Cara Menghitung Desil Data Kelompok dengan Rumus dan Contoh Mudah

JAKARTA - Cara menghitung desil data kelompok dapat dilakukan dengan menentukan letak desil terlebih dahulu, kemudian memasukkan data tersebut ke dalam rumus desil. Langkah ini digunakan untuk menemukan nilai yang membagi data berkelompok menjadi sepuluh bagian.
Materi mengenai desil tersebut dibahas bersama kuartil dan persentil dalam sebuah contoh soal data kelompok. Data yang digunakan berbentuk tabel berisi nilai dan frekuensi. Sebelum menentukan nilai desil, tabel perlu dilengkapi dengan frekuensi kumulatif atau FK.
Menentukan Frekuensi Kumulatif
Langkah pertama adalah menjumlahkan seluruh frekuensi. Pada contoh yang dibahas, jumlah frekuensi atau n adalah 100.
Setelah itu, dibuat kolom tambahan untuk frekuensi kumulatif. Nilai FK diperoleh dengan menjumlahkan frekuensi secara berurutan dari baris paling atas.
Hasil frekuensi kumulatif pada contoh tersebut adalah 1, 4, 12, 27, 59, 79, 93, 99, dan 100. Nilai terakhir pada kolom FK harus sama dengan jumlah seluruh frekuensi. Hal tersebut menjadi salah satu cara untuk memastikan perhitungan tabel sudah benar.
Baca Juga: Cara Menghitung Desil Data Kelompok dengan Rumus dan Contoh Soal
Setelah tabel selesai, nilai desil dapat dicari dengan menentukan posisi desil yang ingin diketahui.
Untuk mencari desil ke-k, letaknya ditentukan menggunakan rumus:
Letak Dk = (k/10) × n
Keterangan k merupakan nomor desil yang dicari, sedangkan n adalah jumlah frekuensi.
Sebagai contoh, untuk mencari D8 pada data dengan jumlah frekuensi 100, perhitungannya menjadi:



