JAKARTA - Google Pixel 9 Pro XL akhirnya tiba dan menjalani sesi unboxing dalam sebuah video review. Varian yang digunakan merupakan versi Malaysia dengan kapasitas penyimpanan 256GB. Ponsel ini hadir dengan desain baru, RAM 16GB, tiga kamera belakang, serta sejumlah fitur yang menjadi daya tarik Pixel 9 Series, termasuk Add Me.
Google Pixel 9 Pro XL menjadi model dengan layar 6,8 inci dalam lini Pixel 9 Pro. Dalam transkrip, varian Pro reguler dengan layar 6,3 inci disebut belum tersedia saat itu sehingga reviewer memilih versi XL. Selain Pixel 9 Pro XL, Google juga memiliki Pixel 9 reguler dan Pixel 9 Pro Fold.
Dari sisi desain, Pixel 9 Pro XL mengalami perubahan cukup besar dibanding Pixel 7 Pro. Bagian belakang menggunakan material dengan tekstur matte, sedangkan frame samping dibuat datar dan mengilap. Kombinasi tersebut membuat reviewer melihat adanya kemiripan dengan desain iPhone, meski Google tetap mempertahankan identitasnya melalui modul kamera berbentuk kapsul memanjang.
Baca Juga: Realme 15 5G vs Realme 15 Pro 5G, Ini Perbedaan Chipset, Kamera, dan Harganya
Pixel 9 Pro XL tersedia dalam beberapa pilihan warna, yakni Porcelain, Obsidian, Hazel, dan Rose Quartz. Untuk penyimpanan, terdapat pilihan 128GB, 256GB, 512GB, hingga 1TB. Harga varian 128GB berdasarkan patokan harga Singapura dalam video disebut sekitar Rp20 juta. Jika dibawa ke Indonesia, reviewer memperkirakan pengguna perlu menyiapkan anggaran lebih besar karena adanya biaya tambahan terkait masuknya perangkat.
Kemasan Pixel 9 Pro XL juga mendapat perhatian. Kotaknya menggunakan material berwarna krem dengan tekstur yang oleh reviewer dianggap menyerupai bahan daur ulang. Isi kotak dibuat minimalis dan terdiri dari ponsel, kabel, SIM ejector, serta kartu informasi. Tidak tersedia kepala charger maupun casing di dalam paket penjualan.
Di bagian bawah perangkat terdapat speaker, port USB Type-C, mikrofon, serta slot SIM. Unit yang diuji merupakan versi Malaysia dengan satu slot SIM fisik dan dukungan eSIM. Reviewer mencatat konfigurasi tersebut memungkinkan penggunaan dua nomor, meski bukan melalui dua kartu SIM fisik.
Untuk sektor kamera, Google Pixel 9 Pro XL membawa tiga kamera belakang. Kamera utama memiliki resolusi 50MP, sedangkan kamera ultrawide dan telefoto masing-masing beresolusi 48MP. Kamera telefoto mendukung optical zoom 5x. Di bagian depan terdapat kamera selfie 42MP.
Salah satu fitur kamera yang langsung diuji adalah Add Me. Fitur ini memungkinkan fotografer ikut masuk ke dalam foto tanpa meminta orang lain mengambil gambar. Caranya, satu orang difoto terlebih dahulu, kemudian kedua orang bertukar posisi sehingga perangkat dapat menggabungkan kedua hasil foto.
Hasil pengujian awal menunjukkan fitur Add Me mampu menghasilkan foto yang terlihat natural ketika dilihat sekilas. Namun, beberapa bagian masih menunjukkan ketidaksempurnaan jika diperbesar. Pada contoh yang diuji, bagian kotak ponsel mengalami perubahan bentuk dan terdapat bayangan pada objek tertentu akibat pergerakan saat pengambilan gambar.
Selain kamera, Pixel 9 Pro XL membawa layar 6,8 inci dengan bezel tipis dan simetris. Perangkat menggunakan sensor sidik jari ultrasonik yang menurut reviewer terasa lebih cepat dibanding generasi Pixel sebelumnya. Namun, sensor tidak langsung membaca jari ketika layar benar-benar mati sehingga pengguna perlu mengaktifkan layar terlebih dahulu, kecuali Always On Display digunakan.
Performa menjadi salah satu bagian yang mendapat sorotan. Pixel 9 Pro XL menggunakan Tensor G4 dan RAM 16GB. Dalam pengujian awal, AnTuTu 10 menghasilkan skor sekitar 894 ribu, kemudian meningkat menjadi sekitar 916 ribu setelah pengujian berikutnya. Angka tersebut berbeda dengan hasil pengujian lain yang disebut reviewer mencapai sekitar 1,3 juta.
Pengisian daya juga diuji menggunakan beberapa charger pihak ketiga. Meski perangkat disebut mendukung pengisian hingga 37 watt, pengujian awal dengan beberapa adaptor menghasilkan daya sekitar 20 watt. Reviewer menyebut pengujian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui perbedaan kecepatan pengisian pada kondisi baterai yang lebih rendah.
Baca Juga: Xiaomi 17 Pro Max, HP Flagship dengan Layar Belakang 120Hz dan Baterai 7.500 mAh
Untuk audio, speaker stereo Pixel 9 Pro XL mendapat penilaian positif. Reviewer menilai suara memiliki keseimbangan kanan-kiri yang baik, bass cukup terasa, serta detail dan staging yang bagus meski menurutnya belum menyamai iPhone.
Google Pixel 9 Pro XL dalam pengujian awal menunjukkan kombinasi desain baru, kamera telefoto 5x, RAM 16GB, layar besar, serta fitur Add Me yang menjadi salah satu fitur paling menarik. Namun, performa Tensor G4 dan hasil pengisian daya menggunakan charger pihak ketiga masih menjadi aspek yang akan diuji lebih lanjut dalam review berikutnya.
Editor : 'Isyna Mufida Ma Radhita