Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Menghitung Desil Data Kelompok, Pahami Rumus D2 hingga D9

M
Cara menghitung desil data kelompok dengan frekuensi kumulatif dan rumus D2, D5, serta D9 secara mudah dan sistematis (PINTEREST)
Cara menghitung desil data kelompok dengan frekuensi kumulatif dan rumus D2, D5, serta D9 secara mudah dan sistematis (PINTEREST)

Advertisement

JAKARTA - Cara menghitung desil data kelompok dapat dilakukan dengan menentukan jumlah frekuensi, membuat frekuensi kumulatif, mencari letak desil, lalu menghitung nilai desil menggunakan rumus yang sesuai. Langkah tersebut diterapkan untuk mengetahui posisi data yang membagi kelompok menjadi sepuluh bagian.

Dalam materi yang dibahas, terdapat tiga contoh perhitungan desil, yaitu D2, D5, dan D9. Ketiga contoh tersebut menggunakan tabel yang terdiri atas nilai dan frekuensi. Total frekuensi dari tabel yang digunakan adalah 60.

Tahap awal menjadi bagian penting karena hasil frekuensi kumulatif akan menentukan kelas tempat desil berada. Setelah kelas diketahui, barulah perhitungan nilai desil dilakukan.

Awali dengan Menghitung Frekuensi Kumulatif

Frekuensi pada tabel terdiri atas enam kelompok, masing-masing memiliki frekuensi 9, 11, 17, 12, 8, dan 3. Seluruh frekuensi tersebut dijumlahkan sehingga menghasilkan N atau jumlah frekuensi sebesar 60.

Advertisement

Berikutnya, frekuensi kumulatif dibuat dengan menjumlahkan frekuensi secara bertahap. Frekuensi pertama adalah 9. Kemudian 9 ditambah 11 menghasilkan 20.

Perhitungan diteruskan dengan menjumlahkan 20 dan 17 sehingga menjadi 37. Setelah itu, 37 ditambah 12 menghasilkan 49. Angka tersebut ditambah 8 menjadi 57, lalu ditambah 3 sehingga frekuensi kumulatif terakhir menjadi 60.

Kolom frekuensi kumulatif inilah yang digunakan untuk mengetahui kelas yang memuat posisi desil.

Contoh Menghitung D2, D5, dan D9

Untuk menentukan letak D2, digunakan perhitungan 2/10 dikalikan jumlah frekuensi. Karena N bernilai 60, hasilnya adalah 12.

Posisi ke-12 belum masuk pada frekuensi kumulatif 9. Namun, posisi tersebut sudah berada dalam frekuensi kumulatif 20. Dengan demikian, D2 berada pada kelas kedua.

Rumus nilai desil kemudian menggunakan tepi bawah kelas desil, posisi desil, frekuensi kumulatif sebelum kelas desil, frekuensi kelas desil, serta panjang kelas.

Advertisement

Artikel Terkait

Cara Menghitung Desil Data Kelompok, Pahami Rumus dan Langkahnya

Cara Menghitung Desil Data Kelompok, Pahami Rumus dan Langkahnya

Cara menghitung desil data kelompok dengan menentukan frekuensi kumulatif, posisi desil, kelas desil, dan rumus perhitungannya.

Cara Menghitung Desil Data Kelompok dengan Rumus dan Contoh Mudah

Cara Menghitung Desil Data Kelompok dengan Rumus dan Contoh Mudah

Cara menghitung desil data kelompok dengan menentukan FK, letak desil, kelas desil, dan memasukkannya ke rumus.

Cara Menghitung Desil Data Kelompok dengan Rumus dan Contoh Soal

Cara Menghitung Desil Data Kelompok dengan Rumus dan Contoh Soal

Cara menghitung desil data kelompok dimulai dari frekuensi kumulatif hingga rumus D2, D5, dan D9. Simak contoh perhitungannya

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer