Cara Menentukan Desil dan Persentil pada Data Tunggal dan Tabel Frekuensi

JAKARTA - Cara menentukan desil dapat dipelajari melalui materi statistika dengan memahami posisi sebuah data setelah seluruh nilai diurutkan. Desil digunakan untuk membagi sekumpulan data menjadi 10 bagian, sedangkan persentil membagi data menjadi 100 bagian.
Selain mengurutkan data, jumlah keseluruhan data juga menjadi bagian penting dalam perhitungan. Untuk data yang disajikan dalam tabel frekuensi, jumlah tersebut diperoleh dari total frekuensi seluruh nilai.
Cara menentukan desil dan persentil pada dasarnya memiliki pola yang sama. Perbedaannya terdapat pada pembagian yang digunakan. Desil menggunakan pembagi 10, sedangkan persentil menggunakan pembagi 100.
Baca Juga: Pembaruan Data PIP 2026, Orang Tua Wajib Siapkan Data Keluarga dan Foto Rumah
Langkah Menentukan Desil
Rumus posisi desil yang digunakan dalam materi tersebut adalah:
Dk = k/10 × (n + 1)
Huruf k menunjukkan desil yang ingin dicari, sedangkan n merupakan jumlah seluruh data.
Sebagai contoh, terdapat delapan data yang telah diurutkan dan akan dicari desil ke-7. Perhitungannya:
D7 = 7/10 × (8 + 1)
Hasilnya adalah 6,3.
Angka tersebut menunjukkan posisi D7 berada di antara data ke-6 dan data ke-7. Jika data ke-6 bernilai 5 dan data ke-7 bernilai 6, maka nilai D7 dapat dihitung berdasarkan bagian desimal 0,3.



