxy A37 diuji dari berbagai sisi, mulai dari desain, layar, performa gaming, daya tahan baterai, hingga kemampuan kamera. Hasil pengujian menunjukkan ponsel ini cukup memadai untuk aktivitas harian, tetapi memiliki sejumlah catatan ketika digunakan bermain gim dan merekam video.
Saat pertama diluncurkan, Galaxy A37 dibanderol mulai Rp6,6 juta untuk varian penyimpanan terendah dan Rp7,3 juta untuk kapasitas lebih tinggi. Ketika ulasan dibuat, harga pasar untuk varian terendah disebut sudah berada di bawah Rp5 juta.
Harga tersebut membuat performa dan fitur yang ditawarkan menjadi pertimbangan penting sebelum membeli.
Baca Juga: Edukasi Rabies di Blitar, Siswa SD Diajak Kenali Bahaya Gigitan Hewan
Performa Gaming Samsung Galaxy A37
Galaxy A37 menggunakan chipset Exynos 1480 dengan fabrikasi 4 nanometer. Ponsel ini juga dibekali RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 3.1.
Dalam pengujian AnTuTu, reviewer menyebut skornya berada di kisaran jutaan rendah. Meski demikian, angka tersebut tidak dijabarkan secara pasti dalam ulasan. Reviewer menilai performanya belum terlalu menonjol jika dibandingkan dengan harga awal perangkat.
Pengujian gim memperlihatkan hasil yang berbeda-beda. Saat memainkan Mobile Legends dengan pengaturan Ultra dan Super Frame Rate, Galaxy A37 mencatat rata-rata sekitar 85 FPS. Angka tersebut masih berfluktuasi dan belum konsisten menyentuh 90 FPS.
Sementara itu, PUBG Mobile dijalankan menggunakan pengaturan Smooth dan Extreme. Hasilnya, ponsel mampu mencatat rata-rata sekitar 58 FPS dengan performa yang dinilai cukup stabil. Perangkat ini juga dilengkapi sensor giroskop hardware.
Untuk gim yang lebih berat, seperti Genshin Impact, reviewer menggunakan pengaturan grafis paling rendah. Rata-rata frame rate berada di sekitar 40 FPS, tetapi sesekali turun hingga belasan FPS ketika terjadi pertarungan dengan banyak efek visual.
Hasil tersebut menunjukkan Galaxy A37 masih dapat digunakan untuk bermain gim, tetapi pengalaman yang diperoleh bergantung pada judul dan pengaturan grafis. Untuk penggunaan harian, performanya dinilai cukup lancar.
Kamera Galaxy A37 dan Catatan Perekaman Video
Samsung Galaxy A37 membawa tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP dengan sensor Sony IMX906, kamera ultrawide 8 MP, serta kamera makro 5 MP. Sementara itu, kamera depannya memiliki resolusi 12 MP.
Dalam pengambilan foto, reviewer menilai kamera utama mampu menghasilkan detail yang tajam dengan rentang dinamis yang luas. Karakter warna yang dihasilkan juga disebut mengikuti ciri khas Samsung.
Warna langit biru terlihat cukup kuat, sedangkan warna objek lain cenderung relatif normal. Hasil foto pemandangan dinilai dapat memberikan tampilan yang menarik, meski penilaian akhir tetap bergantung pada selera pengguna.
Kemampuan perekaman video memiliki beberapa batasan. Kamera utama dapat merekam video hingga resolusi 4K pada 30 FPS, tetapi mode tersebut hanya tersedia pada kamera utama. Pengguna tidak dapat merekam video 4K30 menggunakan kamera ultrawide.
Untuk perekaman Full HD 30 FPS, perpindahan dari kamera utama ke ultrawide disebut belum terasa mulus. Kamera ultrawide juga dapat digunakan pada Full HD 30 FPS, tetapi tidak mendukung Full HD 60 FPS.
Kamera depan mendukung perekaman 4K30 maupun Full HD. Reviewer menyebut wajah masih terlihat saat pengambilan gambar dengan kondisi cahaya dari belakang. Kualitas mikrofon juga menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan pengguna yang sering membuat video.
Baca Juga: Makam Bung Karno Kini Hidup 24 Jam, Ada Doa Bersama Tiap Jumat Legi dan Ahad Kliwon
Layar dan Desain yang Mirip Galaxy A57
Dari sisi tampilan, Galaxy A37 memiliki desain yang disebut menyerupai Galaxy A57. Bodinya mengusung sisi datar, permukaan mengilap, serta modul kamera belakang yang disusun vertikal.
Ponsel ini memiliki layar Super AMOLED berukuran 6,7 inci dengan resolusi Full HD+ 1080 × 2340 piksel. Refresh rate mencapai 120 Hz, sedangkan tingkat kecerahan puncaknya diklaim mencapai 1.900 nits.
Reviewer menilai layar mampu menampilkan gambar yang tajam, warna yang hidup, dan warna hitam yang pekat. Kecerahan layar juga dinilai cukup untuk penggunaan di luar ruangan. Meski demikian, bezel bagian bawah terlihat lebih tebal dibandingkan sisi lainnya.
Lapisan pelindung layar disebut menggunakan Corning Gorilla Glass Victus+. Sensor sidik jari optik yang tertanam di bawah layar menjadi salah satu catatan karena responsnya dinilai agak lambat.
Galaxy A37 juga memiliki sertifikasi IP68. Dalam ulasan, perangkat disebut memiliki ketahanan terhadap air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Namun, fitur tersebut tidak berarti ponsel kebal terhadap semua kondisi air atau kerusakan.
Baterai 5.000 mAh dan Dukungan Pembaruan
Galaxy A37 dibekali baterai 5.000 mAh dengan dukungan pengisian daya 45 watt. Dalam pengujian selama satu jam, pemutaran YouTube mengurangi daya sekitar 6 persen, sedangkan penggunaan TikTok selama satu jam mengurangi daya sekitar 7 persen.
Saat digunakan bermain Mobile Legends selama satu jam, baterai berkurang sekitar 15 persen. Reviewer juga mencatat pengisian daya dari nol hingga penuh membutuhkan waktu sekitar satu jam 15 menit.
Untuk konektivitas, perangkat mendukung Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, NFC, dual SIM, serta USB-C 2.0 dengan OTG. Ponsel ini tidak menyediakan slot microSD.
Galaxy A37 menjalankan One UI 8.5 berbasis Android 16. Dalam ulasan, Samsung disebut menjanjikan enam kali pembaruan Android utama dan enam tahun pembaruan keamanan.
Dukungan perangkat lunak tersebut menjadi salah satu hal yang dapat dipertimbangkan pengguna yang ingin memakai ponsel dalam jangka panjang. Galaxy AI juga tersedia, meski dengan fitur yang lebih terbatas dibandingkan perangkat flagship. Hasil penyuntingan foto generatif terkadang dinilai masih terlihat kurang rapi.
Secara keseluruhan, Samsung Galaxy A37 menawarkan layar yang mumpuni, baterai berkapasitas besar, kamera utama yang dinilai baik untuk foto, serta dukungan pembaruan perangkat lunak yang panjang. Di sisi lain, performa gaming belum selalu stabil pada gim berat dan kemampuan videonya memiliki sejumlah batasan.
Dengan harga pasar yang disebut sudah di bawah Rp5 juta untuk varian terendah, keputusan membeli Galaxy A37 dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Pengguna yang mengutamakan pemakaian harian, kamera foto, dan dukungan perangkat lunak mungkin akan mempertimbangkannya secara berbeda dibandingkan pengguna yang lebih memprioritaskan performa gaming atau fleksibilitas perekaman video.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Kuliah Sore